Tembaga telah menembus harga rekor akhir-akhir ini, dan ada beberapa alasan kuat di balik lonjakan tersebut. Pasar pada dasarnya memperhitungkan dua kekhawatiran utama: pertama, kekhawatiran tentang kekurangan pasokan yang signifikan di masa depan; kedua, kemungkinan nyata peningkatan tarif AS yang dapat lebih memperketat dinamika perdagangan global. Bagi trader dan manajer portofolio yang mengamati berbagai kelas aset, langkah ini penting karena menandakan ekspektasi inflasi yang lebih luas dan risiko perdagangan geopolitik yang biasanya menyebar ke aset berisiko. Memahami faktor pendorong ini—baik itu keterbatasan kapasitas pertambangan maupun kebijakan perdagangan proteksionis—memberikan Anda gambaran yang lebih baik tentang ke mana inflasi komoditas mungkin akan menuju selanjutnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
19 Suka
Hadiah
19
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Tokenomics911
· 01-07 10:04
Kenaikan harga tembaga ini sudah saya prediksi sebelumnya, ketegangan rantai pasokan dan ekspektasi tarif, benar-benar pukulan ganda.
Lihat AsliBalas0
GasFeeCryer
· 01-07 10:03
Harga tembaga melonjak, intinya tetap pada masalah pasokan... bayang-bayang perang dagang tidak bisa ditahan
Lihat AsliBalas0
PebbleHander
· 01-07 10:02
Harga tembaga menembus rekor, secara sederhana artinya rantai pasokan akan runtuh, tarif akan menekan pasar, tren ini cukup keras
Lihat AsliBalas0
GamefiHarvester
· 01-07 09:56
Harga tembaga memang mulai melonjak, tapi yang lebih saya perhatikan adalah seberapa lama tren kenaikan ini akan bertahan, yang penting juga tergantung bagaimana rantai pasokan di sana mengatasinya
Lihat AsliBalas0
OffchainWinner
· 01-07 09:54
Harga tembaga melonjak tajam, secara sederhana adalah sinyal bahwa rantai pasokan akan runtuh... Ketika tarif AS ditambah, perdagangan global menjadi semakin kacau, ekspektasi inflasi kali ini benar-benar sulit diprediksi.
Tembaga telah menembus harga rekor akhir-akhir ini, dan ada beberapa alasan kuat di balik lonjakan tersebut. Pasar pada dasarnya memperhitungkan dua kekhawatiran utama: pertama, kekhawatiran tentang kekurangan pasokan yang signifikan di masa depan; kedua, kemungkinan nyata peningkatan tarif AS yang dapat lebih memperketat dinamika perdagangan global. Bagi trader dan manajer portofolio yang mengamati berbagai kelas aset, langkah ini penting karena menandakan ekspektasi inflasi yang lebih luas dan risiko perdagangan geopolitik yang biasanya menyebar ke aset berisiko. Memahami faktor pendorong ini—baik itu keterbatasan kapasitas pertambangan maupun kebijakan perdagangan proteksionis—memberikan Anda gambaran yang lebih baik tentang ke mana inflasi komoditas mungkin akan menuju selanjutnya.