Lihat tangkapan layar kontrak di feed teman, banyak orang iri, lalu mulai mengikuti trend. Hasilnya? Semakin turun semakin top-up, semakin top-up semakin tersangkut, akhirnya liquidasi lebih cepat dari yang lain.
Sebenarnya masalahnya bukan keberuntungan, tapi memang tidak paham apa itu rolling position yang sebenarnya. Mayoritas orang tidak melakukan rolling position, hanya berjudi berdasarkan emosi—rugi terus menambah margin, modal awal tidak peduli, posisi semakin berat, psikis semakin hancur.
Rolling position yang benar hanya satu kalimat: biarkan profit mengambil risiko, modal pokok tidak boleh bergerak. Ini bukan hanya perbedaan metode operasi, tapi dua dunia yang berbeda di level mindset.
**Cara salah vs cara benar**
"Rolling position" orang biasa: lihat market, langsung masuk dengan emosi. Rugi? Terus tambah margin, melanggar prinsip dasar "tidak boleh menambah posisi saat floating loss". Hasilnya posisi menumpuk semakin berat, sedikit fluktuasi saja langsung liquidated.
Bagaimana orang berpengalaman melakukannya? Floating loss dikurangi, floating profit ditambah. Saat trend besar terus tambah bagian yang profit, jika harus cut loss ya harus tegas. Ini baru rolling position yang disiplin, esensinya adalah seni manajemen dana, bukan perjudian.
**Langkah praktik saya sendiri**
Misal akun 8000U, lihat bearish BTC, gimana?
**Langkah 1: Eksplorasi**
Hanya pakai 5% dari total dana (400U) untuk test position, leverage kontrol 3-5x. Yang paling kritis adalah setting stop loss—kerugian single trade absolut tidak boleh melebihi 2% modal pokok. Langkah ini bukan untuk cari profit besar, hanya rasakan apakah arah market benar.
**Langkah 2: Tambah posisi**
Jika langkah 1 untung, ambil bagian profit lalu continue tambah posisi di level berikutnya. Saat ini modal pokok masih 8000U tidak bergerak, hanya uang yang sudah diuntung di-reinvest untuk eksplorasi level berikutnya. Begitu arah balik dan trigger stop loss, yang hilang hanya profit, modal pokok tetap aman.
Artinya, profit dijadikan penjelajah, modal pokok duduk tenang di rumah. Market bagus profit terus bertambah, market jelek paling-paling profit yang sudah diambil turun sedikit. Jangan pernah berjudi dengan modal pokok, itu garis pembatas antara trader profesional dan penjudi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SerumDegen
· 01-10 07:45
nah fr hal-hal "5% probe" benar-benar keren... sudah melihat terlalu banyak rangkaian likuidasi dari orang bodoh yang melempar seluruh tumpukan pada lilin pertama lol
Lihat AsliBalas0
TokenStorm
· 01-09 10:46
Berbicara tentang strategi di atas kertas itu mudah, tapi saat harga likuidasi sebenarnya, baru tahu seberapa besar kemampuan sendiri
Saya sudah mendengar pepatah ini seratus kali: "Modal tidak pernah digerakkan," tapi saat tergoda, tetap saja mengejar margin, benar-benar sial
Logika menambah posisi saat floating profit memang sempurna, tapi bagaimana jika pasar tidak mengikuti pola? Data backtest bisa menipu
Pusat badai paling aman, sayangnya saya selalu berada di posisi paling berbahaya
Sekali lagi melakukan operasi buku pelajaran dengan risiko 5% untuk percobaan dan 2% untuk stop loss, saya taruhan lima rupiah bahwa penulis ini akan kembali mengalami pembalikan pasar dan meledak lagi
Lihat AsliBalas0
ProtocolRebel
· 01-07 11:49
Benar sekali, mereka yang ikut-ikutan tidak memahami apa itu manajemen risiko, mereka hanya memiliki mental penjudi. Kata-kata "Modal tidak pernah digerakkan" harus tertanam di pikiran.
---
Screenshot di media sosial itu semua bias survivor, yang mengalami margin call adalah mayoritas, tidak ada yang mempostingnya.
---
Tambah posisi saat floating loss? Itu bukan averaging down, itu bunuh diri.
---
Angka 5% untuk percobaan trading terdengar cukup realistis, kebanyakan orang langsung all in, pantas saja mereka dibasmi.
---
Terdengar sederhana, berapa banyak yang benar-benar bisa menjaga modal tetap tidak digerakkan? Kebanyakan masih sulit mengendalikan tangan.
---
Menggunakan keuntungan untuk bertaruh dan membiarkan modal tidur, pola pikir seperti itu sangat buruk.
Lihat AsliBalas0
OnchainArchaeologist
· 01-07 11:45
Modal tidak bergerak, ini benar sekali. Saya sebelumnya adalah tipe bodoh yang terus menambah saat rugi, baru dua bulan kemudian saya mengerti prinsip ini.
Lihat AsliBalas0
GasFeeCrier
· 01-07 11:42
Modal utama tidak bergerak, ini adalah hal yang keras, kebanyakan orang hanya mati di langkah menambah margin, sama sekali tidak bisa membedakan antara rollover dan judi.
Lihat AsliBalas0
just_here_for_vibes
· 01-07 11:23
Ini adalah jalan yang benar, modal tetap kokoh, dan menggunakan keuntungan untuk berjudi adalah langkah yang cerdas
Lihat tangkapan layar kontrak di feed teman, banyak orang iri, lalu mulai mengikuti trend. Hasilnya? Semakin turun semakin top-up, semakin top-up semakin tersangkut, akhirnya liquidasi lebih cepat dari yang lain.
Sebenarnya masalahnya bukan keberuntungan, tapi memang tidak paham apa itu rolling position yang sebenarnya. Mayoritas orang tidak melakukan rolling position, hanya berjudi berdasarkan emosi—rugi terus menambah margin, modal awal tidak peduli, posisi semakin berat, psikis semakin hancur.
Rolling position yang benar hanya satu kalimat: biarkan profit mengambil risiko, modal pokok tidak boleh bergerak. Ini bukan hanya perbedaan metode operasi, tapi dua dunia yang berbeda di level mindset.
**Cara salah vs cara benar**
"Rolling position" orang biasa: lihat market, langsung masuk dengan emosi. Rugi? Terus tambah margin, melanggar prinsip dasar "tidak boleh menambah posisi saat floating loss". Hasilnya posisi menumpuk semakin berat, sedikit fluktuasi saja langsung liquidated.
Bagaimana orang berpengalaman melakukannya? Floating loss dikurangi, floating profit ditambah. Saat trend besar terus tambah bagian yang profit, jika harus cut loss ya harus tegas. Ini baru rolling position yang disiplin, esensinya adalah seni manajemen dana, bukan perjudian.
**Langkah praktik saya sendiri**
Misal akun 8000U, lihat bearish BTC, gimana?
**Langkah 1: Eksplorasi**
Hanya pakai 5% dari total dana (400U) untuk test position, leverage kontrol 3-5x. Yang paling kritis adalah setting stop loss—kerugian single trade absolut tidak boleh melebihi 2% modal pokok. Langkah ini bukan untuk cari profit besar, hanya rasakan apakah arah market benar.
**Langkah 2: Tambah posisi**
Jika langkah 1 untung, ambil bagian profit lalu continue tambah posisi di level berikutnya. Saat ini modal pokok masih 8000U tidak bergerak, hanya uang yang sudah diuntung di-reinvest untuk eksplorasi level berikutnya. Begitu arah balik dan trigger stop loss, yang hilang hanya profit, modal pokok tetap aman.
Artinya, profit dijadikan penjelajah, modal pokok duduk tenang di rumah. Market bagus profit terus bertambah, market jelek paling-paling profit yang sudah diambil turun sedikit. Jangan pernah berjudi dengan modal pokok, itu garis pembatas antara trader profesional dan penjudi.