Kerangka sanksi baru yang menargetkan ekspor energi Rusia baru saja disahkan, memperkenalkan tarif yang bisa mencapai 500 persen pada negara mana pun yang membeli minyak dan gas Rusia. Perubahan drastis dalam kebijakan perdagangan ini diperkirakan akan secara signifikan mengubah pasar energi global. Langkah ini kemungkinan akan mendorong kenaikan harga minyak mentah, meningkatkan biaya energi bagi negara pengimpor, dan berpotensi menciptakan efek riak di seluruh komoditas dan aset berisiko. Bagi trader yang memantau faktor makro, eskalasi geopolitik ini menambah lapisan lain pada lingkungan risiko yang kompleks yang mempengaruhi alokasi aset dan volatilitas pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
FastLeaver
· 01-11 10:12
Tarif 500%? Pasar energi pasti akan meledak, para investor jangka panjang harus berhati-hati
Lihat AsliBalas0
UnluckyValidator
· 01-10 00:22
Tarif 500%? Pasar energi pasti akan meledak, harga minyak pasti akan melambung tinggi
Lihat AsliBalas0
ChainDoctor
· 01-08 14:55
Tarif 500%? Pasar energi pasti akan meledak, harga minyak mungkin akan melambung tinggi
Lihat AsliBalas0
tx_or_didn't_happen
· 01-08 14:40
Tarif 500%? Teman, ini bukan mau menghancurkan pasar energi, kan?
Lihat AsliBalas0
alpha_leaker
· 01-08 14:39
Tarif 500%? Sekarang harga minyak harus melambung tinggi, para pemegang posisi harus waspada
Kerangka sanksi baru yang menargetkan ekspor energi Rusia baru saja disahkan, memperkenalkan tarif yang bisa mencapai 500 persen pada negara mana pun yang membeli minyak dan gas Rusia. Perubahan drastis dalam kebijakan perdagangan ini diperkirakan akan secara signifikan mengubah pasar energi global. Langkah ini kemungkinan akan mendorong kenaikan harga minyak mentah, meningkatkan biaya energi bagi negara pengimpor, dan berpotensi menciptakan efek riak di seluruh komoditas dan aset berisiko. Bagi trader yang memantau faktor makro, eskalasi geopolitik ini menambah lapisan lain pada lingkungan risiko yang kompleks yang mempengaruhi alokasi aset dan volatilitas pasar.