Menurut statistik data terbuka, lembaga dan perusahaan publik di seluruh dunia sedang secara besar-besaran memasukkan Bitcoin sebagai aset strategis ke dalam laporan keuangan mereka. Ini bukan spekulasi jangka pendek, melainkan penempatan jangka panjang yang serius.
Data ini sangat menarik: di seluruh dunia, berbagai perusahaan publik, dana, dana swasta, dan dana pemerintah telah mengumpulkan puluhan ribu hingga jutaan BTC. Apa yang tercermin dari ini? Lembaga telah menganggap Bitcoin sebagai "aset keras digital".
Di dalam negeri juga sedang terjadi perubahan. Saat ini, ada 9 perusahaan yang diketahui secara terbuka memiliki Bitcoin, termasuk Next Technology Holding, Boya Interactive, Nano Labs, dan lain-lain. Ini menunjukkan bahwa modal Asia juga mulai memikirkan secara serius tentang memasukkan Bitcoin ke dalam neraca perusahaan.
Yang lebih penting adalah perubahan dalam struktur kepemilikan. Ketika jumlah Bitcoin yang dimiliki lembaga mendominasi pasokan yang dapat diperdagangkan, logika harga Bitcoin akan berubah—tidak lagi didominasi oleh sentimen ritel, tetapi oleh strategi jangka panjang lembaga dan tren cadangan perusahaan sebagai faktor utama.
Dengan kata lain, Bitcoin sedang berkembang dari aset pinggiran menjadi alat cadangan utama bagi perusahaan dan sistem modal global. Perubahan ini sedang terjadi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MEVvictim
· 01-08 17:52
Lembaga mengumpulkan koin secara gila-gilaan, sementara investor ritel masih bingung menentukan naik turun, pola ini sangat berbeda
Lihat AsliBalas0
just_another_wallet
· 01-08 15:53
Institusi melakukan pembelian besar-besaran, investor ritel masih bingung kapan harus membeli... Saatnya untuk serius.
Lihat AsliBalas0
GasBankrupter
· 01-08 15:51
Investor ritel masih bingung dengan naik turunnya harga, sementara kapital besar sudah bermain catur... Inilah yang paling menyakitkan hati
Lihat AsliBalas0
CryptoCross-TalkClub
· 01-08 15:41
Lucu banget, sekarang giliran kita para petani bawang memberi dukungan kepada lembaga
Lembaga benar-benar kejam, kita para investor ritel masih mengejar kenaikan harga dan menjual saat turun, mereka sudah mulai menyusun laporan keuangan
Tunggu, apakah koin yang sebelumnya saya rugikan itu menjadi aset strategis lembaga, saya benar-benar berkontribusi besar
Ingat itu membuat saya tidak nyaman, struktur posisi berubah, logika pun berubah, ini berarti mereka mengatakan kita tidak punya hak suara
Jadi sekarang hanya tinggal bertaruh lembaga tidak akan mengeluarkan barang? Rasanya malah semakin menegangkan
Dari pinggiran ke inti, tinggal satu langkah lagi kita akan benar-benar keluar
Sial, perubahan ini membuat kita para investor ritel harus dikubur lebih dalam lagi
Di dalam negeri hanya 9 perusahaan yang memegang koin, kenapa rasanya saya sendiri yang lebih aktif dalam menambang daripada mereka
Permainan catur yang dimainkan lembaga ini, kita para orang biasa mungkin hanya bisa menyaksikan saja
Lihat AsliBalas0
RamenDeFiSurvivor
· 01-08 15:40
Haha, lembaga benar-benar mulai menginvestasikan uang di dalamnya, era investor ritel memang akan segera berakhir
Menurut statistik data terbuka, lembaga dan perusahaan publik di seluruh dunia sedang secara besar-besaran memasukkan Bitcoin sebagai aset strategis ke dalam laporan keuangan mereka. Ini bukan spekulasi jangka pendek, melainkan penempatan jangka panjang yang serius.
Data ini sangat menarik: di seluruh dunia, berbagai perusahaan publik, dana, dana swasta, dan dana pemerintah telah mengumpulkan puluhan ribu hingga jutaan BTC. Apa yang tercermin dari ini? Lembaga telah menganggap Bitcoin sebagai "aset keras digital".
Di dalam negeri juga sedang terjadi perubahan. Saat ini, ada 9 perusahaan yang diketahui secara terbuka memiliki Bitcoin, termasuk Next Technology Holding, Boya Interactive, Nano Labs, dan lain-lain. Ini menunjukkan bahwa modal Asia juga mulai memikirkan secara serius tentang memasukkan Bitcoin ke dalam neraca perusahaan.
Yang lebih penting adalah perubahan dalam struktur kepemilikan. Ketika jumlah Bitcoin yang dimiliki lembaga mendominasi pasokan yang dapat diperdagangkan, logika harga Bitcoin akan berubah—tidak lagi didominasi oleh sentimen ritel, tetapi oleh strategi jangka panjang lembaga dan tren cadangan perusahaan sebagai faktor utama.
Dengan kata lain, Bitcoin sedang berkembang dari aset pinggiran menjadi alat cadangan utama bagi perusahaan dan sistem modal global. Perubahan ini sedang terjadi.