Para raksasa Wall Street berlomba-lomba masuk, tetapi Ripple justru melakukan rem mendadak—raksasa kripto ini sedang memainkan sebuah permainan yang lebih besar dari IPO.
Tahun lalu November, Ripple menyelesaikan pendanaan sebesar 5 miliar dolar AS dengan valuasi 40 miliar dolar AS. Citadel Securities, Fortress Investment Group, dan para pemain top Wall Street lainnya turut serta, dan secara umum dianggap ini adalah langkah terakhir sebelum go public. Siapa sangka, alur ceritanya langsung berbalik.
Presiden Ripple Monica Long mematahkan semua spekulasi dengan satu kalimat: "Neraca keuangan kami sangat sehat, likuiditas cukup, untuk go public saat ini belum dipertimbangkan."
Terdengar agak tidak masuk akal, bukan? Bukankah startup biasanya bertujuan untuk go public? Tapi langkah Ripple ini mengungkapkan sebuah sinyal yang lebih dalam—logika pendanaan tradisional sedang diubah.
Long dalam pengumuman pendanaan secara lebih jujur berkata: "Kami sebenarnya tidak kekurangan uang, pendanaan ini dilakukan karena para investor institusional ingin bergabung." Dengan kata lain, ini bukan pendanaan untuk bertahan hidup, melainkan aliansi strategis. Yang dilihat Wall Street bukan hanya teknologi atau model bisnis, tetapi juga gudang aset digital yang dimiliki Ripple, seperti lebih dari 347 miliar XRP.
Di saat likuiditas cukup dan arus modal mengalir deras, Ripple memilih jalan yang lebih mandiri—melalui pendanaan swasta untuk mengendalikan suara, sekaligus menjaga independensi operasional. Strategi ini mungkin menandai arah baru bagi ekosistem pendanaan kripto secara keseluruhan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
25 Suka
Hadiah
25
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NervousFingers
· 01-11 14:41
Hmm...jujur saja agak kurang paham, Ripple ini sedang memainkan apa sih?
---
Ucapan Monica Long terdengar seperti sedang berkata "hey teman saya tidak kekurangan uang kalian semua", benar-benar agak sombong
---
347 miliar XRP baru saja chip yang sebenarnya, paham
---
Jadi begitulah mengapa Wall Street semua ingin mendapat potongan, bukan melihat teknologi tapi melihat coin
---
Tidak IPO malah untung lebih banyak, logika ini saya suka
---
Tunggu, kalau begini Ripple tidak perlu IPO selamanya dong...
---
Private placement menguasai hak bicara, strategi ini memang brutal
---
Menurut saya ini adalah versi Web3 dari "saya punya uang tapi hanya tidak membutuhkan", bisa diandalkan untuk bersikap sombong
Lihat AsliBalas0
SerumDegen
· 01-10 09:36
Jujur saja, 347B XRP yang ada di sana adalah permainan leverage yang sebenarnya di sini—mereka tidak mengumpulkan modal, mereka hanya membiarkan Wall Street mencium cincin lol
Lihat AsliBalas0
SolidityNewbie
· 01-10 09:14
Wah, Ripple bermain kartu ini dengan sangat brilian, tidak listing malah lebih bebas?
Lihat AsliBalas0
BlockTalk
· 01-08 15:57
Sial, aksi Ripple kali ini benar-benar keren, malah lebih berharga karena tidak terdaftar di bursa
Lihat AsliBalas0
BanklessAtHeart
· 01-08 15:56
Memegang 347 miliar XRP tidak terdaftar, orang ini benar-benar sudah memikirkannya dengan matang
Lihat AsliBalas0
FrogInTheWell
· 01-08 15:53
Sial, Ripple kali ini benar-benar berani bermain, tidak go public malah menjadi lebih berharga?
Lihat AsliBalas0
GateUser-7b078580
· 01-08 15:49
Meskipun demikian, 347 miliar XRP benar-benar bisa dihitung sebagai aset? Dengan menghitung fluktuasi angka ini setiap jam, saya lebih ingin melihat data arus kas nyata mereka. Tunggu saja, titik terendah sejarah belum tercapai.
Lihat AsliBalas0
LiquidityNinja
· 01-08 15:39
Tidak kekurangan uang dan masih melakukan pendanaan, ini adalah kendali sejati, pintar
Para raksasa Wall Street berlomba-lomba masuk, tetapi Ripple justru melakukan rem mendadak—raksasa kripto ini sedang memainkan sebuah permainan yang lebih besar dari IPO.
Tahun lalu November, Ripple menyelesaikan pendanaan sebesar 5 miliar dolar AS dengan valuasi 40 miliar dolar AS. Citadel Securities, Fortress Investment Group, dan para pemain top Wall Street lainnya turut serta, dan secara umum dianggap ini adalah langkah terakhir sebelum go public. Siapa sangka, alur ceritanya langsung berbalik.
Presiden Ripple Monica Long mematahkan semua spekulasi dengan satu kalimat: "Neraca keuangan kami sangat sehat, likuiditas cukup, untuk go public saat ini belum dipertimbangkan."
Terdengar agak tidak masuk akal, bukan? Bukankah startup biasanya bertujuan untuk go public? Tapi langkah Ripple ini mengungkapkan sebuah sinyal yang lebih dalam—logika pendanaan tradisional sedang diubah.
Long dalam pengumuman pendanaan secara lebih jujur berkata: "Kami sebenarnya tidak kekurangan uang, pendanaan ini dilakukan karena para investor institusional ingin bergabung." Dengan kata lain, ini bukan pendanaan untuk bertahan hidup, melainkan aliansi strategis. Yang dilihat Wall Street bukan hanya teknologi atau model bisnis, tetapi juga gudang aset digital yang dimiliki Ripple, seperti lebih dari 347 miliar XRP.
Di saat likuiditas cukup dan arus modal mengalir deras, Ripple memilih jalan yang lebih mandiri—melalui pendanaan swasta untuk mengendalikan suara, sekaligus menjaga independensi operasional. Strategi ini mungkin menandai arah baru bagi ekosistem pendanaan kripto secara keseluruhan.