Pasar primer yang paling menyakitkan bukanlah kehilangan uang. Yang benar-benar membuatmu terpukul adalah tidak mampu menyentuh bahkan ambang partisipasi sekalipun.
Berita selalu datang terlambat, kuota selalu tidak cukup, dan kalimat terakhir pun muncul: investor ritel mengambil alih. Singkatnya, ini adalah lubang hitam informasi, kotak hitam distribusi, dan ketidaktransparanan konsensus.
Ada yang berusaha mengubah aturan permainan ini. Bukan menjual cerita, tetapi menjadikan proses pendanaan, distribusi, dan konsensus—yang sebelumnya kabur—menjadi sesuatu yang dapat diverifikasi dan diikuti. Terlihat sederhana, tetapi saat melakukannya baru tahu di mana sulitnya.
Persaingan tahun 2026 bukanlah siapa yang berteriak paling keras. Pemenang sejati adalah mereka yang membangun infrastruktur dengan baik. Inilah wujud dari long-termism.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MEVHunterZhang
· 6jam yang lalu
Saya telah melihat pola ini terlalu banyak kali, selisih informasi selalu menjadi tambang emas terbesar
---
Jangan bicara tentang panjang umur dulu, buka kotak hitamnya dulu
---
Mengubah aturan permainan terdengar bagus, tapi kita belum tahu seperti apa hasilnya
---
Investor ritel selalu menjadi orang terakhir yang menanggung kerugian, urusan ini belum selesai
---
Membangun infrastruktur pun sia-sia, yang penting ada yang benar-benar ingin transparan
---
2026? Saya rasa sudah menentukan pemenang hari ini saja
---
Informasi terlambat setengah langkah, batasan kuota pun belum tentu, ini adalah kenyataan pasar primer
---
Siapa yang benar-benar melakukan sesuatu yang dapat diverifikasi, atau semuanya hanya cerita
---
Yang menyakitkan bukan kerugian uang, tapi bahkan tidak punya kesempatan untuk masuk
---
Akhirnya hanya satu kalimat yang membuat investor ritel terjebak di dalam pasar, berulang-ulang kembali
Lihat AsliBalas0
SchroedingerAirdrop
· 01-08 16:52
Hmm.. lagi-lagi trik lama pasar primer, selisih informasi adalah selisih kekayaan
Investor ritel selalu yang terakhir tahu, capek deh
Infrastruktur memang harus dipoles dengan serius, kalau tidak hanya mengganti bungkusnya saja
Mereka yang benar-benar ingin mengubah aturan, akan terlihat jelas pada tahun 2026
Lihat AsliBalas0
BearMarketSurvivor
· 01-08 16:51
Kata "retail" semakin sering didengar semakin tidak nyaman, rasanya selalu menjadi bagian dari gelombang yang sedang diserang.
Lihat AsliBalas0
HashBrownies
· 01-08 16:34
Gah, this again. Information asymmetry is always fatal
---
Primary market is just a retail investor breeding ground, forget about it
---
There it is, real projects never trickle down to us anyway
---
Infrastructure? Someone actually has to build it, not just talk about it
---
I just want to know who can actually break this black box, not another empty promise
---
Heard similar talk last year, what happened? Same old story
---
Verifiable and participatory sounds nice, let's see how they actually execute it
---
The part about retail investors being exit liquidity hit the spot, it's always the same ending
---
Long-termism? You gotta survive until 2026 first
---
Information asymmetry is everything, without transparency there's no trust
Pasar primer yang paling menyakitkan bukanlah kehilangan uang. Yang benar-benar membuatmu terpukul adalah tidak mampu menyentuh bahkan ambang partisipasi sekalipun.
Berita selalu datang terlambat, kuota selalu tidak cukup, dan kalimat terakhir pun muncul: investor ritel mengambil alih. Singkatnya, ini adalah lubang hitam informasi, kotak hitam distribusi, dan ketidaktransparanan konsensus.
Ada yang berusaha mengubah aturan permainan ini. Bukan menjual cerita, tetapi menjadikan proses pendanaan, distribusi, dan konsensus—yang sebelumnya kabur—menjadi sesuatu yang dapat diverifikasi dan diikuti. Terlihat sederhana, tetapi saat melakukannya baru tahu di mana sulitnya.
Persaingan tahun 2026 bukanlah siapa yang berteriak paling keras. Pemenang sejati adalah mereka yang membangun infrastruktur dengan baik. Inilah wujud dari long-termism.