Banyak orang saat mendengar privasi langsung berpikir "menyembunyikan data". Tapi Walrus Protocol bermain dengan cara yang baru.
Protokol Seal-nya menggunakan enkripsi threshold untuk memproses data—langsung membagi data menjadi bagian-bagian yang dienkripsi dan disimpan di node berbeda, memastikan tidak ada satu node pun yang bisa melihat isi lengkapnya. Perlindungan privasi dilakukan dengan sangat kokoh, tapi ini bukan hal paling keren.
Inovasi sebenarnya ada di sini: pengguna dapat menulis kebijakan akses di chain Sui. Bayangkan skenario seperti ini—pemilik data menetapkan aturan, "siapa yang membayar 10 @WAL@ bisa mendekripsi data ini". Singkatnya, ini mengubah data privasi menjadi barang yang bisa diperdagangkan secara otomatis.
Bayangkan apa artinya ini. Dulu data bisa dikuasai oleh satu perusahaan atau tidak bisa dimonetisasi sama sekali. Sekarang melalui Walrus Protocol, kepemilikan data pribadi kembali ke pengguna, dan bisa dijual otomatis melalui smart contract. Ini membuka pintu ke pasar data terdesentralisasi—masa depan perdagangan data pelatihan AI, distribusi konten berlangganan, dan model bisnis lainnya, mungkin semuanya dibangun di atas teknologi ini.
Singkatnya, ini adalah mengkodekan hak akses sehingga perdagangan data menjadi kontrak otomatis yang dieksekusi sendiri. Pemikiran ini sudah melampaui sekadar perlindungan privasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
YieldChaser
· 01-11 13:54
WTF, ini adalah cara privasi yang sebenarnya, bukan sekadar bersembunyi-bersembunyi
Menetapkan harga sendiri dan menjual data? Logika ini luar biasa
Akhirnya ada yang menggabungkan privasi dan monetisasi, tidak berpura-pura tinggi
Lihat AsliBalas0
GreenCandleCollector
· 01-11 00:13
Astaga, data bisa dijual seperti ini? Seharusnya sudah lama bermain seperti ini
Lihat AsliBalas0
ForkYouPayMe
· 01-08 17:53
Wah, inilah revolusi data sebenarnya, akhirnya ada orang yang menggabungkan privasi dan monetisasi menjadi satu
Lihat AsliBalas0
PumpDoctrine
· 01-08 17:38
WTF ini baru disebut perjanjian privasi, bukan sekadar menyembunyikan data saja
Lihat AsliBalas0
CryptoGoldmine
· 01-08 17:28
Logika komodifikasi data ini memang membuka ruang ROI baru, desain penyimpanan potongan terenkripsi dengan ambang batas juga stabil dari segi efisiensi teknologi. Hanya saja perlu memperhatikan likuiditas $WAL dan kedalaman pasangan perdagangan nyata, kalau tidak, hanya memiliki protokol saja sia-sia
Banyak orang saat mendengar privasi langsung berpikir "menyembunyikan data". Tapi Walrus Protocol bermain dengan cara yang baru.
Protokol Seal-nya menggunakan enkripsi threshold untuk memproses data—langsung membagi data menjadi bagian-bagian yang dienkripsi dan disimpan di node berbeda, memastikan tidak ada satu node pun yang bisa melihat isi lengkapnya. Perlindungan privasi dilakukan dengan sangat kokoh, tapi ini bukan hal paling keren.
Inovasi sebenarnya ada di sini: pengguna dapat menulis kebijakan akses di chain Sui. Bayangkan skenario seperti ini—pemilik data menetapkan aturan, "siapa yang membayar 10 @WAL@ bisa mendekripsi data ini". Singkatnya, ini mengubah data privasi menjadi barang yang bisa diperdagangkan secara otomatis.
Bayangkan apa artinya ini. Dulu data bisa dikuasai oleh satu perusahaan atau tidak bisa dimonetisasi sama sekali. Sekarang melalui Walrus Protocol, kepemilikan data pribadi kembali ke pengguna, dan bisa dijual otomatis melalui smart contract. Ini membuka pintu ke pasar data terdesentralisasi—masa depan perdagangan data pelatihan AI, distribusi konten berlangganan, dan model bisnis lainnya, mungkin semuanya dibangun di atas teknologi ini.
Singkatnya, ini adalah mengkodekan hak akses sehingga perdagangan data menjadi kontrak otomatis yang dieksekusi sendiri. Pemikiran ini sudah melampaui sekadar perlindungan privasi.