Ketika Mimpi Crypto Berubah Menjadi $35M Mimpi Buruk: Penjelasan Kasus Nevin Shetty

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Sebuah kisah peringatan telah muncul dari dunia teknologi, mengungkapkan bagaimana bahkan eksekutif tingkat tinggi pun dapat membuat keputusan keuangan yang katastrofik. Nevin Shetty, mantan CFO dari sebuah perusahaan perangkat lunak swasta, telah dinyatakan bersalah atas pengaturan skema penipuan besar-besaran yang mengalirkan $35 juta dana perusahaan ke dalam sebuah usaha cryptocurrency.

Bagaimana Proyek Samping CFO Menjadi Sebuah Kejahatan

Urutan kejadian ini terdengar seperti kasus penipuan dalam buku teks. Pada Maret 2021, Nevin Shetty mengambil posisi di perusahaan perangkat lunak tersebut saat masa penggalangan dana aktif. Perusahaan telah mengadopsi mandat investasi yang jelas: modal yang baru dikumpulkan hanya boleh ditempatkan dalam instrumen konservatif seperti rekening pasar uang. Shetty sendiri turut serta dalam merancang kebijakan ini.

Namun pada Februari 2022, sesuatu berubah. Nevin Shetty mendirikan HighTower Treasury, sebuah platform investasi cryptocurrency, bersama seorang mitra. Dalam beberapa minggu, dia mengalihkan $35 juta dana perusahaan ke usaha baru ini—sebuah pelanggaran langsung terhadap kebijakan investasi yang telah dia bantu tetapkan.

Pertaruhan DeFi yang Gagal

Mekanisme skema ini mengungkapkan ambisi dan ketidakpedulian. Shetty mengalihkan $35 juta ke sebuah protokol pinjaman DeFi dengan hasil tinggi yang menawarkan pengembalian 20%. Pengaturan ini menyatakan bahwa perusahaan akan menerima 6% sementara HighTower Treasury mendapatkan sisa 14% sebagai keuntungan.

Hasil awal tampak menjanjikan. Bulan pertama menghasilkan $133.000, menciptakan ilusi keberlangsungan. Namun, keberhasilan ini terbukti sementara. Pada 13 Mei 2022—hanya beberapa bulan setelah pengaturan ini—investasi tersebut benar-benar runtuh menjadi nol. Pengembalian yang dijanjikan menghilang, bersama dengan modal perusahaan.

Penemuan dan Konsekuensi

Setelah Nevin Shetty mengaku kepada rekan-rekannya tentang bencana keuangan ini, perusahaan segera melaporkan masalah tersebut ke penegak hukum. FBI memulai penyelidikan, dan akhirnya membangun kasus yang mengarah ke tuduhan penipuan melalui transfer elektronik.

Pada 7 November 2025, setelah sidang selama sembilan hari dan sepuluh jam deliberasi juri, Nevin Shetty dinyatakan bersalah atas empat tuduhan penipuan transfer elektronik. Putusan ini membuka jalan untuk vonis, yang dijadwalkan oleh Hakim Distrik AS Tana Lin pada 11 Februari 2026. Meskipun setiap tuduhan penipuan transfer elektronik secara teoritis membawa hukuman maksimal 20 tahun penjara, hakim federal biasanya menerapkan pedoman yang mempertimbangkan besarnya kerugian, tingkat kesalahan, dan riwayat kriminal—membuat hukuman nyata kemungkinan lebih moderat dari maksimum teoritisnya.

Apa Artinya Ini untuk Kripto dan Tata Kelola Perusahaan

Kasus Nevin Shetty menyoroti kerentanan kritis: bahkan eksekutif yang mapan pun dapat tergoda oleh janji pengembalian besar dari cryptocurrency, terutama saat mereka memegang tanggung jawab fidusia. Kasus ini juga menyoroti bagaimana protokol DeFi—meskipun inovatif—dapat menimbulkan risiko signifikan terhadap modal institusional saat risiko tertinggi dan due diligence terendah.

DEFI-6,18%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)