Spekulasi adalah memasuki dunia mencari keuntungan dari fluktuasi harga berbagai aset, baik itu sekuritas, komoditas, atau mata uang digital. Para spekulator adalah mereka yang menerima risiko tinggi untuk mendapatkan potensi return yang tinggi. Mereka tidak mencari nilai jangka panjang, tetapi fokus pada pergerakan harga dalam jangka pendek.
Strategi para Spekulator
Para spekulator tidak duduk diam. Mereka menggunakan berbagai senjata untuk meningkatkan return, termasuk:
Perdagangan dengan leverage untuk meningkatkan ukuran taruhan
Short selling untuk mendapat keuntungan dari penurunan harga
Derivatif seperti kontrak futures dan opsi yang memungkinkan mengendalikan aset besar dengan modal kecil
Misalnya, di pasar komoditas, jika spekulator mengharapkan harga emas akan naik, mereka akan membeli kontrak futures. Ketika harga melambung sesuai prediksi, mereka menutup posisi dan mengumpulkan keuntungan.
Spekulasi dalam Mata Uang Digital
Pasar mata uang digital adalah taman bermain bagi spekulator, khususnya Bitcoin dan Ethereum telah melihat spekulasi yang cukup besar.
Selama rally pasar pada tahun 2021, Bitcoin mencapai hampir 65.000 dolar, sebagian besar karena perdagangan spekulatif. Para pengagum Bitcoin ini membeli ketika harga rendah, berbicara tentang masa depan. Kemudian mereka menjual dengan normal ketika FOMO (ketakutan kehilangan kesempatan) membuat orang berbondong-bondong masuk.
Volatilitas, Dampak Nyata dari Spekulasi
Spekulasi dapat membentuk pasar dalam dua cara.
Sisi positif:
Meningkatkan likuiditas pasar, membuat orang lain lebih mudah berdagang
Membantu harga menemukan keseimbangan lebih cepat ketika informasi baru muncul
Mendukung pengembangan teknologi, dengan aliran uang besar masuk ke sektor baru, seperti energi terbarukan
Sisi negatif:
Volatilitas meningkat dapat membuat investor jangka panjang takut
Gelembung dan kolaps, contoh klasiknya adalah peristiwa GameStop awal 2021 ketika kelompok spekulator baru mendorong harga melambung tinggi, kemudian banyak yang rugi berat ketika gelembung pecah
Risiko sistemik, gelembung spekulatif di pasar real estat menyebabkan krisis keuangan 2008
Yang Harus Diketahui Investor
Jika Anda ingin menghindari spekulasi, atau kadang-kadang menyelam ke kedalaman praktik tersebut, Anda harus tahu perbedaannya:
Gelembung spekulatif bersifat sementara, terjadi karena momentum dan kelebihan antusiasme
Peluang pertumbuhan yang nyata berakar pada nilai, bisnis yang baik, dan tren jangka panjang
Mengetahui perbedaan ini mungkin menjadi perbedaan antara menguntungkan dan kehilangan uang penting.
Spekulasi di Seluruh Pasar
Baik itu pasar saham, pasar komoditas, atau platform pertukaran mata uang digital, spekulasi adalah bagian dari operasi. Para trader masuk dan keluar dari posisi untuk memanfaatkan perubahan harga. Kadang mereka menang, kadang mereka kalah.
Kesimpulan
Spekulasi adalah napas dari pasar keuangan. Percaya bahwa keuntungan besar menunggu para spekulator, ini memberikan likuiditas dan penemuan harga. Tetapi jika berlebihan, bisa menciptakan kekacauan dan kolaps.
Bagi investor rata-rata, amati, rasakan, dan rencanakan. Memahami spekulasi adalah cara Anda melindungi diri dari keterlaluan pasar.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Spekulasi adalah bertaruh terhadap pasar
Spekulasi adalah memasuki dunia mencari keuntungan dari fluktuasi harga berbagai aset, baik itu sekuritas, komoditas, atau mata uang digital. Para spekulator adalah mereka yang menerima risiko tinggi untuk mendapatkan potensi return yang tinggi. Mereka tidak mencari nilai jangka panjang, tetapi fokus pada pergerakan harga dalam jangka pendek.
Strategi para Spekulator
Para spekulator tidak duduk diam. Mereka menggunakan berbagai senjata untuk meningkatkan return, termasuk:
Misalnya, di pasar komoditas, jika spekulator mengharapkan harga emas akan naik, mereka akan membeli kontrak futures. Ketika harga melambung sesuai prediksi, mereka menutup posisi dan mengumpulkan keuntungan.
Spekulasi dalam Mata Uang Digital
Pasar mata uang digital adalah taman bermain bagi spekulator, khususnya Bitcoin dan Ethereum telah melihat spekulasi yang cukup besar.
Selama rally pasar pada tahun 2021, Bitcoin mencapai hampir 65.000 dolar, sebagian besar karena perdagangan spekulatif. Para pengagum Bitcoin ini membeli ketika harga rendah, berbicara tentang masa depan. Kemudian mereka menjual dengan normal ketika FOMO (ketakutan kehilangan kesempatan) membuat orang berbondong-bondong masuk.
Volatilitas, Dampak Nyata dari Spekulasi
Spekulasi dapat membentuk pasar dalam dua cara.
Sisi positif:
Sisi negatif:
Yang Harus Diketahui Investor
Jika Anda ingin menghindari spekulasi, atau kadang-kadang menyelam ke kedalaman praktik tersebut, Anda harus tahu perbedaannya:
Mengetahui perbedaan ini mungkin menjadi perbedaan antara menguntungkan dan kehilangan uang penting.
Spekulasi di Seluruh Pasar
Baik itu pasar saham, pasar komoditas, atau platform pertukaran mata uang digital, spekulasi adalah bagian dari operasi. Para trader masuk dan keluar dari posisi untuk memanfaatkan perubahan harga. Kadang mereka menang, kadang mereka kalah.
Kesimpulan
Spekulasi adalah napas dari pasar keuangan. Percaya bahwa keuntungan besar menunggu para spekulator, ini memberikan likuiditas dan penemuan harga. Tetapi jika berlebihan, bisa menciptakan kekacauan dan kolaps.
Bagi investor rata-rata, amati, rasakan, dan rencanakan. Memahami spekulasi adalah cara Anda melindungi diri dari keterlaluan pasar.