Take Profit: Alat kunci yang diabaikan oleh banyak trader (dan menyesal)

Ketika baru mulai trading cryptocurrency, semuanya tampak sederhana: beli saat harga rendah, jual saat harga tinggi. Tetapi kenyataannya jauh lebih brutal. Pasar tidak dapat diprediksi, dan tanpa alat yang tepat, Anda berakhir kehilangan uang atau meninggalkan keuntungan di meja. Itulah mengapa ada dua perintah otomatis yang harus dikuasai setiap trader: take profit dan stop loss. Keduanya berfungsi sebagai penjaga keamanan emosional Anda, memungkinkan operasi ditutup secara otomatis tanpa harus terus-menerus memantau layar.

Mengapa Take Profit adalah sekutu terbaik Anda?

Bayangkan Anda membeli sebuah cryptocurrency $1000 dengan niat mendapatkan keuntungan 20%. Anda menetapkan take profit di $1200 dan menunggu. Pasar naik perlahan, tetapi ketika akhirnya mencapai $1199, Anda ragu. Bagaimana jika terus naik? Apakah saya harus menunggu lebih lama? Ketidakpastian itu membuat Anda kehilangan uang atau, yang lebih buruk, harga tiba-tiba turun dan Anda kehilangan semua keuntungan.

Take profit menyelesaikan ini: adalah perintah otomatis yang menutup posisi Anda saat mencapai tingkat keuntungan yang telah ditentukan. Secara harfiah “mengambil keuntungan Anda” tanpa perlu melakukan apa pun. Ketika harga menyentuh $1200, perintah dieksekusi secara otomatis, memastikan Anda mendapatkan 20% yang direncanakan.

Mengapa pemula membutuhkan Take Profit lebih dari profesional

Trader tanpa pengalaman biasanya melakukan kesalahan yang berlawanan dari yang banyak dibayangkan. Mereka tidak takut kehilangan uang; mereka takut tidak cukup mendapatkan keuntungan. Mereka melihat harga terus naik setelah menutup posisi dan menyesal. Atau, sebaliknya, mereka menunggu terlalu lama agar harga terus naik dan pasar berbalik, menghapus semua keuntungan mereka.

Take profit berfungsi sebagai pelindung emosional. Menghilangkan godaan untuk serakah dan kebekuan karena ketidakpastian. Setelah ditetapkan, perintah berjalan secara independen dari keadaan emosional Anda atau jika Anda offline.

Stop Loss: Jaring pengaman terhadap hal tak terduga

Jika take profit tentang memastikan keuntungan, stop loss tentang melindungi modal Anda. Ini adalah perintah yang menutup posisi Anda secara otomatis jika pasar bergerak melawan Anda lebih dari yang Anda bersedia toleransi.

Anda membeli sebuah koin seharga $1000, tetapi menyadari bahwa Anda bisa menoleransi kerugian maksimal 20%. Menetapkan stop loss di $800 berarti jika harga turun ke level itu, posisi Anda otomatis tertutup, mencegah kerugian lebih besar.

Stop loss sangat penting karena pasar cryptocurrency sangat volatil dan bisa mengejutkan kapan saja. Peretasan, pengumuman regulasi negatif, atau sekadar koreksi pasar bisa membuat investasi Anda turun dengan cepat. Jika Anda tidak mengatur stop loss, Anda bisa terbangun dengan kerugian besar.

Apa perbedaan nyata antara keduanya?

Meskipun keduanya adalah perintah otomatis, tujuannya berlawanan:

  • Stop Loss: Melindungi dari kerugian berlebihan. Bersifat defensif.
  • Take Profit: Mengamankan keuntungan yang sudah direalisasikan. Bersifat ofensif.

Dalam praktiknya, perbedaan mendasar: stop loss yang salah atur (terlalu dekat dengan harga saat ini) bisa dilompati oleh volatilitas jangka pendek, menyebabkan kerugian tak terduga. Take profit yang salah atur hanya berarti Anda mendapatkan keuntungan lebih sedikit dari yang seharusnya, tetapi setidaknya Anda menutup posisi dalam posisi positif.

Rasio risiko-imbalan: Matematika di balik perintah

Tidak ada aturan tunggal, tetapi komunitas trader menggunakan rasio matematika standar:

  • 1:1: Stop loss 10% dan take profit 10%. Risiko dan imbalan seimbang.
  • 1:2: Stop loss 10% dan take profit 20%. Risiko lebih kecil untuk keuntungan lebih besar.
  • 1:3: Stop loss 10% dan take profit 30%. Maksimalkan imbalan dengan risiko terkendali.

Rasio yang Anda pilih tergantung strategi dan toleransi risiko Anda. Profesional biasanya lebih suka rasio 1:2 atau lebih besar, karena mereka ingin setiap keuntungan menutupi beberapa kerugian kecil.

Cara mengatur Stop Loss dan Take Profit dengan benar

Langkah 1: Buka posisi dasar

Pilih pasangan trading, tentukan jumlah cryptocurrency dan harga. Ini adalah titik awal.

Langkah 2: Tetapkan Take Profit

Gunakan perintah “limit” untuk menjual. Isi dua bidang:

  • Harga: Level di mana Anda ingin menutup dengan keuntungan (contoh: $1200).
  • Jumlah: Berapa banyak crypto yang akan dijual pada harga tersebut.

Ketika pasar mencapai harga itu, penjualan dilakukan secara otomatis.

Langkah 3: Tetapkan Stop Loss

Gunakan perintah “stop-limit” untuk melindungi modal Anda. Isi tiga bidang:

  • Stop: Harga yang mengaktifkan perintah (contoh: $950).
  • Limit: Harga di mana benar-benar dijual (contoh: $940, sedikit di bawah stop untuk menghindari slippage).
  • Jumlah: Berapa banyak crypto yang dilindungi.

Catatan penting: Para ahli menyarankan agar harga “stop” dan harga “limit” tidak sama, karena ada risiko slippage (slippage), di mana perintah tidak dieksekusi pada harga tepat.

Langkah 4: Kedua perintah secara bersamaan (Order OCO)

Jika platform Anda mendukung, pilih jenis perintah “OCO” (One-Cancels-Other). Ini memungkinkan Anda menetapkan take profit dan stop loss secara bersamaan. Begitu salah satu dieksekusi, yang lain otomatis dibatalkan.

Stop Loss Mengambang: Untuk trader tingkat lanjut

Ada teknik tambahan bernama “stop loss mengambang” atau “trailing stop”. Ide dasarnya adalah bahwa seiring harga bergerak menguntungkan, stop loss Anda naik secara otomatis mengikuti, melindungi keuntungan sambil membiarkan potensi pertumbuhan lebih besar.

Contoh: Anda membeli di $1000 dengan stop loss di $950. Harga naik ke $1100. Trailing stop bisa secara otomatis menaikkan stop loss ke $1050, memastikan bahwa jika pasar berbalik, Anda setidaknya menutup di $1050 bukan di $950. Ini adalah keseimbangan antara menangkap lebih banyak keuntungan dan melindungi apa yang sudah diperoleh.

Kesalahan yang menghancurkan akun

Kesalahan 1: Tidak menetapkan stop loss sama sekali

Beberapa trader terlalu percaya diri atau lalai. Mereka bilang, “Saya akan terus memantau layar.” Tapi hidup berjalan: panggilan kerja, darurat, atau sekadar koneksi terputus. Tanpa stop loss, crash pasar bisa melikuidasi akun Anda saat Anda tidak di tempat.

Kesalahan 2: Stop loss terlalu dekat

Ingin kehilangan seminimal mungkin terdengar logis, tetapi stop loss yang terlalu dekat akan aktif karena volatilitas normal pasar. Anda menetapkan satu di $990 untuk pembelian $1000, harga turun selama $989 5 menit, stop loss terpicu, lalu pasar naik ke $1100. Anda baru saja dilikuidasi oleh gerakan noise.

Kesalahan 3: Take profit terlalu agresif

Sebaliknya: menetapkan take profit di $1001 ketika membeli di $1000 terlihat aman, tetapi justru menyebabkan kerugian karena biaya komisi dan harus melakukan ratusan transaksi untuk mendapatkan keuntungan signifikan. Sangat melelahkan dan tidak efisien.

Kesalahan 4: Mengubah-ubah perintah secara emosional

Kesalahan paling mahal: melihat harga turun dan menggeser stop loss lebih jauh karena “saya yakin akan rebound”. Atau melihat harga naik dan menggeser take profit lebih tinggi karena “saya mau lebih”. Setiap perubahan adalah taruhan emosional yang biasanya berujung kerugian.

Keuntungan nyata vs. keterbatasan

Keuntungan:

  • Otomatisasi penuh: Perintah berjalan 24/7, bahkan saat tidur.
  • Konsistensi emosional: Menghilangkan godaan pengambilan keputusan impulsif.
  • Manajemen risiko: Menetapkan batasan yang jelas sebelum membuka posisi.
  • Keuntungan yang direalisasikan: Take profit memastikan Anda mendapatkan apa yang direncanakan.

Keterbatasan:

  • Slippage (slippage): Di pasar yang sangat cepat, perintah bisa dieksekusi pada harga berbeda.
  • Volatilitas jangka pendek: Stop loss dekat bisa aktif karena noise pasar.
  • Tidak menangkap potensi maksimal: Take profit berarti jika harga terus naik, Anda tidak akan melihatnya.

Kesimpulan: Stop Loss dan Take Profit wajib digunakan

Menggunakan kedua perintah otomatis ini adalah perbedaan antara trader yang bertahan jangka panjang dan yang menghilang. Take profit memastikan Anda mendapatkan keuntungan secara konsisten. Stop loss memastikan kerugian Anda tidak menjadi bencana.

Ini bukan soal apakah harus menggunakannya. Ini soal kapan Anda akan mulai. Setiap trader profesional, tanpa kecuali, menggunakannya. Pemula yang mengadopsinya sejak awal memiliki peluang sukses yang jauh lebih besar daripada yang mencoba trading tanpa strategi perlindungan.

Tentukan rasio Anda, tetapkan perintah Anda, ikuti rencana, dan biarkan otomatisasi bekerja. Itulah satu-satunya cara untuk meraih keuntungan konsisten di pasar cryptocurrency.

TAKE-1,94%
LA-0,94%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)