Setiap kali Bitcoin mengalami kenaikan besar, pasar akan menampilkan skenario yang sama—sejumlah besar investor berbondong-bondong masuk untuk mengikuti kenaikan harga. Di balik partisipasi yang tampak antusias ini, sebenarnya tersembunyi beberapa kelemahan fatal dari sifat manusia.
Pertama adalah **keserakahan**. Harga yang melonjak tajam membuat orang bermimpi menjadi kaya dalam semalam, terbawa oleh fantasi mendapatkan keuntungan cepat, sehingga kesadaran akan risiko benar-benar hilang.
Kedua adalah **kurangnya keteguhan**. Rencana investasi yang telah dibuat sebelumnya langsung hancur saat melihat orang lain mendapatkan keuntungan, mengikuti tren menjadi kebiasaan, dan strategi sendiri menjadi tidak berarti.
Selanjutnya adalah **percaya diri berlebihan**. Selalu merasa mampu mengukur ritme secara tepat, masuk dan keluar pasar dengan lancar, tetapi sangat meremehkan variabel pasar dan kemungkinan pembalikan yang cepat.
Selain itu adalah **psikologi kawanan**. Melihat orang di sekitar mengikuti tren, otak berhenti bekerja, secara tidak sadar mengikuti arus besar, dan kemampuan berpikir mandiri pun dilupakan.
Terakhir adalah **takut ketinggalan (FOMO)**. Takut kehilangan peluang mendapatkan uang jika tidak ikut, rasa takut ini benar-benar menguasai penilaian rasional, dan akhirnya jatuh ke dalam operasi yang tidak rasional.
Kelemahan-kelemahan ini bukanlah masalah individu tertentu, melainkan ujian yang dihadapi oleh semua peserta pasar. Mengenali jebakan ini adalah langkah pertama untuk menjadi investor yang rasional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Setiap kali Bitcoin mengalami kenaikan besar, pasar akan menampilkan skenario yang sama—sejumlah besar investor berbondong-bondong masuk untuk mengikuti kenaikan harga. Di balik partisipasi yang tampak antusias ini, sebenarnya tersembunyi beberapa kelemahan fatal dari sifat manusia.
Pertama adalah **keserakahan**. Harga yang melonjak tajam membuat orang bermimpi menjadi kaya dalam semalam, terbawa oleh fantasi mendapatkan keuntungan cepat, sehingga kesadaran akan risiko benar-benar hilang.
Kedua adalah **kurangnya keteguhan**. Rencana investasi yang telah dibuat sebelumnya langsung hancur saat melihat orang lain mendapatkan keuntungan, mengikuti tren menjadi kebiasaan, dan strategi sendiri menjadi tidak berarti.
Selanjutnya adalah **percaya diri berlebihan**. Selalu merasa mampu mengukur ritme secara tepat, masuk dan keluar pasar dengan lancar, tetapi sangat meremehkan variabel pasar dan kemungkinan pembalikan yang cepat.
Selain itu adalah **psikologi kawanan**. Melihat orang di sekitar mengikuti tren, otak berhenti bekerja, secara tidak sadar mengikuti arus besar, dan kemampuan berpikir mandiri pun dilupakan.
Terakhir adalah **takut ketinggalan (FOMO)**. Takut kehilangan peluang mendapatkan uang jika tidak ikut, rasa takut ini benar-benar menguasai penilaian rasional, dan akhirnya jatuh ke dalam operasi yang tidak rasional.
Kelemahan-kelemahan ini bukanlah masalah individu tertentu, melainkan ujian yang dihadapi oleh semua peserta pasar. Mengenali jebakan ini adalah langkah pertama untuk menjadi investor yang rasional.