Inilah yang sering terlewatkan oleh sebagian besar trader: struktur dukungan yang dimaksudkan untuk menstabilkan aksi harga seringkali malah berbalik arah. Ketika dinding ini diserap, mereka tidak hanya hilang—mereka memicu rantai kejadian. Kompresi yang mengikuti sebenarnya memperkuat volatilitas daripada meredamnya.
Mengapa? Karena begitu dinding beli terserap, peserta pasar menyadari bahwa pertahanan gagal. Perubahan psikologis ini menciptakan tekanan jual yang meningkat. Apa yang seharusnya menjadi lantai harga berubah menjadi perangkap, mengubah calon pembeli menjadi penjual panik.
Ini adalah wawasan inti bagi siapa saja yang memperdagangkan aset yang volatil. Mekanisme yang dirancang untuk melawan pasar seringkali hanya menunda pergerakan, lalu memperkuatnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GweiObserver
· 01-12 14:17
Membeli dinding dan langsung runtuh, saya sudah sering melihat pola ini, garis pertahanan yang samar-samar begitu disentuh langsung pecah
Lihat AsliBalas0
ContractTester
· 01-12 06:26
Pembelian untuk membangun tembok pun sia-sia, langsung hancur saat disentuh. Inilah mengapa dukungan yang tampaknya stabil justru paling mematikan
Lihat AsliBalas0
GateUser-4745f9ce
· 01-10 23:57
Pembelian cepat sekali habis, ini adalah perang psikologis. Begitu garis pertahanan pecah, semuanya jadi kacau balau
Lihat AsliBalas0
alpha_leaker
· 01-10 23:53
Apakah dinding beli hilang dalam sekejap? Ini adalah sinyal bahwa bandar sedang kabur, sudah paham belum
Lihat AsliBalas0
SeasonedInvestor
· 01-10 23:41
Pembelian buy-in runtuh, ini adalah permainan psikologis. Begitu garis pertahanan pecah, semuanya akan kacau balau.
Lihat betapa cepatnya dinding beli itu runtuh?
Inilah yang sering terlewatkan oleh sebagian besar trader: struktur dukungan yang dimaksudkan untuk menstabilkan aksi harga seringkali malah berbalik arah. Ketika dinding ini diserap, mereka tidak hanya hilang—mereka memicu rantai kejadian. Kompresi yang mengikuti sebenarnya memperkuat volatilitas daripada meredamnya.
Mengapa? Karena begitu dinding beli terserap, peserta pasar menyadari bahwa pertahanan gagal. Perubahan psikologis ini menciptakan tekanan jual yang meningkat. Apa yang seharusnya menjadi lantai harga berubah menjadi perangkap, mengubah calon pembeli menjadi penjual panik.
Ini adalah wawasan inti bagi siapa saja yang memperdagangkan aset yang volatil. Mekanisme yang dirancang untuk melawan pasar seringkali hanya menunda pergerakan, lalu memperkuatnya.