Pasar kripto kembali menggelar drama "menarik di tepi jurang". Sebuah token yang didukung oleh popularitas topik menciptakan peristiwa likuidasi berskala besar dalam gelombang pasar terakhir.
Berdasarkan data on-chain tanggal 10 Januari, token ini hanya dalam 1 jam menghasilkan likuidasi sebesar $1.078 juta — di antaranya short position $861.200, long position $216.800. Namun ini hanyalah puncak gunung es. Total likuidasi seluruh jaringan dalam 24 jam hari itu mencapai $114 juta, dengan lebih dari 60.000 akun trader langsung terhapus dalam volatilitas. Rata-rata, lebih dari empat puluh trader dipaksa likuidasi setiap menitnya.
Likuidasi tunggal paling ekstrem muncul di kontrak BTC di salah satu exchange, mencapai $2.5192 juta — estimasinya trader itu butuh waktu lama untuk mental recovery.
Pada dasarnya, token semacam ini adalah instrumen spekulasi yang kekurangan fundamental. Ketika sentimen pasar berubah dari euforia menjadi hati-hati, posisi leverage langsung menjadi titik ledakan. Leverage multiplier tinggi + tren satu arah, sering kali bekerja dengan cara yang begitu sederhana dan brutal untuk melikuidasi sekelompok trader.
Kejadian ini sekali lagi mengingatkan semua orang: popularitas bisa memompa gelembung, tetapi tidak bisa menahan jatuh bebas saat downtrend. Semakin penuh leverage ditambah, semakin dekat risikonya. Bagaimana pandangan Anda tentang gelombang pasar ini? Pernahkah Anda menghadapi situasi serupa di tengah volatilitas pasar?
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar kripto kembali menggelar drama "menarik di tepi jurang". Sebuah token yang didukung oleh popularitas topik menciptakan peristiwa likuidasi berskala besar dalam gelombang pasar terakhir.
Berdasarkan data on-chain tanggal 10 Januari, token ini hanya dalam 1 jam menghasilkan likuidasi sebesar $1.078 juta — di antaranya short position $861.200, long position $216.800. Namun ini hanyalah puncak gunung es. Total likuidasi seluruh jaringan dalam 24 jam hari itu mencapai $114 juta, dengan lebih dari 60.000 akun trader langsung terhapus dalam volatilitas. Rata-rata, lebih dari empat puluh trader dipaksa likuidasi setiap menitnya.
Likuidasi tunggal paling ekstrem muncul di kontrak BTC di salah satu exchange, mencapai $2.5192 juta — estimasinya trader itu butuh waktu lama untuk mental recovery.
Pada dasarnya, token semacam ini adalah instrumen spekulasi yang kekurangan fundamental. Ketika sentimen pasar berubah dari euforia menjadi hati-hati, posisi leverage langsung menjadi titik ledakan. Leverage multiplier tinggi + tren satu arah, sering kali bekerja dengan cara yang begitu sederhana dan brutal untuk melikuidasi sekelompok trader.
Kejadian ini sekali lagi mengingatkan semua orang: popularitas bisa memompa gelembung, tetapi tidak bisa menahan jatuh bebas saat downtrend. Semakin penuh leverage ditambah, semakin dekat risikonya. Bagaimana pandangan Anda tentang gelombang pasar ini? Pernahkah Anda menghadapi situasi serupa di tengah volatilitas pasar?