Mengikuti siklus ekonomi besar, kekayaan hidup cukup dalam tiga tahun—Kalimat ini terdengar aneh, tetapi sebenarnya logikanya sangat sederhana. Datang terlalu awal tidak bisa bertahan, datang terlalu lambat tidak ada kesempatan, berada di waktu yang tepat adalah kemampuan sejati.
Lalu apa itu siklus K-wave? Singkatnya adalah siklus panjang ekonomi, yang berputar dalam empat tahap: masa pemulihan, masa kejayaan, masa kemerosotan, dan masa depresi. Keempat tahap ini seperti empat musim, berulang secara siklik.
Dimulai dari Revolusi Industri, ekonomi global telah melewati lima siklus K-wave. Gelombang pertama (1782-1845) didorong oleh industri tekstil dan teknologi mesin uap, yang secara drastis mengubah cara produksi manusia. Data sejarah menunjukkan bahwa setiap kedatangan siklus K-wave adalah peluang untuk redistribusi kekayaan.
Tapi masalah utamanya adalah—apakah kamu bisa mengikuti irama ini. Banyak orang memahami tren tetapi tidak sabar menunggu, buru-buru masuk tanpa pikir panjang, akhirnya tertinggal; ada juga yang menunggu terlalu lama, baru menyesal saat sudah terlalu jelas. Logika menghasilkan uang yang sejati tersembunyi dalam fluktuasi siklus besar ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MEVictim
· 1jam yang lalu
Kata-kata terdengar bagus, yang penting siapa yang benar-benar bisa menebak dengan tepat, saya sendiri sih belum pernah menebak dengan tepat
Lihat AsliBalas0
defi_detective
· 5jam yang lalu
Benar sekali, tetapi kenyataannya sebagian besar orang sama sekali tidak bisa membedakan di tahap mana mereka saat ini
Lihat AsliBalas0
YieldFarmRefugee
· 6jam yang lalu
Kata-kata terdengar indah, tetapi kenyataannya kebanyakan orang bahkan belum memahami siklus mereka sendiri
Lihat AsliBalas0
TopBuyerForever
· 01-11 02:23
Mudah diucapkan, bagaimana cara menentukannya? Saya adalah tipe orang yang meskipun sudah paham tetap tidak memiliki peluang
Lihat AsliBalas0
rekt_but_not_broke
· 01-11 02:22
Terdengar bagus, tapi saya rasa kebanyakan orang sama sekali tidak bisa menebak dengan tepat, termasuk saya sendiri haha
Lihat AsliBalas0
FomoAnxiety
· 01-11 02:15
Kata-kata yang bagus, intinya tetap harus menebak arah besar dengan benar
Lihat AsliBalas0
ForkMonger
· 01-11 01:58
Menentukan waktu siklus hanyalah vektor serangan tata kelola yang disamarkan... kebanyakan orang kurang disiplin untuk melewati fase fluktuasi jujur saja
Lihat AsliBalas0
MevTears
· 01-11 01:55
Singkatnya, ini adalah perjudian terhadap sifat manusia, dan mereka yang mampu mengikuti irama dengan tepat hanyalah sedikit orang, bukan?
Mengikuti siklus ekonomi besar, kekayaan hidup cukup dalam tiga tahun—Kalimat ini terdengar aneh, tetapi sebenarnya logikanya sangat sederhana. Datang terlalu awal tidak bisa bertahan, datang terlalu lambat tidak ada kesempatan, berada di waktu yang tepat adalah kemampuan sejati.
Lalu apa itu siklus K-wave? Singkatnya adalah siklus panjang ekonomi, yang berputar dalam empat tahap: masa pemulihan, masa kejayaan, masa kemerosotan, dan masa depresi. Keempat tahap ini seperti empat musim, berulang secara siklik.
Dimulai dari Revolusi Industri, ekonomi global telah melewati lima siklus K-wave. Gelombang pertama (1782-1845) didorong oleh industri tekstil dan teknologi mesin uap, yang secara drastis mengubah cara produksi manusia. Data sejarah menunjukkan bahwa setiap kedatangan siklus K-wave adalah peluang untuk redistribusi kekayaan.
Tapi masalah utamanya adalah—apakah kamu bisa mengikuti irama ini. Banyak orang memahami tren tetapi tidak sabar menunggu, buru-buru masuk tanpa pikir panjang, akhirnya tertinggal; ada juga yang menunggu terlalu lama, baru menyesal saat sudah terlalu jelas. Logika menghasilkan uang yang sejati tersembunyi dalam fluktuasi siklus besar ini.