Era Agen AI resmi tiba, tetapi jangan tertipu oleh kecerdasan yang tampak. Apa yang benar-benar dibutuhkan oleh AI di atas rantai? Singkatnya adalah data—data berkualitas tinggi, real-time, dan dapat diverifikasi.
Titik permasalahan ini saat ini sedang diatasi. Layer data terpadu yang dibangun oleh Walrus Protocol memungkinkan model AI untuk langsung mengakses berbagai data besar dari berbagai blockchain seperti harga feed, data transaksi, emosi sosial, dan lain-lain, tanpa hambatan.
Bayangkan skenario berikut: DeFi AI yang didukung oleh data Walrus dapat secara real-time memindai risiko ratusan kolam likuiditas, secara otomatis melakukan rebalancing; atau sebuah NFT AI, yang melakukan penilaian cerdas melalui analisis kondisi likuiditas di seluruh rantai, untuk merebut peluang pasar.
Masalahnya sangat jelas—tanpa infrastruktur data yang andal, AI di atas rantai seperti harimau kertas, terlihat pintar tetapi sebenarnya tidak tahu apa-apa. Apa yang dilakukan Walrus adalah fondasi untuk aplikasi cerdas generasi berikutnya. Dengan integrasi mendalam antara AI dan blockchain, ruang nilainya layak untuk dievaluasi kembali.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
6 Suka
Hadiah
6
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SelfCustodyIssues
· 01-11 20:53
Data adalah raja, tanpa ini apa gunanya AI
Lihat AsliBalas0
SybilSlayer
· 01-11 20:53
Data memang benar-benar kunci, tapi apakah Walrus benar-benar bisa mewujudkannya? Ini adalah pertanyaan
Lihat AsliBalas0
FloorSweeper
· 01-11 20:52
nah, walrus protocol terasa seperti narasi "permainan infrastruktur" lain yang telah kita lihat seratus kali. lapisan data terdengar menarik sampai kamu menyadari bahwa sebagian besar data onchain sudah bersifat publik — yang hilang adalah kecepatan eksekusi dan alpha alokasi modal, bukan data itu sendiri. tapi tentu saja, mari kita dorong.
Lihat AsliBalas0
TommyTeacher1
· 01-11 20:51
Lapisan data ini memang menjadi titik lemah, jika tidak AI akan seperti orang buta yang meraba gajah
Lihat AsliBalas0
CryptoComedian
· 01-11 20:42
Tertawa-tawa lalu menangis, data pun tidak ada apalagi membanggakan AI, harimau kertas benar-benar luar biasa
Lihat AsliBalas0
BoredApeResistance
· 01-11 20:34
Infrastruktur data adalah kunci utama, logika ini tidak salah
Era Agen AI resmi tiba, tetapi jangan tertipu oleh kecerdasan yang tampak. Apa yang benar-benar dibutuhkan oleh AI di atas rantai? Singkatnya adalah data—data berkualitas tinggi, real-time, dan dapat diverifikasi.
Titik permasalahan ini saat ini sedang diatasi. Layer data terpadu yang dibangun oleh Walrus Protocol memungkinkan model AI untuk langsung mengakses berbagai data besar dari berbagai blockchain seperti harga feed, data transaksi, emosi sosial, dan lain-lain, tanpa hambatan.
Bayangkan skenario berikut: DeFi AI yang didukung oleh data Walrus dapat secara real-time memindai risiko ratusan kolam likuiditas, secara otomatis melakukan rebalancing; atau sebuah NFT AI, yang melakukan penilaian cerdas melalui analisis kondisi likuiditas di seluruh rantai, untuk merebut peluang pasar.
Masalahnya sangat jelas—tanpa infrastruktur data yang andal, AI di atas rantai seperti harimau kertas, terlihat pintar tetapi sebenarnya tidak tahu apa-apa. Apa yang dilakukan Walrus adalah fondasi untuk aplikasi cerdas generasi berikutnya. Dengan integrasi mendalam antara AI dan blockchain, ruang nilainya layak untuk dievaluasi kembali.