Kembali ke rumah, akhirnya terbebas dari kutukan memantau pasar 24 jam. Tapi ada fenomena aneh—begitu saya offline, likuiditas pasar mulai melemah. Rasanya seperti liburan Hari Nasional tahun lalu, setiap kali saya pulang saat liburan, pasar memasuki masa kekeringan. Apakah ini kebetulan? Atau memang para investor ritel secara kolektif beristirahat, volume transaksi besar pun menghilang? Kali ini juga mengalami hal yang sama, harus dipikirkan lagi logika di baliknya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeWhisperer
· 01-13 07:49
Haha, kamu begitu bilang aku juga menyadarinya, setiap kali aku tidak melihat pasar, suasana menjadi sangat suram
---
Logika ini agak aneh, apakah benar-benar ritel berkumpul libur atau bandar sedang bermain perang psikologis
---
Aku juga mengalami gelombang Hari Nasional, setelah offline langsung terjebak, sekarang tidak berani istirahat dengan tenang
---
Likuiditas menghilang = para pemain besar juga sedang tidur? Jangan-jangan pasar besar hanya bergantung pada kita para retail
---
Tunggu dulu, kamu ini sedang mengatakan diri sendiri sebagai penopang pasar, lucu banget
Lihat AsliBalas0
DefiPlaybook
· 01-11 20:53
Haha, ini yang disebut "ilusi likuiditas", saat kamu offline, pasar langsung ambruk, menunjukkan bahwa sebenarnya tidak ada institusi yang benar-benar memasukkan uang nyata, semuanya hanya ritel saling serang.
Lihat AsliBalas0
ImpermanentPhilosopher
· 01-11 20:52
Bro, kamu bukan pusatnya, pasar tidak berputar di sekitarmu
Lihat AsliBalas0
SandwichTrader
· 01-11 20:46
Bro, kamu terlalu memikirkannya. Likuiditas yang lesu tidak ada hubungannya dengan kamu masuk atau tidaknya ke platform.
Bro, kondisi pasar selama liburan memang seperti ini, bukan karena kamu.
Teman ini benar-benar menganggap dirinya sebagai tokoh, haha.
Daripada menunggu, lebih baik masuk saat periode kekeringan, itu yang benar.
Sejujurnya, memantau pasar 24 jam tidak akan mengubah tren besar, yang akan datang tetap akan datang.
Menghilangnya likuiditas sebenarnya adalah waktu yang baik untuk membangun posisi, kenapa masih bingung dengan penyebabnya?
Lihat AsliBalas0
PonziWhisperer
· 01-11 20:46
Haha, mantra kamu benar-benar kuat, pasar takut padamu
Kembali ke rumah, akhirnya terbebas dari kutukan memantau pasar 24 jam. Tapi ada fenomena aneh—begitu saya offline, likuiditas pasar mulai melemah. Rasanya seperti liburan Hari Nasional tahun lalu, setiap kali saya pulang saat liburan, pasar memasuki masa kekeringan. Apakah ini kebetulan? Atau memang para investor ritel secara kolektif beristirahat, volume transaksi besar pun menghilang? Kali ini juga mengalami hal yang sama, harus dipikirkan lagi logika di baliknya.