Dari segi struktur teknis, kondisi pasar saat ini berada dalam "periode palsu keseimbangan" yang sedang melakukan koreksi sideways. Grafik lilin 4 jam menunjukkan bahwa setelah gelombang penurunan sebelumnya selesai, tiga garis Bollinger harus mendatar, tampaknya memberi ruang untuk pertarungan antara bullish dan bearish, namun sebenarnya ini adalah upaya dari para pelaku pasar utama untuk menunda tempo dan menguras emosi. Volume bullish dan bearish saling tarik-menarik dalam jangka pendek, tetapi tidak pernah mampu menunjukkan arah yang efektif. Pola ini sendiri merupakan bentuk klasik dari lanjutan penurunan.
Fokus utama sebenarnya bukan pada periode jangka pendek, melainkan pada struktur tren jangka panjang. Dari gambaran keseluruhan, tren bearish tetap memegang kendali, setiap rebound semakin melemah, setiap kenaikan tidak berlanjut, secara esensial hanyalah pemulihan emosi dan bukan pembalikan tren. Harga bisa rebound, tetapi struktur pasar sudah tidak memungkinkan untuk bergerak jauh, dan faktor teknis penurunan jauh lebih kuat daripada kenaikan.
Kesimpulannya sangat jelas: sideways bukan berarti berbalik menjadi bullish, melainkan sedang menyiapkan kekuatan untuk gelombang penurunan berikutnya. Tidak perlu ragu-ragu dalam strategi, apalagi berfantasi, langkah selanjutnya adalah terus melakukan operasi jual saat rebound dan membuka posisi short saat harga tinggi, mengikuti tren dan memanfaatkan ruang gerak, ini adalah pilihan paling stabil, agresif, dan rasional dalam kondisi pasar saat ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dari segi struktur teknis, kondisi pasar saat ini berada dalam "periode palsu keseimbangan" yang sedang melakukan koreksi sideways. Grafik lilin 4 jam menunjukkan bahwa setelah gelombang penurunan sebelumnya selesai, tiga garis Bollinger harus mendatar, tampaknya memberi ruang untuk pertarungan antara bullish dan bearish, namun sebenarnya ini adalah upaya dari para pelaku pasar utama untuk menunda tempo dan menguras emosi. Volume bullish dan bearish saling tarik-menarik dalam jangka pendek, tetapi tidak pernah mampu menunjukkan arah yang efektif. Pola ini sendiri merupakan bentuk klasik dari lanjutan penurunan.
Fokus utama sebenarnya bukan pada periode jangka pendek, melainkan pada struktur tren jangka panjang. Dari gambaran keseluruhan, tren bearish tetap memegang kendali, setiap rebound semakin melemah, setiap kenaikan tidak berlanjut, secara esensial hanyalah pemulihan emosi dan bukan pembalikan tren. Harga bisa rebound, tetapi struktur pasar sudah tidak memungkinkan untuk bergerak jauh, dan faktor teknis penurunan jauh lebih kuat daripada kenaikan.
Kesimpulannya sangat jelas: sideways bukan berarti berbalik menjadi bullish, melainkan sedang menyiapkan kekuatan untuk gelombang penurunan berikutnya. Tidak perlu ragu-ragu dalam strategi, apalagi berfantasi, langkah selanjutnya adalah terus melakukan operasi jual saat rebound dan membuka posisi short saat harga tinggi, mengikuti tren dan memanfaatkan ruang gerak, ini adalah pilihan paling stabil, agresif, dan rasional dalam kondisi pasar saat ini.