Inilah teka-teki yang membuat pasar tetap waspada: saham terus meningkat sementara data pasar tenaga kerja menjerit peringatan resesi. Perbedaan ini? Telah menjadi gajah di ruangan bagi manajer portofolio.
Menurut para ahli strategi pasar, ketidaksesuaian ini bergantung pada apakah pemotongan suku bunga Fed benar-benar berujung pada ketenagakerjaan yang stabil. Pasar saham tampaknya yakin akan skenario pendaratan lunak, namun klaim pengangguran dan tren pertumbuhan upah menunjukkan cerita yang berbeda di baliknya.
Pertanyaan sebenarnya bukanlah apakah saham dapat reli lebih jauh—melainkan kapan kontradiksi ini akan terselesaikan. Sejarah menunjukkan bahwa kesenjangan ini tidak akan tetap terbuka selamanya. Ketika kenyataan mengejar, pergerakannya bisa cepat. Bagi siapa pun yang memegang aset risiko, memahami ketegangan ini sangat penting. Deteriorasi pasar tenaga kerja yang akhirnya menembus penolakan pasar bisa dengan cepat mengubah alokasi portofolio.
Terus pantau data ketenagakerjaan. Di situlah kemungkinan infleksi pasar berikutnya tersembunyi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GigaBrainAnon
· 6jam yang lalu
Pasar saham sedang meriah, tetapi data tenaga kerja justru menunjukkan kesedihan, berapa lama lagi ketidaksesuaian ini bisa bertahan... Sebentar lagi pasti harus melakukan rekonsiliasi, kan?
Lihat AsliBalas0
LayerZeroJunkie
· 19jam yang lalu
Saham terus naik, data pengangguran justru menjerit... Perbedaan ini bisa meledak kapan saja, pasar benar-benar menipu diri sendiri atau benar-benar mampu bertahan?
Lihat AsliBalas0
LiquidatedNotStirred
· 19jam yang lalu
Pasar saham sedang melonjak tinggi, tetapi data ketenagakerjaan justru menyanyikan lagu penurunan... Kesenjangan ini benar-benar tidak bisa ditahan lagi, kapan saja harus melakukan rekonsiliasi
Lihat AsliBalas0
ChainDoctor
· 19jam yang lalu
Saham melonjak gila, data pengangguran malah menjerit... Ini benar-benar tidak masuk akal, cepat atau lambat harus melakukan rekonsiliasi.
Lihat AsliBalas0
MaticHoleFiller
· 19jam yang lalu
Pasar saham sedang membentuk gelembung, data ketenagakerjaan sedang meratapi, kenapa keduanya malah berlawanan... Segera atau lambat, kita harus melakukan rekonsiliasi
Lihat AsliBalas0
GweiWatcher
· 20jam yang lalu
Pasar saham terus melonjak, tetapi data pengangguran justru menjerit... Hal ini pasti akan mengalami pembalikan suatu saat nanti, dan saat itu para pemegang posisi akan menjadi sangat menarik
Inilah teka-teki yang membuat pasar tetap waspada: saham terus meningkat sementara data pasar tenaga kerja menjerit peringatan resesi. Perbedaan ini? Telah menjadi gajah di ruangan bagi manajer portofolio.
Menurut para ahli strategi pasar, ketidaksesuaian ini bergantung pada apakah pemotongan suku bunga Fed benar-benar berujung pada ketenagakerjaan yang stabil. Pasar saham tampaknya yakin akan skenario pendaratan lunak, namun klaim pengangguran dan tren pertumbuhan upah menunjukkan cerita yang berbeda di baliknya.
Pertanyaan sebenarnya bukanlah apakah saham dapat reli lebih jauh—melainkan kapan kontradiksi ini akan terselesaikan. Sejarah menunjukkan bahwa kesenjangan ini tidak akan tetap terbuka selamanya. Ketika kenyataan mengejar, pergerakannya bisa cepat. Bagi siapa pun yang memegang aset risiko, memahami ketegangan ini sangat penting. Deteriorasi pasar tenaga kerja yang akhirnya menembus penolakan pasar bisa dengan cepat mengubah alokasi portofolio.
Terus pantau data ketenagakerjaan. Di situlah kemungkinan infleksi pasar berikutnya tersembunyi.