Industri cryptocurrency telah mengalami titik balik penting setelah keruntuhan FTX. Apa yang sebelumnya merupakan kekhawatiran minoritas — kebutuhan akan mekanisme verifikasi aset yang kokoh — menjadi prioritas strategis bagi platform perdagangan global.
Lin Han dan Visi Awal Gate tentang Keamanan
Pendiri Gate, Lin Han, mengakui dalam analisis terbaru bahwa platform ini telah menerapkan bukti cadangan berbasis pohon Merkle sejak 2020. Pada saat itu, adopsinya terbatas — sedikit pemain di pasar yang berbagi kekhawatiran ini. Situasinya berubah secara drastis. Bencana FTX berfungsi sebagai katalisator, memaksa seluruh industri untuk mengakui urgensi protokol transparansi aset.
Standar Keamanan yang Kini Dikejar Industri
Menurut Lin Han, sistem lengkap bukti cadangan (PoR) melampaui sekadar verifikasi. Model ideal harus menggabungkan:
Pohon Merkle: Untuk verifikasi hierarki aset yang efisien
Bukti pengetahuan nol: Menjamin transparansi tanpa mengungkap data sensitif
Kode sumber terbuka: Memungkinkan audit komunitas
Audit pihak ketiga independen: Validasi eksternal secara berkelanjutan
Pendekatan terpadu ini tidak hanya secara teknis lebih unggul — tetapi juga secara etis wajib. Platform yang hanya mengadopsi satu atau dua langkah ini meninggalkan celah signifikan dalam keamanan.
Jalan yang Masih Harus Dilalui Industri
Saat ini, kenyataannya cukup menantang: sedikit bursa yang telah menerapkan seluruh rangkaian praktik ini secara lengkap. Sebagian besar masih beroperasi dengan verifikasi parsial atau tidak memadai. Ini merupakan masalah sekaligus peluang — ada ruang yang cukup besar bagi platform untuk membedakan diri melalui standar keamanan yang lebih ketat.
Keruntuhan FTX bukan hanya sebuah peristiwa pasar. Itu adalah tonggak yang seharusnya telah mengubah secara permanen cara industri menangani kustodian aset dan kepercayaan pengguna. Lin Han dan Gate sudah memahami ini bertahun-tahun yang lalu. Sekarang saatnya seluruh industri bertindak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pelajaran Keamanan: Bagaimana Krisis FTX Mendefinisikan Ulang Standar Industri Cryptocurrency
Industri cryptocurrency telah mengalami titik balik penting setelah keruntuhan FTX. Apa yang sebelumnya merupakan kekhawatiran minoritas — kebutuhan akan mekanisme verifikasi aset yang kokoh — menjadi prioritas strategis bagi platform perdagangan global.
Lin Han dan Visi Awal Gate tentang Keamanan
Pendiri Gate, Lin Han, mengakui dalam analisis terbaru bahwa platform ini telah menerapkan bukti cadangan berbasis pohon Merkle sejak 2020. Pada saat itu, adopsinya terbatas — sedikit pemain di pasar yang berbagi kekhawatiran ini. Situasinya berubah secara drastis. Bencana FTX berfungsi sebagai katalisator, memaksa seluruh industri untuk mengakui urgensi protokol transparansi aset.
Standar Keamanan yang Kini Dikejar Industri
Menurut Lin Han, sistem lengkap bukti cadangan (PoR) melampaui sekadar verifikasi. Model ideal harus menggabungkan:
Pendekatan terpadu ini tidak hanya secara teknis lebih unggul — tetapi juga secara etis wajib. Platform yang hanya mengadopsi satu atau dua langkah ini meninggalkan celah signifikan dalam keamanan.
Jalan yang Masih Harus Dilalui Industri
Saat ini, kenyataannya cukup menantang: sedikit bursa yang telah menerapkan seluruh rangkaian praktik ini secara lengkap. Sebagian besar masih beroperasi dengan verifikasi parsial atau tidak memadai. Ini merupakan masalah sekaligus peluang — ada ruang yang cukup besar bagi platform untuk membedakan diri melalui standar keamanan yang lebih ketat.
Keruntuhan FTX bukan hanya sebuah peristiwa pasar. Itu adalah tonggak yang seharusnya telah mengubah secara permanen cara industri menangani kustodian aset dan kepercayaan pengguna. Lin Han dan Gate sudah memahami ini bertahun-tahun yang lalu. Sekarang saatnya seluruh industri bertindak.