Tahun 2025 menandai titik balik bagi Hedera sebagai mata uang kripto yang menjanjikan di sektor institusional. Tonggak sejarahnya adalah peluncuran ETF HBAR di NYSE, sebuah sinyal untuk penerimaan arus utama yang semakin berkembang. Perkembangan ini berlangsung bersamaan dengan serangkaian kemitraan strategis yang mengesankan, yang menegaskan kepercayaan dari lembaga keuangan terkemuka terhadap platform ini.
Terobosan institusional di bidang keuangan dan sektor yang diatur
Hedera berhasil melibatkan beberapa pemain mapan. Truist Bank mengambil peran utama dalam integrasi HBAR, sementara Otoritas Penerbangan Sipil Inggris (UK Civil Aviation Authority) memformalkan kerjasamanya dengan jaringan ini. Secara paralel, Bank of Ghana mengakui pentingnya infrastruktur blockchain dan bekerja pada proyek bersama.
Upaya peluncuran token juga dilakukan dengan perusahaan keuangan ternama seperti Lloyds dan ABRDN, yang menunjukkan bahwa Hedera tidak hanya merambah ke bidang niche, tetapi juga meraih pijakan dalam struktur keuangan tradisional.
Dinamika pasar dan potensi jaringan
Meskipun pergerakan harga HBAR tahun lalu mengirimkan sinyal campuran, keberhasilan kemitraan menegaskan realitas lain: kepercayaan industri semakin meningkat. Fokus pada kepatuhan regulasi dan aplikasi perusahaan yang praktis menempatkan Hedera tidak hanya sebagai mata uang kripto, tetapi sebagai infrastruktur dalam ekosistem blockchain.
Integrasi yang semakin meningkat ke dalam kasus penggunaan nyata menunjukkan bahwa tahun 2026 bisa menjadi tahun adopsi jaringan yang lebih kuat. Momentum validasi institusional ini menjadi dasar bagi Hedera untuk memainkan peran yang semakin besar dalam sektor blockchain yang semakin profesional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
HBAR 2025: Bagaimana mata uang kripto yang menjanjikan mendapatkan pengakuan melalui penerimaan institusional
Tahun 2025 menandai titik balik bagi Hedera sebagai mata uang kripto yang menjanjikan di sektor institusional. Tonggak sejarahnya adalah peluncuran ETF HBAR di NYSE, sebuah sinyal untuk penerimaan arus utama yang semakin berkembang. Perkembangan ini berlangsung bersamaan dengan serangkaian kemitraan strategis yang mengesankan, yang menegaskan kepercayaan dari lembaga keuangan terkemuka terhadap platform ini.
Terobosan institusional di bidang keuangan dan sektor yang diatur
Hedera berhasil melibatkan beberapa pemain mapan. Truist Bank mengambil peran utama dalam integrasi HBAR, sementara Otoritas Penerbangan Sipil Inggris (UK Civil Aviation Authority) memformalkan kerjasamanya dengan jaringan ini. Secara paralel, Bank of Ghana mengakui pentingnya infrastruktur blockchain dan bekerja pada proyek bersama.
Upaya peluncuran token juga dilakukan dengan perusahaan keuangan ternama seperti Lloyds dan ABRDN, yang menunjukkan bahwa Hedera tidak hanya merambah ke bidang niche, tetapi juga meraih pijakan dalam struktur keuangan tradisional.
Dinamika pasar dan potensi jaringan
Meskipun pergerakan harga HBAR tahun lalu mengirimkan sinyal campuran, keberhasilan kemitraan menegaskan realitas lain: kepercayaan industri semakin meningkat. Fokus pada kepatuhan regulasi dan aplikasi perusahaan yang praktis menempatkan Hedera tidak hanya sebagai mata uang kripto, tetapi sebagai infrastruktur dalam ekosistem blockchain.
Integrasi yang semakin meningkat ke dalam kasus penggunaan nyata menunjukkan bahwa tahun 2026 bisa menjadi tahun adopsi jaringan yang lebih kuat. Momentum validasi institusional ini menjadi dasar bagi Hedera untuk memainkan peran yang semakin besar dalam sektor blockchain yang semakin profesional.