1月13日晚間21:30, data CPI bulan Desember di Amerika Serikat akan diumumkan, laporan ini bertepatan dengan masa sensitif saat Powell sedang diselidiki oleh Departemen Kehakiman dan kasus tarif Trump sedang berlangsung, sehingga pasar sangat memperhatikan.
Ekspektasi Pasar dan Pandangan Lembaga
Berdasarkan konsensus umum, pasar memperkirakan tingkat tahunan CPI Desember akan tetap di 2.7%, dengan tingkat bulanan di 0.3%; tingkat tahunan CPI inti diperkirakan naik dari 2.6% menjadi 2.7%, dan tingkat bulanan dari 0.2% menjadi 0.3%.
Namun, Morgan Stanley memberikan prediksi yang lebih kuat—CPI inti Desember akan melonjak secara signifikan menjadi kenaikan bulanan 0.36%. Lembaga ini menunjukkan bahwa kenaikan ini terutama disebabkan oleh distorsi statistik selama masa penghentian pemerintah, bukan oleh tekanan inflasi nyata. Pejabat Federal Reserve sudah menyadari adanya distorsi ini, sehingga kecil kemungkinannya mereka akan mengubah kebijakan jangka pendek hanya karena data satu bulan yang tinggi, dan ekspektasi tidak akan menurunkan suku bunga pada Januari.
Ekspektasi Penurunan Suku Bunga dan Respon Pasar
Berdasarkan data terbaru dari alat FedWatch CME, investor secara luas memperkirakan bahwa Federal Reserve akan mulai menurunkan suku bunga pertama kalinya pada bulan Juni tahun ini, dengan probabilitas penurunan mencapai 68.9%.
Perlu dicatat bahwa reaksi pasar terhadap data CPI tidak selalu mengikuti logika “semakin rendah semakin baik”. Jika data tetap kuat dan melebihi ekspektasi, pasar kemungkinan akan menafsirkannya sebagai distorsi statistik dan memberi diskon; tetapi jika data melemah dan di bawah ekspektasi, ini akan sangat menunjukkan bahwa inflasi memang sedang melambat. Reaksi tidak simetris ini mengajarkan bahwa kejutan ke bawah memiliki dampak yang lebih besar terhadap pasar daripada kejutan ke atas.
Dua Skenario Harga Emas dan Dolar AS
Ketidaksimetrian ini secara langsung mempengaruhi performa emas dan dolar AS di masa depan. Jika CPI di bawah ekspektasi, pasar akan memperkuat taruhan penurunan suku bunga, mendukung kenaikan harga emas, bahkan mungkin mencetak rekor tertinggi baru; jika CPI jauh di atas ekspektasi, ekspektasi penurunan suku bunga akan melemah, dolar AS akan mendapatkan dukungan, dan emas akan tertekan. Data yang sesuai ekspektasi dan moderat mungkin akan memicu pasar untuk bersikap wait-and-see, dengan volatilitas yang relatif tenang.
Para analis berpendapat bahwa, kecuali data inflasi melonjak secara tak terduga, kondisi saat ini masih menguntungkan kenaikan harga emas. Investor harus memantau data penting ini secara ketat malam ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Data CPI AS December di AS akan melonjak secara signifikan? Nasib emas dan dolar AS hanya selangkah lagi
1月13日晚間21:30, data CPI bulan Desember di Amerika Serikat akan diumumkan, laporan ini bertepatan dengan masa sensitif saat Powell sedang diselidiki oleh Departemen Kehakiman dan kasus tarif Trump sedang berlangsung, sehingga pasar sangat memperhatikan.
Ekspektasi Pasar dan Pandangan Lembaga
Berdasarkan konsensus umum, pasar memperkirakan tingkat tahunan CPI Desember akan tetap di 2.7%, dengan tingkat bulanan di 0.3%; tingkat tahunan CPI inti diperkirakan naik dari 2.6% menjadi 2.7%, dan tingkat bulanan dari 0.2% menjadi 0.3%.
Namun, Morgan Stanley memberikan prediksi yang lebih kuat—CPI inti Desember akan melonjak secara signifikan menjadi kenaikan bulanan 0.36%. Lembaga ini menunjukkan bahwa kenaikan ini terutama disebabkan oleh distorsi statistik selama masa penghentian pemerintah, bukan oleh tekanan inflasi nyata. Pejabat Federal Reserve sudah menyadari adanya distorsi ini, sehingga kecil kemungkinannya mereka akan mengubah kebijakan jangka pendek hanya karena data satu bulan yang tinggi, dan ekspektasi tidak akan menurunkan suku bunga pada Januari.
Ekspektasi Penurunan Suku Bunga dan Respon Pasar
Berdasarkan data terbaru dari alat FedWatch CME, investor secara luas memperkirakan bahwa Federal Reserve akan mulai menurunkan suku bunga pertama kalinya pada bulan Juni tahun ini, dengan probabilitas penurunan mencapai 68.9%.
Perlu dicatat bahwa reaksi pasar terhadap data CPI tidak selalu mengikuti logika “semakin rendah semakin baik”. Jika data tetap kuat dan melebihi ekspektasi, pasar kemungkinan akan menafsirkannya sebagai distorsi statistik dan memberi diskon; tetapi jika data melemah dan di bawah ekspektasi, ini akan sangat menunjukkan bahwa inflasi memang sedang melambat. Reaksi tidak simetris ini mengajarkan bahwa kejutan ke bawah memiliki dampak yang lebih besar terhadap pasar daripada kejutan ke atas.
Dua Skenario Harga Emas dan Dolar AS
Ketidaksimetrian ini secara langsung mempengaruhi performa emas dan dolar AS di masa depan. Jika CPI di bawah ekspektasi, pasar akan memperkuat taruhan penurunan suku bunga, mendukung kenaikan harga emas, bahkan mungkin mencetak rekor tertinggi baru; jika CPI jauh di atas ekspektasi, ekspektasi penurunan suku bunga akan melemah, dolar AS akan mendapatkan dukungan, dan emas akan tertekan. Data yang sesuai ekspektasi dan moderat mungkin akan memicu pasar untuk bersikap wait-and-see, dengan volatilitas yang relatif tenang.
Para analis berpendapat bahwa, kecuali data inflasi melonjak secara tak terduga, kondisi saat ini masih menguntungkan kenaikan harga emas. Investor harus memantau data penting ini secara ketat malam ini.