Dalam lingkungan investasi tahun 2568, Reksa Dana Saham Tiongkok tetap menjadi pilihan populer dalam alokasi dana luar negeri. Meskipun pasar baru-baru ini mengalami tekanan, sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, potensi pertumbuhan jangka panjang Tiongkok masih layak diharapkan. Tahun ini, reksa dana saham Tiongkok mana yang cocok dipilih? Artikel ini melalui data nyata dan analisis mendetail, membantu Anda dengan cepat menemukan jawabannya.
Tabel Ringkasan: Perbandingan Kinerja Tahunan 10 Reksa Dana Tiongkok Terbaik
Kode Reksa Dana
Peringkat Morningstar
Perubahan sejak awal tahun(%)
Imbal Hasil Tahunan 3 Tahun(%)
Imbal Hasil Tahunan 5 Tahun(%)
Tanggal Pembaruan
SCBCEE
⭐⭐⭐⭐
11.37
6.88
0.56
2025/5/30
SCBCEP
⭐⭐⭐⭐
10.38
5.94
-0.33
2025/5/30
SCBCE(SSF)
-
10.92
5.81
-
2025/5/30
SCBCE
⭐⭐⭐⭐
10.91
5.81
-0.45
2025/5/30
SCBCEHE
⭐⭐⭐⭐
14.63
4.30
-2.09
2025/5/30
TISCOCH
⭐⭐⭐
14.18
3.65
-3.26
2025/5/30
TCHRMF
⭐⭐⭐
13.89
3.57
-3.16
2025/5/30
KF-HSHARE-INDX
⭐⭐⭐
14.21
3.32
-2.91
2025/5/30
SCBCEHP
⭐⭐⭐⭐
14.18
3.30
-3.03
2025/5/30
SCBCEH
⭐⭐⭐
14.16
3.26
-3.07
2025/5/30
Dua Pendekatan Investasi dalam Reksa Dana Saham Tiongkok
Sebelum memahami detail masing-masing dana, perlu dipahami model operasional reksa dana saham Tiongkok. Pasar utama terbagi menjadi dua kategori:
Reksa Dana Indeks Pasif(Passive Fund) adalah dana yang mengikuti indeks saham Tiongkok, dengan hasil mendekati performa indeks dan biaya lebih rendah. Dana ini relatif stabil dan cocok untuk investor yang menghindari risiko serta pemula dalam investasi dana.
Reksa Dana Manajemen Aktif(Active Fund) dipilih oleh manajer dana untuk memilih saham secara aktif, bertujuan mengungguli indeks acuan. Dana ini memiliki risiko lebih tinggi namun potensi hasil yang lebih besar, tergantung kemampuan manajer dana dalam memilih saham. Sebelum berinvestasi, wajib membaca prospektus dana untuk memahami strategi investasi secara detail.
Analisis Mendalam 10 Reksa Dana Saham Tiongkok
1. SCBCEE - Pilihan Stabil dan Kuat dalam Jangka Pendek
Sebagai salah satu dana dengan kenaikan tertinggi sejak awal tahun, SCBCEE menunjukkan performa 11.37%. Dana ini dikelola oleh Bank Komersial Thailand, berinvestasi di saham Tiongkok melalui dana induk, dengan imbal hasil tahunan 3 tahun sebesar 6.88% menunjukkan kestabilan performa menengah.
Namun, hasil 5 tahun hanya 0.56% mengingatkan bahwa performa jangka panjang reksa dana saham Tiongkok sangat dipengaruhi oleh fluktuasi siklus pasar. Dana ini tidak membagikan dividen, cocok untuk investor jangka panjang yang fokus pada pertumbuhan modal.
Saran Investasi: Cocok untuk investor dengan toleransi risiko tinggi dan percaya pada pertumbuhan ekonomi Tiongkok jangka panjang.
2. SCBCEP - Pilihan Pertumbuhan Seimbang
Dengan kenaikan sejak awal tahun 10.38% yang sedikit lebih rendah dari SCBCEE, hasil 5 tahun -0.33% mencerminkan tantangan pasar saham Tiongkok beberapa tahun terakhir. Imbal hasil 3 tahun sebesar 5.94% menunjukkan performa menengah yang dapat diterima.
Dana ini berorientasi pada pertumbuhan nilai, tidak membagikan dividen, cocok untuk penyimpan dana jangka panjang yang mampu menahan fluktuasi pasar. Sangat sesuai untuk mereka yang berencana pensiun dan mampu menanggung volatilitas pasar emerging.
Saran Investasi: Investor risiko menengah dan mereka yang memiliki rencana tabungan pensiun patut memperhatikan.
3. SCBCE(SSF) - Instrumen Tabungan Jangka Panjang dengan Keuntungan Pajak
Sebagai produk Dana Tabungan Khusus Thailand(SSF), SCBCE(SSF) menawarkan keuntungan penundaan pajak. Performa sejak awal tahun 10.92% sebanding dengan dana sejenis, dan imbal hasil 3 tahun sebesar 5.81% tetap stabil.
Karena baru dipasarkan dalam waktu relatif singkat, data 5 tahun belum tersedia, ini mencerminkan bahwa produk SSF masih relatif baru. Sebagai alat optimalisasi pajak, cocok untuk investor yang menggabungkan tabungan jangka panjang dan perencanaan pajak.
Saran Investasi: Mereka yang mencari insentif pajak untuk perencanaan pensiun dan tabungan jangka panjang.
4. SCBCE - Reksa Dana Saham Tiongkok Klasik
Dengan strategi investasi serupa SCBCEE, SCBCE memberikan hasil 10.91% sejak awal tahun dan imbal hasil 3 tahun sebesar 5.81%. Performa 5 tahun -0.45% menunjukkan tingkat sedang di antara dana sejenis.
Dana ini bertujuan untuk pertumbuhan modal jangka panjang, tidak membagikan dividen, dan memiliki risiko tinggi. Fluktuasi performa mencerminkan risiko sistemik pasar Tiongkok.
Saran Investasi: Cocok untuk investor yang percaya pada pemulihan ekonomi Tiongkok dan mampu menanggung fluktuasi jangka pendek.
5. SCBCEHE - Imbal Hasil Tinggi dengan Lindung Nilai Kurs
Strategi lindung nilai kurs membuat SCBCEHE mencapai 14.63% sejak awal tahun, namun imbal hasil tahunan 3 tahun hanya 4.30% dan 5 tahun -2.09% menunjukkan performa jangka panjang yang kurang memuaskan.
Tanpa membagikan dividen dan berkarakter risiko tinggi, dana ini cocok untuk investor berpengalaman. Mekanisme lindung nilai menunjukkan nilai saat volatilitas kurs tinggi, tetapi hasil jangka panjang harus diwaspadai.
Saran Investasi: Investor berpengalaman dan portofolio yang membutuhkan perlindungan terhadap depresiasi RMB.
6. TISCOCH - Penantang dengan Volatilitas dan Imbal Hasil Tinggi
TISCOCH mencapai 14.18% sejak awal tahun, tetapi imbal hasil tahunan 3 tahun hanya 3.65% dan 5 tahun -3.26%, menunjukkan volatilitas ekstrem.
Fokus pada alokasi saham Tiongkok, tanpa dividen, berlabel risiko tinggi. Performa yang sangat fluktuatif menuntut keyakinan kuat dan kesiapan mental dari investor.
Saran Investasi: Investor yang optimis terhadap ekonomi Tiongkok jangka panjang dan mampu menanggung penurunan besar.
7. TCHRMF - Pilihan Khusus untuk Perencanaan Pensiun
Sebagai produk Dana Tabungan Pensiun Thailand(RMF), TCHRMF menunjukkan performa 13.89% yang mengesankan sejak awal tahun, tetapi imbal hasil 3 tahun 3.57% dan 5 tahun -3.16% menunjukkan tantangan jangka panjang.
Produk RMF menawarkan insentif pajak khusus, cocok untuk perencanaan pensiun. Risiko tinggi dan tanpa dividen menuntut komitmen investasi jangka panjang.
Saran Investasi: Mereka yang menetapkan target pensiun dan mengutamakan manfaat pajak.
8. KF-HSHARE-INDX - Skema Alokasi Indeks Pasif
Dana ini mengikuti indeks saham H-share Tiongkok, dengan hasil 14.21% sejak awal tahun yang unggul, tetapi imbal hasil 3 tahun 3.32% dan 5 tahun -2.91% menunjukkan indeks yang relatif lemah.
Strategi indeks pasif berarti biaya lebih rendah, tanpa dividen, berisiko tinggi. Cocok untuk investor yang percaya efektivitas pasar jangka panjang dan mencari biaya rendah dalam alokasi saham Tiongkok.
Saran Investasi: Penggemar indeks dan investor sensitif biaya bisa mempertimbangkan.
9. SCBCEHP - Skema Lindung Nilai untuk Tabungan Pensiun
Sebagai versi lindung nilai dari produk RMF, SCBCEHP mencapai 14.18% dalam jangka pendek, tetapi performa 3 tahun 3.30% dan 5 tahun -3.03% mendekati dana sejenis.
Menggabungkan manfaat pajak untuk tabungan pensiun dan mekanisme lindung nilai kurs, posisi dana ini cukup unik. Cocok untuk investor yang membutuhkan perencanaan pensiun sekaligus perlindungan terhadap fluktuasi kurs.
Saran Investasi: Mereka yang mengutamakan pertumbuhan hasil dan bukan distribusi pendapatan.
10. SCBCEH - Pilihan Lindung Nilai Stabil dan Matang
Performa 14.16% sejak awal tahun menunjukkan efektivitas mekanisme lindung nilai, tetapi data 3 tahun 3.26% dan 5 tahun -3.07% menunjukkan potensi hasil jangka panjang terbatas.
Sebagai produk lindung nilai matang, dana ini cocok untuk investor yang mengutamakan pertumbuhan nilai daripada dividen. Kerugian jangka panjang meskipun mengkhawatirkan, juga mencerminkan tantangan sistemik pasar saham Tiongkok.
Saran Investasi: Investor berpengalaman dan portofolio yang membutuhkan perlindungan lindung nilai kurs.
Saran Rasional bagi Investor
10 reksa dana saham Tiongkok ini menunjukkan beragam gaya investasi. Sebagian besar menggunakan strategi indeks pasif, menawarkan hasil mendekati pasar sekaligus menurunkan biaya. Ini menjadi perlindungan risiko bagi investor.
Catatan Penting: Artikel ini hanya sebagai berbagi informasi dan bukan sebagai saran investasi. Investasi dana luar negeri memiliki risiko tinggi, lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. Memilih reksa dana saham Tiongkok yang tepat harus mempertimbangkan toleransi risiko, jangka waktu investasi, dan tujuan keuangan secara menyeluruh.
Disarankan agar investor membaca dengan cermat prospektus masing-masing dana untuk memahami strategi investasi, struktur biaya, dan karakter risiko secara lengkap.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Panduan Investasi Reksa Dana Saham Tiongkok: 10 Reksa Dana yang Layak Diperhatikan Tahun 2568 - Ulasan Mendalam
Dalam lingkungan investasi tahun 2568, Reksa Dana Saham Tiongkok tetap menjadi pilihan populer dalam alokasi dana luar negeri. Meskipun pasar baru-baru ini mengalami tekanan, sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, potensi pertumbuhan jangka panjang Tiongkok masih layak diharapkan. Tahun ini, reksa dana saham Tiongkok mana yang cocok dipilih? Artikel ini melalui data nyata dan analisis mendetail, membantu Anda dengan cepat menemukan jawabannya.
Tabel Ringkasan: Perbandingan Kinerja Tahunan 10 Reksa Dana Tiongkok Terbaik
Dua Pendekatan Investasi dalam Reksa Dana Saham Tiongkok
Sebelum memahami detail masing-masing dana, perlu dipahami model operasional reksa dana saham Tiongkok. Pasar utama terbagi menjadi dua kategori:
Reksa Dana Indeks Pasif(Passive Fund) adalah dana yang mengikuti indeks saham Tiongkok, dengan hasil mendekati performa indeks dan biaya lebih rendah. Dana ini relatif stabil dan cocok untuk investor yang menghindari risiko serta pemula dalam investasi dana.
Reksa Dana Manajemen Aktif(Active Fund) dipilih oleh manajer dana untuk memilih saham secara aktif, bertujuan mengungguli indeks acuan. Dana ini memiliki risiko lebih tinggi namun potensi hasil yang lebih besar, tergantung kemampuan manajer dana dalam memilih saham. Sebelum berinvestasi, wajib membaca prospektus dana untuk memahami strategi investasi secara detail.
Analisis Mendalam 10 Reksa Dana Saham Tiongkok
1. SCBCEE - Pilihan Stabil dan Kuat dalam Jangka Pendek
Sebagai salah satu dana dengan kenaikan tertinggi sejak awal tahun, SCBCEE menunjukkan performa 11.37%. Dana ini dikelola oleh Bank Komersial Thailand, berinvestasi di saham Tiongkok melalui dana induk, dengan imbal hasil tahunan 3 tahun sebesar 6.88% menunjukkan kestabilan performa menengah.
Namun, hasil 5 tahun hanya 0.56% mengingatkan bahwa performa jangka panjang reksa dana saham Tiongkok sangat dipengaruhi oleh fluktuasi siklus pasar. Dana ini tidak membagikan dividen, cocok untuk investor jangka panjang yang fokus pada pertumbuhan modal.
Saran Investasi: Cocok untuk investor dengan toleransi risiko tinggi dan percaya pada pertumbuhan ekonomi Tiongkok jangka panjang.
2. SCBCEP - Pilihan Pertumbuhan Seimbang
Dengan kenaikan sejak awal tahun 10.38% yang sedikit lebih rendah dari SCBCEE, hasil 5 tahun -0.33% mencerminkan tantangan pasar saham Tiongkok beberapa tahun terakhir. Imbal hasil 3 tahun sebesar 5.94% menunjukkan performa menengah yang dapat diterima.
Dana ini berorientasi pada pertumbuhan nilai, tidak membagikan dividen, cocok untuk penyimpan dana jangka panjang yang mampu menahan fluktuasi pasar. Sangat sesuai untuk mereka yang berencana pensiun dan mampu menanggung volatilitas pasar emerging.
Saran Investasi: Investor risiko menengah dan mereka yang memiliki rencana tabungan pensiun patut memperhatikan.
3. SCBCE(SSF) - Instrumen Tabungan Jangka Panjang dengan Keuntungan Pajak
Sebagai produk Dana Tabungan Khusus Thailand(SSF), SCBCE(SSF) menawarkan keuntungan penundaan pajak. Performa sejak awal tahun 10.92% sebanding dengan dana sejenis, dan imbal hasil 3 tahun sebesar 5.81% tetap stabil.
Karena baru dipasarkan dalam waktu relatif singkat, data 5 tahun belum tersedia, ini mencerminkan bahwa produk SSF masih relatif baru. Sebagai alat optimalisasi pajak, cocok untuk investor yang menggabungkan tabungan jangka panjang dan perencanaan pajak.
Saran Investasi: Mereka yang mencari insentif pajak untuk perencanaan pensiun dan tabungan jangka panjang.
4. SCBCE - Reksa Dana Saham Tiongkok Klasik
Dengan strategi investasi serupa SCBCEE, SCBCE memberikan hasil 10.91% sejak awal tahun dan imbal hasil 3 tahun sebesar 5.81%. Performa 5 tahun -0.45% menunjukkan tingkat sedang di antara dana sejenis.
Dana ini bertujuan untuk pertumbuhan modal jangka panjang, tidak membagikan dividen, dan memiliki risiko tinggi. Fluktuasi performa mencerminkan risiko sistemik pasar Tiongkok.
Saran Investasi: Cocok untuk investor yang percaya pada pemulihan ekonomi Tiongkok dan mampu menanggung fluktuasi jangka pendek.
5. SCBCEHE - Imbal Hasil Tinggi dengan Lindung Nilai Kurs
Strategi lindung nilai kurs membuat SCBCEHE mencapai 14.63% sejak awal tahun, namun imbal hasil tahunan 3 tahun hanya 4.30% dan 5 tahun -2.09% menunjukkan performa jangka panjang yang kurang memuaskan.
Tanpa membagikan dividen dan berkarakter risiko tinggi, dana ini cocok untuk investor berpengalaman. Mekanisme lindung nilai menunjukkan nilai saat volatilitas kurs tinggi, tetapi hasil jangka panjang harus diwaspadai.
Saran Investasi: Investor berpengalaman dan portofolio yang membutuhkan perlindungan terhadap depresiasi RMB.
6. TISCOCH - Penantang dengan Volatilitas dan Imbal Hasil Tinggi
TISCOCH mencapai 14.18% sejak awal tahun, tetapi imbal hasil tahunan 3 tahun hanya 3.65% dan 5 tahun -3.26%, menunjukkan volatilitas ekstrem.
Fokus pada alokasi saham Tiongkok, tanpa dividen, berlabel risiko tinggi. Performa yang sangat fluktuatif menuntut keyakinan kuat dan kesiapan mental dari investor.
Saran Investasi: Investor yang optimis terhadap ekonomi Tiongkok jangka panjang dan mampu menanggung penurunan besar.
7. TCHRMF - Pilihan Khusus untuk Perencanaan Pensiun
Sebagai produk Dana Tabungan Pensiun Thailand(RMF), TCHRMF menunjukkan performa 13.89% yang mengesankan sejak awal tahun, tetapi imbal hasil 3 tahun 3.57% dan 5 tahun -3.16% menunjukkan tantangan jangka panjang.
Produk RMF menawarkan insentif pajak khusus, cocok untuk perencanaan pensiun. Risiko tinggi dan tanpa dividen menuntut komitmen investasi jangka panjang.
Saran Investasi: Mereka yang menetapkan target pensiun dan mengutamakan manfaat pajak.
8. KF-HSHARE-INDX - Skema Alokasi Indeks Pasif
Dana ini mengikuti indeks saham H-share Tiongkok, dengan hasil 14.21% sejak awal tahun yang unggul, tetapi imbal hasil 3 tahun 3.32% dan 5 tahun -2.91% menunjukkan indeks yang relatif lemah.
Strategi indeks pasif berarti biaya lebih rendah, tanpa dividen, berisiko tinggi. Cocok untuk investor yang percaya efektivitas pasar jangka panjang dan mencari biaya rendah dalam alokasi saham Tiongkok.
Saran Investasi: Penggemar indeks dan investor sensitif biaya bisa mempertimbangkan.
9. SCBCEHP - Skema Lindung Nilai untuk Tabungan Pensiun
Sebagai versi lindung nilai dari produk RMF, SCBCEHP mencapai 14.18% dalam jangka pendek, tetapi performa 3 tahun 3.30% dan 5 tahun -3.03% mendekati dana sejenis.
Menggabungkan manfaat pajak untuk tabungan pensiun dan mekanisme lindung nilai kurs, posisi dana ini cukup unik. Cocok untuk investor yang membutuhkan perencanaan pensiun sekaligus perlindungan terhadap fluktuasi kurs.
Saran Investasi: Mereka yang mengutamakan pertumbuhan hasil dan bukan distribusi pendapatan.
10. SCBCEH - Pilihan Lindung Nilai Stabil dan Matang
Performa 14.16% sejak awal tahun menunjukkan efektivitas mekanisme lindung nilai, tetapi data 3 tahun 3.26% dan 5 tahun -3.07% menunjukkan potensi hasil jangka panjang terbatas.
Sebagai produk lindung nilai matang, dana ini cocok untuk investor yang mengutamakan pertumbuhan nilai daripada dividen. Kerugian jangka panjang meskipun mengkhawatirkan, juga mencerminkan tantangan sistemik pasar saham Tiongkok.
Saran Investasi: Investor berpengalaman dan portofolio yang membutuhkan perlindungan lindung nilai kurs.
Saran Rasional bagi Investor
10 reksa dana saham Tiongkok ini menunjukkan beragam gaya investasi. Sebagian besar menggunakan strategi indeks pasif, menawarkan hasil mendekati pasar sekaligus menurunkan biaya. Ini menjadi perlindungan risiko bagi investor.
Catatan Penting: Artikel ini hanya sebagai berbagi informasi dan bukan sebagai saran investasi. Investasi dana luar negeri memiliki risiko tinggi, lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. Memilih reksa dana saham Tiongkok yang tepat harus mempertimbangkan toleransi risiko, jangka waktu investasi, dan tujuan keuangan secara menyeluruh.
Disarankan agar investor membaca dengan cermat prospektus masing-masing dana untuk memahami strategi investasi, struktur biaya, dan karakter risiko secara lengkap.