Dollar-Cost-Averaging (DCA) atau pengurangan biaya rata-rata adalah metode investasi yang sederhana dan sistematis. Investor akan menentukan jumlah uang yang sama setiap bulan lalu menggunakan dana tersebut untuk membeli saham atau aset yang dipilih tanpa memperhatikan harga saat ini, misalnya setiap tanggal 15 bulan atau setelah gaji keluar.
Karakteristik utama dari DCA:
Ketika harga saham tinggi, jumlah saham yang diperoleh akan lebih sedikit
Ketika harga saham rendah, jumlah saham yang diperoleh akan lebih banyak
Membantu membangun disiplin menabung dan mengurangi ketakutan dari volatilitas pasar
Metode ini paling cocok untuk manusia berpenghasilan tetap karena dapat menabung secara konsisten mulai dari 1.000-5.000 Baht per bulan untuk mengumpulkan kekayaan dalam jangka panjang
Cara Menghitung DCA dan Melihat Efeknya Secara Real-Time
Perhitungan DCA tidak rumit. Berikut contoh dari investasi sebesar 3,000 Baht setiap bulan selama 12 bulan:
Periode
Harga saham (Baht)
Jumlah uang (Baht)
Jumlah saham yang didapat
Bulan 1
10
3,000
300
Bulan 2
8
3,000
375
Bulan 3
12
3,000
250
Bulan 4
7
3,000
428.57
Bulan 5
6
3,000
500
Bulan 6
8
3,000
375
Bulan 7
9
3,000
333.33
Bulan 8
11
3,000
272.73
Bulan 9
11
3,000
272.73
Bulan 10
10
3,000
300
Bulan 11
9
3,000
333.33
Bulan 12
15
3,000
200
Total
Rata-rata harga 9.67
36,000
3,940.69 saham
Ketertarikan dari angka tersebut: biaya rata-rata yang dihitung dari DCA adalah 9.67 Baht per saham, lebih rendah dari harga penutupan bulan terakhir yaitu 15 Baht. Jika membeli sekaligus dengan uang 36,000 Baht, hanya akan mendapatkan 2,400 saham. Jelas bahwa DCA membantu mendapatkan lebih banyak saham.
Keuntungan dan Keterbatasan dari Melakukan DCA
Manfaat yang Jelas
1. Modal awal kecil, siapa saja bisa melakukannya
Tidak perlu dana cadangan besar, mulai dari 1,000-2,000 Baht
Mereka dengan dana terbatas pun bisa berinvestasi dengan nyaman
2. Mengurangi risiko dari pemilihan waktu
Tidak perlu khawatir “apakah saat ini harga tinggi atau rendah”
Sistem otomatis akan membantu menjalankan, sehingga tidak keluar dari rencana
3. Imbal hasil lebih baik dari deposito
Dalam contoh di atas, biaya rata-rata turun dari 10 Baht menjadi 9.67 Baht
Ketika harga saham naik ke 13 Baht, bisa mendapatkan keuntungan 4 Baht per saham
4. Cocok untuk pemula dan orang yang tidak punya waktu
Tidak perlu mengikuti berita secara dekat
Ahli dari perusahaan sekuritas akan membantu memilih saham yang memiliki dasar yang baik
Keterbatasan yang perlu diketahui
1. Biaya rata-rata tidak tetap
Jika memilih saham yang tidak memiliki prospek dan harganya terus turun, DCA pun tidak banyak membantu
2. Tidak sepenuhnya mengurangi volatilitas portofolio
Jika memilih saham yang sangat volatil, portofolio tetap akan terpengaruh pasar
3. Tidak cocok untuk yang suka timing pasar
DCA adalah sistem yang membutuhkan disiplin dan kesabaran, tidak fleksibel
Jenis saham apa yang cocok untuk DCA
Sebelum memulai DCA, harus menentukan kriteria pemilihan saham yang penting:
Bisnis harus memiliki keunggulan kompetitif
Perusahaan mampu mempertahankan posisi di industri dalam jangka panjang
Perusahaan tumbuh secara berkelanjutan
Memiliki rencana bisnis yang jelas dan beroperasi dalam tren yang tidak ketinggalan zaman
Mencatat laba secara konsisten
Menunjukkan kemampuan nyata dalam menjalankan operasional
Memiliki utang yang wajar
Utang jangka panjang yang berlebihan akan meningkatkan risiko pembayaran utang
Laba yang terakumulasi berkembang
Mencerminkan kinerja yang baik dan arah yang stabil
Biaya operasional terkendali
Menunjukkan efisiensi manajemen yang baik
Perusahaan sekuritas yang menyediakan layanan DCA
Perusahaan
Investasi minimum (Baht)
Kebijakan
Biaya
SCBS
2,000
SET100, TDEX, BMSCITH
0.157-0.257%
SBI
1,000
SET100
0.075%
Phillip
1,000
36 saham rekomendasi
0.257%
KS
5,000
SET100, ETF
0.157-0.207%
Nomura
1,000
SETHD, saham utama
0.15-0.25%
KTBS
1,000
SET, MAI
0.25%
Bualuang
5,000
BMSCITH, BSET100
0.30%
Maybank Kim Eng
5,000
SET50, SET100
0.15%
KSS
2,000
SET100
0.15%
Catatan: Biaya tidak termasuk biaya pasar sekuritas dan PPN 7%
6 saham yang direkomendasikan untuk investasi DCA
1. PTT - บริษัท ปตท. จำกัด (มหาชน)
Perusahaan energi nasional yang menjalankan bisnis lengkap dari eksplorasi dan produksi hingga distribusi. Sangat stabil dan rutin membagikan dividen. Cocok untuk investasi jangka panjang.
2. CPALL - บริษัท ซีพี ออลล์ จำกัด (มหาชน)
Pengelola lebih dari 13.000 toko 7-Eleven. Selain bisnis utama, juga memiliki pusat distribusi dan bisnis pendukung lainnya. Pertumbuhan berkelanjutan dan rutin membagikan dividen.
3. SCC - บริษัท ปูนซิเมนต์ไทย จำกัด (มหาชน)
Perusahaan terkemuka di ASEAN yang bergerak di bidang semen, kimia, dan kemasan. Lebih dari 100 tahun beroperasi, menunjukkan kestabilan tinggi dan mampu beradaptasi dengan teknologi baru.
4. INTUCH - บริษัท อินทัช โฮลดิ้งส์ จำกัด (มหาชน)
Perusahaan yang berinvestasi di telekomunikasi, TI, dan digital. Pemegang saham utama di AIS, penyedia layanan seluler besar. Memiliki arus kas stabil dan rutin membagikan dividen tinggi.
5. BBL - ธนาคารกรุงเทพ จำกัด (มหาชน)
Bank komersial besar dengan jaringan luas, kuat dalam operasional dan riwayat pembayaran dividen yang stabil.
6. CPN - บริษัท เซ็นทรัลพัฒนา จำกัด (มหาชน)
Pengembang dan pengelola pusat perbelanjaan terkemuka dengan lebih dari 30 pusat. Juga mengelola gedung perkantoran, hotel, dan residensial. Pendapatan stabil dari sewa dan mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen.
Langkah Memulai Investasi DCA
Langkah-langkah memulai:
Pilih perusahaan sekuritas - Cari yang biaya rendah dan layanan baik
Tentukan jumlah investasi bulanan - Mulai dari 1,000 Baht sesuai kemampuan
Pilih saham yang fundamentalnya baik - Pelajari dasar operasional, laba, dan utang
Tentukan periode investasi - Minimal 5-10 tahun agar terlihat hasilnya
Disiplin menabung - Tetap pada rencana dan tidak keluar saat pasar bergejolak
Investasi DCA bukan metode yang menjamin hasil tertinggi, tetapi membantu investor mengumpulkan kekayaan secara konsisten tanpa harus khawatir timing pasar. Dengan kesabaran dan disiplin menabung, hasilnya akan datang dalam jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Memahami DCA: Strategi Akumulasi Aset untuk Investor Umum
DCA adalah apa dan cocok untuk siapa
Dollar-Cost-Averaging (DCA) atau pengurangan biaya rata-rata adalah metode investasi yang sederhana dan sistematis. Investor akan menentukan jumlah uang yang sama setiap bulan lalu menggunakan dana tersebut untuk membeli saham atau aset yang dipilih tanpa memperhatikan harga saat ini, misalnya setiap tanggal 15 bulan atau setelah gaji keluar.
Karakteristik utama dari DCA:
Metode ini paling cocok untuk manusia berpenghasilan tetap karena dapat menabung secara konsisten mulai dari 1.000-5.000 Baht per bulan untuk mengumpulkan kekayaan dalam jangka panjang
Cara Menghitung DCA dan Melihat Efeknya Secara Real-Time
Perhitungan DCA tidak rumit. Berikut contoh dari investasi sebesar 3,000 Baht setiap bulan selama 12 bulan:
Ketertarikan dari angka tersebut: biaya rata-rata yang dihitung dari DCA adalah 9.67 Baht per saham, lebih rendah dari harga penutupan bulan terakhir yaitu 15 Baht. Jika membeli sekaligus dengan uang 36,000 Baht, hanya akan mendapatkan 2,400 saham. Jelas bahwa DCA membantu mendapatkan lebih banyak saham.
Keuntungan dan Keterbatasan dari Melakukan DCA
Manfaat yang Jelas
1. Modal awal kecil, siapa saja bisa melakukannya
2. Mengurangi risiko dari pemilihan waktu
3. Imbal hasil lebih baik dari deposito
4. Cocok untuk pemula dan orang yang tidak punya waktu
Keterbatasan yang perlu diketahui
1. Biaya rata-rata tidak tetap
2. Tidak sepenuhnya mengurangi volatilitas portofolio
3. Tidak cocok untuk yang suka timing pasar
Jenis saham apa yang cocok untuk DCA
Sebelum memulai DCA, harus menentukan kriteria pemilihan saham yang penting:
Bisnis harus memiliki keunggulan kompetitif
Perusahaan tumbuh secara berkelanjutan
Mencatat laba secara konsisten
Memiliki utang yang wajar
Laba yang terakumulasi berkembang
Biaya operasional terkendali
Perusahaan sekuritas yang menyediakan layanan DCA
Catatan: Biaya tidak termasuk biaya pasar sekuritas dan PPN 7%
6 saham yang direkomendasikan untuk investasi DCA
1. PTT - บริษัท ปตท. จำกัด (มหาชน)
Perusahaan energi nasional yang menjalankan bisnis lengkap dari eksplorasi dan produksi hingga distribusi. Sangat stabil dan rutin membagikan dividen. Cocok untuk investasi jangka panjang.
2. CPALL - บริษัท ซีพี ออลล์ จำกัด (มหาชน)
Pengelola lebih dari 13.000 toko 7-Eleven. Selain bisnis utama, juga memiliki pusat distribusi dan bisnis pendukung lainnya. Pertumbuhan berkelanjutan dan rutin membagikan dividen.
3. SCC - บริษัท ปูนซิเมนต์ไทย จำกัด (มหาชน)
Perusahaan terkemuka di ASEAN yang bergerak di bidang semen, kimia, dan kemasan. Lebih dari 100 tahun beroperasi, menunjukkan kestabilan tinggi dan mampu beradaptasi dengan teknologi baru.
4. INTUCH - บริษัท อินทัช โฮลดิ้งส์ จำกัด (มหาชน)
Perusahaan yang berinvestasi di telekomunikasi, TI, dan digital. Pemegang saham utama di AIS, penyedia layanan seluler besar. Memiliki arus kas stabil dan rutin membagikan dividen tinggi.
5. BBL - ธนาคารกรุงเทพ จำกัด (มหาชน)
Bank komersial besar dengan jaringan luas, kuat dalam operasional dan riwayat pembayaran dividen yang stabil.
6. CPN - บริษัท เซ็นทรัลพัฒนา จำกัด (มหาชน)
Pengembang dan pengelola pusat perbelanjaan terkemuka dengan lebih dari 30 pusat. Juga mengelola gedung perkantoran, hotel, dan residensial. Pendapatan stabil dari sewa dan mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen.
Langkah Memulai Investasi DCA
Langkah-langkah memulai:
Investasi DCA bukan metode yang menjamin hasil tertinggi, tetapi membantu investor mengumpulkan kekayaan secara konsisten tanpa harus khawatir timing pasar. Dengan kesabaran dan disiplin menabung, hasilnya akan datang dalam jangka panjang.