Wall Street investment bank Goldman Sachs resmi meningkatkan peringkat investasi Coinbase dari “Netral” menjadi “Beli”, dan menetapkan target harga saham sebesar 303 dolar AS. Berdasarkan laporan prospek industri terbaru Goldman Sachs untuk tahun 2026, peningkatan peringkat ini mencerminkan pengakuan pasar terhadap diversifikasi strategi Coinbase. Jika dihitung dari harga sekitar 225 dolar AS saat ini, potensi kenaikan mencapai 34%. Namun, Goldman Sachs menegaskan bahwa optimisme ini merupakan “penilaian selektif” dan bukan perubahan menyeluruh terhadap seluruh industri mata uang kripto.
Dari Perdagangan Tunggal ke Infrastruktur Beragam, Struktur Pendapatan Sangat Dioptimalkan
Coinbase sedang mempercepat langkah untuk melepaskan ketergantungan pada model bisnis berbasis “biaya transaksi” saja. Data menunjukkan, pangsa pendapatan dari layanan kustodian, staking, layanan berlangganan, dan “infrastruktur bisnis” lainnya telah meningkat dari kurang dari 5% lima tahun lalu menjadi 40% saat ini. Perubahan ini memiliki arti penting bagi investor—dibandingkan pendapatan dari perdagangan yang mudah dipengaruhi fluktuasi pasar, bisnis ini memiliki volatilitas lebih rendah, arus kas yang lebih stabil, dan lebih mampu mengikuti tren jangka panjang mata uang kripto menuju arus utama keuangan.
Karena struktur pendapatan yang dioptimalkan ini, Goldman Sachs percaya potensi pertumbuhan jangka panjang Coinbase menjadi lebih menarik. Perusahaan ini tidak lagi sekadar platform perdagangan, melainkan telah berkembang menjadi penyedia layanan infrastruktur keuangan lengkap.
Produk Baru Diluncurkan Bersamaan, Prospek Pasar dan Tokenisasi Aset Menarik
Faktor penting lain yang mendorong Goldman Sachs menaikkan peringkat adalah pengumuman serangkaian produk baru Coinbase baru-baru ini. Pada Desember tahun lalu, perusahaan mengumumkan ekspansi perdagangan saham AS, peluncuran pasar prediksi, derivatif, serta layanan perbankan dan keuangan yang lebih lengkap.
Analisis Goldman Sachs menyatakan bahwa pasar besar sedang berkembang di bidang pasar prediksi dan tokenisasi aset, tetapi keberhasilannya dalam menghasilkan pendapatan yang signifikan sangat bergantung pada skala dan likuiditas. Inilah keunggulan Coinbase dibandingkan pesaing—berkat basis pengguna yang besar, perusahaan memiliki peluang untuk merebut posisi awal di pasar baru ini.
Kompetisi Jangka Pendek Meningkat, Sensitivitas Suku Bunga Meningkat Menjadi Tantangan
Meskipun prospek terlihat cerah, Goldman Sachs tetap berhati-hati terhadap kinerja keuntungan jangka pendek Coinbase. Laporan menyebutkan bahwa seiring masuknya perusahaan sekuritas tradisional ke dalam bidang perdagangan mata uang kripto, serta perusahaan kripto asli yang aktif merambah saham, layanan perbankan, dan pembayaran, biaya akuisisi pelanggan (CAC) secara keseluruhan terus meningkat, memberikan tekanan struktural terhadap margin keuntungan.
Selain itu, perubahan lingkungan suku bunga juga semakin mempengaruhi model bisnis Coinbase. Goldman Sachs memperkirakan bahwa pada tahun 2026, margin laba EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) yang disesuaikan kemungkinan besar tidak akan mengalami ekspansi yang signifikan, dan secara keseluruhan mungkin tetap stabil atau mengalami tekanan.
Diversifikasi dan Transformasi, Coinbase Hadapi Tahun Kunci
Meskipun menghadapi tantangan kompetisi dan suku bunga dalam jangka pendek, Goldman Sachs tetap optimistis terhadap prospek jangka menengah dan panjang Coinbase, dan menetapkan target harga sebesar 303 dolar AS. Hal ini mencerminkan pengakuan pasar terhadap arah diversifikasi bisnis perusahaan dan posisi terdepan di bidang infrastruktur keuangan baru. Bagi investor, tahun 2026 akan menjadi tahun penting untuk menguji keberhasilan transformasi Coinbase.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Hasil awal transformasi bisnis Coinbase! Goldman Sachs menaikkan peringkat menjadi "Beli", target harga $303
Wall Street investment bank Goldman Sachs resmi meningkatkan peringkat investasi Coinbase dari “Netral” menjadi “Beli”, dan menetapkan target harga saham sebesar 303 dolar AS. Berdasarkan laporan prospek industri terbaru Goldman Sachs untuk tahun 2026, peningkatan peringkat ini mencerminkan pengakuan pasar terhadap diversifikasi strategi Coinbase. Jika dihitung dari harga sekitar 225 dolar AS saat ini, potensi kenaikan mencapai 34%. Namun, Goldman Sachs menegaskan bahwa optimisme ini merupakan “penilaian selektif” dan bukan perubahan menyeluruh terhadap seluruh industri mata uang kripto.
Dari Perdagangan Tunggal ke Infrastruktur Beragam, Struktur Pendapatan Sangat Dioptimalkan
Coinbase sedang mempercepat langkah untuk melepaskan ketergantungan pada model bisnis berbasis “biaya transaksi” saja. Data menunjukkan, pangsa pendapatan dari layanan kustodian, staking, layanan berlangganan, dan “infrastruktur bisnis” lainnya telah meningkat dari kurang dari 5% lima tahun lalu menjadi 40% saat ini. Perubahan ini memiliki arti penting bagi investor—dibandingkan pendapatan dari perdagangan yang mudah dipengaruhi fluktuasi pasar, bisnis ini memiliki volatilitas lebih rendah, arus kas yang lebih stabil, dan lebih mampu mengikuti tren jangka panjang mata uang kripto menuju arus utama keuangan.
Karena struktur pendapatan yang dioptimalkan ini, Goldman Sachs percaya potensi pertumbuhan jangka panjang Coinbase menjadi lebih menarik. Perusahaan ini tidak lagi sekadar platform perdagangan, melainkan telah berkembang menjadi penyedia layanan infrastruktur keuangan lengkap.
Produk Baru Diluncurkan Bersamaan, Prospek Pasar dan Tokenisasi Aset Menarik
Faktor penting lain yang mendorong Goldman Sachs menaikkan peringkat adalah pengumuman serangkaian produk baru Coinbase baru-baru ini. Pada Desember tahun lalu, perusahaan mengumumkan ekspansi perdagangan saham AS, peluncuran pasar prediksi, derivatif, serta layanan perbankan dan keuangan yang lebih lengkap.
Analisis Goldman Sachs menyatakan bahwa pasar besar sedang berkembang di bidang pasar prediksi dan tokenisasi aset, tetapi keberhasilannya dalam menghasilkan pendapatan yang signifikan sangat bergantung pada skala dan likuiditas. Inilah keunggulan Coinbase dibandingkan pesaing—berkat basis pengguna yang besar, perusahaan memiliki peluang untuk merebut posisi awal di pasar baru ini.
Kompetisi Jangka Pendek Meningkat, Sensitivitas Suku Bunga Meningkat Menjadi Tantangan
Meskipun prospek terlihat cerah, Goldman Sachs tetap berhati-hati terhadap kinerja keuntungan jangka pendek Coinbase. Laporan menyebutkan bahwa seiring masuknya perusahaan sekuritas tradisional ke dalam bidang perdagangan mata uang kripto, serta perusahaan kripto asli yang aktif merambah saham, layanan perbankan, dan pembayaran, biaya akuisisi pelanggan (CAC) secara keseluruhan terus meningkat, memberikan tekanan struktural terhadap margin keuntungan.
Selain itu, perubahan lingkungan suku bunga juga semakin mempengaruhi model bisnis Coinbase. Goldman Sachs memperkirakan bahwa pada tahun 2026, margin laba EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) yang disesuaikan kemungkinan besar tidak akan mengalami ekspansi yang signifikan, dan secara keseluruhan mungkin tetap stabil atau mengalami tekanan.
Diversifikasi dan Transformasi, Coinbase Hadapi Tahun Kunci
Meskipun menghadapi tantangan kompetisi dan suku bunga dalam jangka pendek, Goldman Sachs tetap optimistis terhadap prospek jangka menengah dan panjang Coinbase, dan menetapkan target harga sebesar 303 dolar AS. Hal ini mencerminkan pengakuan pasar terhadap arah diversifikasi bisnis perusahaan dan posisi terdepan di bidang infrastruktur keuangan baru. Bagi investor, tahun 2026 akan menjadi tahun penting untuk menguji keberhasilan transformasi Coinbase.