Volatilitas terbaru di Emas dan Perak bukanlah sebuah kejatuhan—ini adalah "penyetelan yang sehat." Setelah puncak Januari 2026 ($5.600 Au / $120 Ag), pasar mengalami pembersihan yang keras namun diperlukan terhadap posisi leverage. 🔍 Mengapa Flash Crash Terjadi "Pembersihan" ini bukanlah kebetulan. Itu didorong oleh badai sempurna: Efek "Warsh": Penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua Fed menandai pergeseran menuju kebijakan hawkish, "Dolar Kuat," yang memicu pengambilan keuntungan besar-besaran. Tekanan Margin: Persyaratan margin CME Group yang lebih tinggi memaksa likuidasi, menyebabkan harga turun 10-15% dalam hitungan detik. 🚀 Tiga Pilar Pemulihan (#GoldAndSilverRebound) Emas telah merebut kembali level $5.000 dan Perak kembali di atas $85, didukung oleh: Tawaran Bank Sentral: Bank-bank di pasar berkembang tidak panik; mereka membeli saat harga turun, menganggap crash sebagai titik masuk strategis untuk cadangan non-dolar. Risiko Geopolitik: Dengan ketegangan AS-Iran dan meningkatnya tarif perdagangan, perdagangan "Safe Haven" kembali penuh semangat. Defisit Perak: Selain sebagai penyimpan nilai, peran Perak dalam AI, EV, dan teknologi Surya berarti produsen industri menimbun selama setiap penurunan harga. 📅 Outlook 2026 Institusi besar seperti Deutsche Bank dan UBS tidak mundur, mempertahankan target akhir tahun sebesar $6.000 untuk Emas. Pesan utamanya jelas: volatilitas menyaring "tangan lemah," tetapi kelangkaan fundamental tetap menjadi penggerak utama. Aturan Emas: Panik menjual; kesabaran menang. Selama ketidakpastian sistemik ada, Emas dan Perak akan mempertahankan otoritas moneter mereka.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
1 Suka
Hadiah
1
1
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Crypto_Exper
· 5jam yang lalu
Ikuti aku, saudara. Aku akan mengikuti kembali. Kita harus saling mendukung 🥰✅
#PartialGovernmentShutdownEnds 📈 Analisis: Kebangkitan "Bentuk-V" Logam Mulia
Volatilitas terbaru di Emas dan Perak bukanlah sebuah kejatuhan—ini adalah "penyetelan yang sehat." Setelah puncak Januari 2026 ($5.600 Au / $120 Ag), pasar mengalami pembersihan yang keras namun diperlukan terhadap posisi leverage.
🔍 Mengapa Flash Crash Terjadi
"Pembersihan" ini bukanlah kebetulan. Itu didorong oleh badai sempurna:
Efek "Warsh": Penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua Fed menandai pergeseran menuju kebijakan hawkish, "Dolar Kuat," yang memicu pengambilan keuntungan besar-besaran.
Tekanan Margin: Persyaratan margin CME Group yang lebih tinggi memaksa likuidasi, menyebabkan harga turun 10-15% dalam hitungan detik.
🚀 Tiga Pilar Pemulihan (#GoldAndSilverRebound)
Emas telah merebut kembali level $5.000 dan Perak kembali di atas $85, didukung oleh:
Tawaran Bank Sentral: Bank-bank di pasar berkembang tidak panik; mereka membeli saat harga turun, menganggap crash sebagai titik masuk strategis untuk cadangan non-dolar.
Risiko Geopolitik: Dengan ketegangan AS-Iran dan meningkatnya tarif perdagangan, perdagangan "Safe Haven" kembali penuh semangat.
Defisit Perak: Selain sebagai penyimpan nilai, peran Perak dalam AI, EV, dan teknologi Surya berarti produsen industri menimbun selama setiap penurunan harga.
📅 Outlook 2026
Institusi besar seperti Deutsche Bank dan UBS tidak mundur, mempertahankan target akhir tahun sebesar $6.000 untuk Emas. Pesan utamanya jelas: volatilitas menyaring "tangan lemah," tetapi kelangkaan fundamental tetap menjadi penggerak utama.
Aturan Emas: Panik menjual; kesabaran menang. Selama ketidakpastian sistemik ada, Emas dan Perak akan mempertahankan otoritas moneter mereka.