Lingkungan infrastruktur sosial sedang mengalami perubahan besar. Pada tanggal 21 Januari, Lens Protocol mengumumkan bahwa Mask Network akan menjadi host dan memimpin tahap berikutnya dari pengembangan proyek ini. Ini adalah keputusan strategis yang berfokus pada pengembangan solusi yang benar-benar digunakan oleh orang-orang setiap hari.
Perubahan dalam Manajemen dan Arah Baru
Lens Protocol tidak lagi hanya dikelola oleh tim aslinya. Proyek SocialFi ini menawarkan visi baru untuk masa depannya melalui kolaborasi dengan Mask Network. Di platform X, pendiri Aave, Stani Kulechov, membagikan rincian: “Tujuan kami adalah menyediakan infrastruktur sosial yang netral bagi para pengembang untuk membangun aplikasi tingkat konsumen yang benar-benar dapat menjangkau pengguna arus utama.”
Keputusan ini mencerminkan tujuan yang lebih dalam—bukan hanya melayani komunitas crypto, tetapi menciptakan platform yang praktis dan digunakan oleh khalayak yang lebih luas.
Lens Protocol: Dari Twitter ke Ethereum Menuju Aplikasi Konsumen yang Sebenarnya
Lens dimulai pada awal 2022 sebagai sebuah proyek untuk membangun platform terdesentralisasi mirip Twitter di blockchain Ethereum. Dalam waktu kurang dari satu tahun sejak diluncurkan di jaringan Polygon, infrastruktur utama on-chain-nya berkembang pesat.
Angka-angkanya berbicara: lebih dari 110.000 akun sosial aktif di platform ini, sementara ratusan aplikasi telah dibangun dalam ekosistemnya. Tetapi tantangan sebenarnya adalah menciptakan produk yang benar-benar digunakan dan penting dalam kehidupan sehari-hari pengguna.
Mask Network menyatakan dalam pernyataannya: “Tahap berikutnya bukan tentang menambah protocol. Ini tentang membangun solusi praktis, bersama dengan budaya yang kita bangun bersama dan komunitas yang benar-benar hidup.”
Strategi Mask Network dalam Ekosistem Sosial Terdesentralisasi
Mask Network tidak asing dalam bidang platform sosial terdesentralisasi. Pada 2022, perusahaan ini mengakuisisi server Mastodon terbesar kedua sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperluas ekosistem SocialFi. Langkah ini menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung infrastruktur sosial yang benar-benar terdesentralisasi.
Dengan mengadopsi Lens Protocol, Mask Network berjalan di jalur yang sudah dipetakan—menciptakan solusi yang tidak hanya canggih secara teknologi tetapi juga benar-benar digunakan dan penting dalam kehidupan orang-orang. Ini adalah pergeseran yang lebih dalam dari sekadar membangun infrastruktur menuju penciptaan pengalaman yang bermakna.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mask Network dan Panduan Baru Lens Protocol: Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan produk yang benar-benar digunakan dan bermanfaat bagi pengguna.
Lingkungan infrastruktur sosial sedang mengalami perubahan besar. Pada tanggal 21 Januari, Lens Protocol mengumumkan bahwa Mask Network akan menjadi host dan memimpin tahap berikutnya dari pengembangan proyek ini. Ini adalah keputusan strategis yang berfokus pada pengembangan solusi yang benar-benar digunakan oleh orang-orang setiap hari.
Perubahan dalam Manajemen dan Arah Baru
Lens Protocol tidak lagi hanya dikelola oleh tim aslinya. Proyek SocialFi ini menawarkan visi baru untuk masa depannya melalui kolaborasi dengan Mask Network. Di platform X, pendiri Aave, Stani Kulechov, membagikan rincian: “Tujuan kami adalah menyediakan infrastruktur sosial yang netral bagi para pengembang untuk membangun aplikasi tingkat konsumen yang benar-benar dapat menjangkau pengguna arus utama.”
Keputusan ini mencerminkan tujuan yang lebih dalam—bukan hanya melayani komunitas crypto, tetapi menciptakan platform yang praktis dan digunakan oleh khalayak yang lebih luas.
Lens Protocol: Dari Twitter ke Ethereum Menuju Aplikasi Konsumen yang Sebenarnya
Lens dimulai pada awal 2022 sebagai sebuah proyek untuk membangun platform terdesentralisasi mirip Twitter di blockchain Ethereum. Dalam waktu kurang dari satu tahun sejak diluncurkan di jaringan Polygon, infrastruktur utama on-chain-nya berkembang pesat.
Angka-angkanya berbicara: lebih dari 110.000 akun sosial aktif di platform ini, sementara ratusan aplikasi telah dibangun dalam ekosistemnya. Tetapi tantangan sebenarnya adalah menciptakan produk yang benar-benar digunakan dan penting dalam kehidupan sehari-hari pengguna.
Mask Network menyatakan dalam pernyataannya: “Tahap berikutnya bukan tentang menambah protocol. Ini tentang membangun solusi praktis, bersama dengan budaya yang kita bangun bersama dan komunitas yang benar-benar hidup.”
Strategi Mask Network dalam Ekosistem Sosial Terdesentralisasi
Mask Network tidak asing dalam bidang platform sosial terdesentralisasi. Pada 2022, perusahaan ini mengakuisisi server Mastodon terbesar kedua sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperluas ekosistem SocialFi. Langkah ini menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung infrastruktur sosial yang benar-benar terdesentralisasi.
Dengan mengadopsi Lens Protocol, Mask Network berjalan di jalur yang sudah dipetakan—menciptakan solusi yang tidak hanya canggih secara teknologi tetapi juga benar-benar digunakan dan penting dalam kehidupan orang-orang. Ini adalah pergeseran yang lebih dalam dari sekadar membangun infrastruktur menuju penciptaan pengalaman yang bermakna.