✨Hasil dari stablecoin mengacu pada pendapatan yang diperoleh dari cadangan di balik stablecoin atau berbagai strategi. 👉Berikut ringkasan yang jelas dan sederhana: 🔹1. Sumber Daya Dasar: Hasil Cadangan (Model Paling Umum) Stablecoin berbasis fiat seperti USDT dan USDC menyimpan cadangan dengan rasio 1:1 (biasanya berupa obligasi Treasury AS, surat utang pemerintah jangka pendek, perjanjian pembelian kembali, kas, dll.). Cadangan ini menghasilkan bunga (biasanya sekitar 3,5% – 5,5% dalam lingkungan tahun 2025-2026). Saat ini, hampir semua bunga ini diterima oleh penerbit (Tether, Circle, dll.) → tidak diteruskan ke pengguna. Ini adalah poin utama dari perdebatan: "Haruskah hasil ini didistribusikan kepada pengguna?" 🔹2. Cara Pengguna Saat Ini Mendapatkan Hasil Melalui DeFi → Peminjaman/memberikan likuiditas untuk stablecoin di platform seperti Aave, Compound, Curve → Hasil variabel antara 2% dan 12% (berisiko) Platform CeFi → Beberapa bursa seperti Binance, Coinbase, Kraken, dll., menawarkan hasil antara 1% dan 8% pada saldo stablecoin (tergantung strategi platform) Stablecoin berbunga/rebasing → Produk seperti OUSD, sDAI, USDY, USDe secara otomatis mencerminkan bunga cadangan atau strategi DeFi kepada pengguna (metode paling bersih) 🔹3. Perdebatan Besar di 2026 (White House & CLARITY Act / GENIUS Act) Bank mengatakan: "Jika stablecoin membayar hasil, deposito bank akan lari, volume pinjaman akan menurun, dan risiko sistemik akan meningkat." Sisi kripto mengatakan: “Membayar hasil meningkatkan penggunaan stablecoin, memperkuat dominasi dolar secara global, dan menguntungkan pengguna.” ✨Undang-Undang GENIUS saat ini (Undang-Undang 2025): Melarang langsung penerbit membayar hasil. 🤔Saat ini yang sedang dipertimbangkan: 🔸Haruskah tetap sepenuhnya dilarang? 🔸Haruskah hanya “hadiah berbasis aktivitas” (staking, penyediaan likuiditas, volume transaksi, dll.) diizinkan? 🔸Atau haruskah berbagi hasil dibuka kepada pengguna secara terkendali? ☕Singkatnya: Hasil stablecoin secara teknis ada, tetapi sebagian besar saat ini tetap berada di kantong penerbit. Keputusan yang akan diambil AS pada 2026 akan menentukan siapa yang mendapatkan bagian triliunan dolar. Menurutmu? 👉Haruskah hasil didistribusikan kepada pengguna, atau harus tetap sepenuhnya dilarang?
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#WhiteHouseTalksStablecoinYields
✨Hasil dari stablecoin mengacu pada pendapatan yang diperoleh dari cadangan di balik stablecoin atau berbagai strategi.
👉Berikut ringkasan yang jelas dan sederhana:
🔹1. Sumber Daya Dasar: Hasil Cadangan (Model Paling Umum)
Stablecoin berbasis fiat seperti USDT dan USDC menyimpan cadangan dengan rasio 1:1 (biasanya berupa obligasi Treasury AS, surat utang pemerintah jangka pendek, perjanjian pembelian kembali, kas, dll.).
Cadangan ini menghasilkan bunga (biasanya sekitar 3,5% – 5,5% dalam lingkungan tahun 2025-2026).
Saat ini, hampir semua bunga ini diterima oleh penerbit (Tether, Circle, dll.) → tidak diteruskan ke pengguna. Ini adalah poin utama dari perdebatan: "Haruskah hasil ini didistribusikan kepada pengguna?"
🔹2. Cara Pengguna Saat Ini Mendapatkan Hasil
Melalui DeFi → Peminjaman/memberikan likuiditas untuk stablecoin di platform seperti Aave, Compound, Curve → Hasil variabel antara 2% dan 12% (berisiko)
Platform CeFi → Beberapa bursa seperti Binance, Coinbase, Kraken, dll., menawarkan hasil antara 1% dan 8% pada saldo stablecoin (tergantung strategi platform)
Stablecoin berbunga/rebasing → Produk seperti OUSD, sDAI, USDY, USDe secara otomatis mencerminkan bunga cadangan atau strategi DeFi kepada pengguna (metode paling bersih)
🔹3. Perdebatan Besar di 2026 (White House & CLARITY Act / GENIUS Act)
Bank mengatakan: "Jika stablecoin membayar hasil, deposito bank akan lari, volume pinjaman akan menurun, dan risiko sistemik akan meningkat."
Sisi kripto mengatakan: “Membayar hasil meningkatkan penggunaan stablecoin, memperkuat dominasi dolar secara global, dan menguntungkan pengguna.”
✨Undang-Undang GENIUS saat ini (Undang-Undang 2025): Melarang langsung penerbit membayar hasil.
🤔Saat ini yang sedang dipertimbangkan:
🔸Haruskah tetap sepenuhnya dilarang?
🔸Haruskah hanya “hadiah berbasis aktivitas” (staking, penyediaan likuiditas, volume transaksi, dll.) diizinkan?
🔸Atau haruskah berbagi hasil dibuka kepada pengguna secara terkendali?
☕Singkatnya: Hasil stablecoin secara teknis ada, tetapi sebagian besar saat ini tetap berada di kantong penerbit. Keputusan yang akan diambil AS pada 2026 akan menentukan siapa yang mendapatkan bagian triliunan dolar. Menurutmu? 👉Haruskah hasil didistribusikan kepada pengguna, atau harus tetap sepenuhnya dilarang?