✨Di AS, inflasi perumahan terus menjadi salah satu komponen terberat dan paling bertahan lama dari Indeks Harga Konsumen (CPI). Menurut data Januari 2026 (yang dipublikasikan oleh BLS pada 13 Februari 2026), kategori perumahan memainkan peran penting dalam tren penurunan inflasi secara keseluruhan, tetapi tetap di atas inflasi secara umum.
✨Nilai-nilai ini menunjukkan bahwa meskipun biaya perumahan mendekati level terendah dalam empat tahun, mereka masih jauh di atas target 2% dari Fed. ✨Perumahan adalah komponen terbesar dari CPI inti → bahkan kenaikan tahunan sebesar 3% memainkan peran kunci dalam menurunkan inflasi inti menjadi 2,5%. Jika inflasi perumahan tetap berada di kisaran 2,5-3%, inflasi inti secara keseluruhan mungkin tidak mencapai target 2% dari Fed hingga akhir 2026 atau awal 2027. Inflasi jasa (tidak termasuk perumahan) masih sekitar 3% → kekakuan tetap ada karena kenaikan upah dan biaya jasa lainnya. ✨Perumahan tetap menjadi "benteng terakhir inflasi". Perlambatan ini positif, tetapi untuk disinflasi yang bertahan lama, kenaikan bulanan perlu turun ke kisaran 0,1-0,15%. #USCoreCPIHitsFour-YearLow
Lihat Asli
User_any
#USCoreCPIHitsFour-YearLow Di AS, CPI inti, tidak termasuk makanan dan energi, turun menjadi 2,5% secara tahunan menurut data Januari 2026. Ini adalah tingkat terendah yang terlihat sejak Maret 2021 dan merupakan angka terendah dalam sekitar empat tahun. Menurut laporan Departemen Tenaga Kerja AS (BLS) yang dirilis pada 13 Februari 2026: CPI headline meningkat sebesar 2,4% secara tahunan (diperkirakan sekitar 2,5%, dibandingkan 2,7% di bulan Desember). CPI inti meningkat sebesar 0,3% secara bulanan, sementara turun menjadi 2,5% secara tahunan (dari 2,6% bulan sebelumnya). Penurunan ini didorong oleh perlambatan biaya perumahan, penurunan harga energi (bensin -3,2%), dan kenaikan terbatas pada beberapa item makanan pokok. Pasar bereaksi positif terhadap data ini; hal ini diartikan sebagai sinyal bahwa The Fed mendekati target 2%. Beberapa analis mencatat bahwa meskipun data dirilis terlambat karena penutupan pemerintah, inflasi telah melambat, menciptakan ruang untuk pemotongan suku bunga. Namun, inflasi perumahan dan layanan tetap relatif tinggi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
✨Di AS, inflasi perumahan terus menjadi salah satu komponen terberat dan paling bertahan lama dari Indeks Harga Konsumen (CPI). Menurut data Januari 2026 (yang dipublikasikan oleh BLS pada 13 Februari 2026), kategori perumahan memainkan peran penting dalam tren penurunan inflasi secara keseluruhan, tetapi tetap di atas inflasi secara umum.
✨Nilai-nilai ini menunjukkan bahwa meskipun biaya perumahan mendekati level terendah dalam empat tahun, mereka masih jauh di atas target 2% dari Fed.
✨Perumahan adalah komponen terbesar dari CPI inti → bahkan kenaikan tahunan sebesar 3% memainkan peran kunci dalam menurunkan inflasi inti menjadi 2,5%. Jika inflasi perumahan tetap berada di kisaran 2,5-3%, inflasi inti secara keseluruhan mungkin tidak mencapai target 2% dari Fed hingga akhir 2026 atau awal 2027. Inflasi jasa (tidak termasuk perumahan) masih sekitar 3% → kekakuan tetap ada karena kenaikan upah dan biaya jasa lainnya. ✨Perumahan tetap menjadi "benteng terakhir inflasi". Perlambatan ini positif, tetapi untuk disinflasi yang bertahan lama, kenaikan bulanan perlu turun ke kisaran 0,1-0,15%.
#USCoreCPIHitsFour-YearLow
Di AS, CPI inti, tidak termasuk makanan dan energi, turun menjadi 2,5% secara tahunan menurut data Januari 2026. Ini adalah tingkat terendah yang terlihat sejak Maret 2021 dan merupakan angka terendah dalam sekitar empat tahun.
Menurut laporan Departemen Tenaga Kerja AS (BLS) yang dirilis pada 13 Februari 2026:
CPI headline meningkat sebesar 2,4% secara tahunan (diperkirakan sekitar 2,5%, dibandingkan 2,7% di bulan Desember).
CPI inti meningkat sebesar 0,3% secara bulanan, sementara turun menjadi 2,5% secara tahunan (dari 2,6% bulan sebelumnya).
Penurunan ini didorong oleh perlambatan biaya perumahan, penurunan harga energi (bensin -3,2%), dan kenaikan terbatas pada beberapa item makanan pokok.
Pasar bereaksi positif terhadap data ini; hal ini diartikan sebagai sinyal bahwa The Fed mendekati target 2%. Beberapa analis mencatat bahwa meskipun data dirilis terlambat karena penutupan pemerintah, inflasi telah melambat, menciptakan ruang untuk pemotongan suku bunga. Namun, inflasi perumahan dan layanan tetap relatif tinggi.