Front Baru dan Pengecualian dalam Perang Dagang Global Paket tarif ini menampilkan "proteksionisme selektif" yang lebih strategis dibandingkan implementasi sebelumnya. Menurut lembar fakta yang dirilis oleh Gedung Putih, sektor-sektor tertentu yang kritis telah sementara dikecualikan, dengan mempertimbangkan kebutuhan ekonomi AS: Mineral dan Energi Kritis: Keamanan pasokan diprioritaskan untuk bahan mentah yang penting bagi produksi semikonduktor dan transisi energi hijau. Farmasi dan Kesehatan: Pengecualian telah diberikan kepada produk medis tertentu untuk mencegah kerentanan rantai pasokan. Layanan dan Perangkat Lunak: Ekonomi digital dan sektor layanan saat ini tetap di luar hambatan bea cukai fisik ini. Sebaliknya, tekanan tetap pada tingkat tertinggi terhadap produk industri dan suku cadang otomotif yang berasal dari Kanada, Meksiko, dan Tiongkok, dengan tujuan melindungi produsen Amerika. Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Washington mengubah tarif ini dari "ancaman" menjadi "alat negosiasi." Di bawah visi "Zaman Keemasan Baru," perjanjian perdagangan timbal balik telah ditandatangani dengan negara-negara seperti Indonesia, Argentina, dan Bangladesh, yang meringankan beban tarif mereka. Sementara itu, Inggris dan Uni Eropa berada di ambang kritis antara mengaktifkan "perisai perdagangan" mereka sendiri dan mencari dasar baru untuk perjanjian dengan Washington. Proyeksi Ekonomi: Reshoring dan Keseimbangan Inflasi Meskipun analis pasar memprediksi bahwa langkah ini akan mendorong produksi domestik (reshoring) di pasar AS, dampak peningkatan biaya input impor terhadap harga konsumen tetap menjadi subjek perdebatan yang berkelanjutan. Strategi Gedung Putih didasarkan pada penggunaan pendapatan tarif baik untuk menutup defisit anggaran federal maupun untuk mengalirkannya kembali sebagai insentif bagi industri domestik. Bagaimana aset digital dan sistem pelacakan bea cukai berbasis blockchain akan mempercepat mekanisme pengawasan di era baru ini akan menjadi agenda teknis paling penting bagi dunia perdagangan hingga sisa tahun 2026.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
26 Suka
Hadiah
26
37
1
Bagikan
Komentar
0/400
xxx40xxx
· 16menit yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
xxx40xxx
· 16menit yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
xxx40xxx
· 16menit yang lalu
LFG 🔥
Balas0
CryptoRoyal
· 44menit yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
Crypto_Buzz_with_Alex
· 49menit yang lalu
Pos yang bagus, jarang melihat kejelasan seperti ini dan selamat Tahun Baru Imlek Kuda
#TrumpAnnouncesNewTariffs
Front Baru dan Pengecualian dalam Perang Dagang Global
Paket tarif ini menampilkan "proteksionisme selektif" yang lebih strategis dibandingkan implementasi sebelumnya. Menurut lembar fakta yang dirilis oleh Gedung Putih, sektor-sektor tertentu yang kritis telah sementara dikecualikan, dengan mempertimbangkan kebutuhan ekonomi AS:
Mineral dan Energi Kritis: Keamanan pasokan diprioritaskan untuk bahan mentah yang penting bagi produksi semikonduktor dan transisi energi hijau.
Farmasi dan Kesehatan: Pengecualian telah diberikan kepada produk medis tertentu untuk mencegah kerentanan rantai pasokan.
Layanan dan Perangkat Lunak: Ekonomi digital dan sektor layanan saat ini tetap di luar hambatan bea cukai fisik ini.
Sebaliknya, tekanan tetap pada tingkat tertinggi terhadap produk industri dan suku cadang otomotif yang berasal dari Kanada, Meksiko, dan Tiongkok, dengan tujuan melindungi produsen Amerika.
Perjanjian Perdagangan Timbal Balik
Washington mengubah tarif ini dari "ancaman" menjadi "alat negosiasi." Di bawah visi "Zaman Keemasan Baru," perjanjian perdagangan timbal balik telah ditandatangani dengan negara-negara seperti Indonesia, Argentina, dan Bangladesh, yang meringankan beban tarif mereka. Sementara itu, Inggris dan Uni Eropa berada di ambang kritis antara mengaktifkan "perisai perdagangan" mereka sendiri dan mencari dasar baru untuk perjanjian dengan Washington.
Proyeksi Ekonomi: Reshoring dan Keseimbangan Inflasi
Meskipun analis pasar memprediksi bahwa langkah ini akan mendorong produksi domestik (reshoring) di pasar AS, dampak peningkatan biaya input impor terhadap harga konsumen tetap menjadi subjek perdebatan yang berkelanjutan. Strategi Gedung Putih didasarkan pada penggunaan pendapatan tarif baik untuk menutup defisit anggaran federal maupun untuk mengalirkannya kembali sebagai insentif bagi industri domestik.
Bagaimana aset digital dan sistem pelacakan bea cukai berbasis blockchain akan mempercepat mekanisme pengawasan di era baru ini akan menjadi agenda teknis paling penting bagi dunia perdagangan hingga sisa tahun 2026.