Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Analisis Siller Mengungkap Risiko Tarif AS bagi Industri Meksiko
Gabriela Siller dari Banco Base telah mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak keputusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif IEEPA yang dikeluarkan oleh Presiden Donald Trump. Menurut laporan dari Jin10, Siller melihat bahwa putusan ini berpotensi merugikan Meksiko, khususnya karena status produk impor yang sebelumnya mendapat perlindungan di bawah USMCA kini menjadi tidak jelas posisinya.
Kekhawatiran Siller atas Arsitektur Tarif Berlapis
Meskipun keputusan Mahkamah Agung membatalkan tarif IEEPA, Trump tetap mempertahankan kebijakan tarif berdasarkan Bagian 232 dan Bagian 301 tanpa perubahan. Selanjutnya, pemerintahan akan melaksanakan tarif global sebesar 10% di bawah Bagian 122, yang akan diterapkan di samping mekanisme tarif yang sudah berlaku. Menurut Siller, kombinasi kebijakan ini akan menciptakan beban ganda bagi pengekspor Meksiko, dengan implikasi serius untuk sektor manufaktur dan pertanian negara tersebut.
Dampak Spesifik pada Produk Kunci Meksiko
Siller menunjukkan bahwa strategi tarif berlapis ini akan memiliki konsekuensi yang paling signifikan pada industri otomotif Meksiko. Tarif pada kendaraan berpotensi meningkat drastis hingga 35%, sementara produk logam Meksiko juga akan menghadapi tekanan serius dengan tarif baja mencapai 60% dan aluminium juga di level yang sama tinggi. Dampak ini tidak hanya akan mengurangi daya saing produk Meksiko di pasar Amerika, tetapi juga memaksa produsen lokal untuk merestrukturisasi model bisnis mereka.
Tantangan Renegosiasi USMCA di Tengah Kebijakan Tarif
Siller juga memperingatkan bahwa tinjauan dan kemungkinan renegosiasi perjanjian USMCA akan menjadi jauh lebih kompleks dalam konteks ketidakpastian tarif yang berkelanjutan. Fase baru dari dinamika perdagangan bilateral akan memerlukan strategi diplomasi yang lebih terukur untuk melindungi kepentingan ekonomi Meksiko. Kekhawatiran Siller mencerminkan realitas bahwa keputusan AS terhadap kebijakan tarif akan terus membentuk lanskap ekonomi regional untuk tahun-tahun mendatang.