Wall Street di Ethereum: Menghubungkan Keuangan Institusional dengan Revolusi On-Chain

Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan antara institusi tradisional dan Ethereum sebagai infrastruktur untuk masa depan keuangan mulai berkembang pesat. Di tengah perubahan yang terus berlangsung di lanskap kripto, bank dan perusahaan investasi tidak hanya mencoba—tetapi secara aktif masuk ke dalam ekosistem penyelesaian berbasis blockchain dan aset tokenized.

Transformasi ini serius dan bernilai. Data berbicara sendiri: aset dunia nyata yang ditokenisasi telah mencapai nilai pasar lebih dari $18,9 miliar, meningkat dari $5,6 miliar pada awal 2025. Momentum ini bukan kebetulan—ini adalah hasil langkah strategis dari perusahaan-perusahaan utama seperti Robinhood, BlackRock, dan Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC).

Hubungan yang Semakin Kuat: Institusi dan Pasar Tokenized

Hubungan utama ini dimulai dari sebuah ide sederhana: jika digitalisasi sekuritas dan penyelesaian di blockchain memungkinkan, mengapa tidak dilakukan dalam skala yang lebih besar?

Tom Lee, co-founder dan kepala riset Fundstrat Global Advisors, adalah salah satu suara utama yang menyampaikan visi jangka panjang. Menurut penelitiannya, dorongan institusional menuju Ethereum bukan hanya sekadar permainan spekulatif—ini adalah permainan infrastruktur strategis. Ia menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan utama berupaya men-tokenisasi sekuritas dan melakukan penyelesaian langsung di chain, yang akan menjadi bagian dari ekosistem keuangan digital jangka panjang.

Hubungan ini terlihat jelas dari inisiatif konkret. DTCC melaporkan rencana untuk men-tokenisasi sebagian sekuritas Treasury AS melalui Canton Network, sebuah layer yang menggunakan teknologi blockchain. Mengingat DTCC melakukan transaksi sekuritas sekitar $3,7 kuadriliun setiap tahun, setiap perubahan dalam infrastruktur penyelesaian mereka akan membawa perubahan fundamental dalam keuangan global.

Eksposur treasury perusahaan juga meningkat. BitMine Immersion Technologies, perusahaan yang berfokus pada Ethereum dan tertarik pada adopsi blockchain, melaporkan memegang 4.066.062 ETH—sebuah sinyal kepercayaan perusahaan yang semakin besar terhadap jaringan ini sebagai penyimpan nilai jangka panjang dan infrastruktur penyelesaian.

Ethereum sebagai Pusat Keuangan Tokenized: Mengapa Memimpin

Hubungan antara Ethereum dan keuangan tokenized bukan kebetulan. Jaringan ini telah menjadi pemain dominan dalam ekosistem ini.

Menurut data dari RWA.xyz, Ethereum menjadi host utama untuk sebagian besar aset dunia nyata yang ditokenisasi di blockchain publik. Pada akhir 2025, jaringan ini mendukung lebih dari $12 miliar RWA, melampaui BNB Chain, Solana, dan Arbitrum. Token utang Treasury AS merupakan segmen terbesar dengan $8,5 miliar, diikuti oleh komoditas yang ditokenisasi sebesar $3,4 miliar.

Jika melihat pasar stablecoin, hubungan ini bahkan lebih dalam. Sekitar $170 miliar stablecoin beredar di jaringan Ethereum, menjadikannya lapisan penyelesaian utama untuk transaksi on-chain berbasis dolar. Posisi ini sangat penting—di dunia di mana keuangan global semakin digital, jaringan yang mengendalikan jalur dolar akan mengendalikan leverage dalam ekosistem.

Data sejak 2025 menunjukkan pertumbuhan eksponensial. Pasar aset tokenized meningkat 237% dari $5,6 miliar menjadi $18,9 miliar. Ini bukan perkembangan yang lambat—ini adalah sinyal bahwa adopsi institusional berada di titik kritis.

Analis dan Risiko Bull Run serta Bull Trap

Namun, hubungan ini tidak selalu positif menurut semua analis.

Tom Lee memiliki keyakinan bullish: dia mengatakan Ether bisa mencapai level yang lebih tinggi “dalam beberapa tahun mendatang” seiring meningkatnya adopsi institusional. Kasus jangka panjangnya didasarkan pada peluang infrastruktur, bukan spekulasi—sebuah perbedaan penting.

Narasi Bitcoin pun serupa. Lee menyatakan bahwa Bitcoin harus dipandang sebagai true store of value, dengan potensi mencapai level yang lebih tinggi dalam jangka pendek hingga menengah. Pandangannya adalah bahwa pasar kripto didasarkan pada siklus adopsi fundamental, bukan hanya momentum trading.

Namun, tidak semua sepakat. Benjamin Cowen, analis yang memiliki platform besar di podcast Bankless, memiliki pandangan berbeda tentang dinamika Bitcoin dan Ethereum. Ia menyampaikan bahwa jika Bitcoin memasuki pasar bear yang berkepanjangan, Ethereum mungkin akan kesulitan tampil secara independen.

Lebih penting lagi—Cowen menyoroti kemungkinan bahwa Ethereum mencapai rekor tertinggi di $4,95K dari posisi saat ini bisa menjadi bull trap, sebuah sinyal yang harus diwaspadai trader.

Fundstrat Capital juga memproyeksikan skenario volatilitas di paruh pertama 2026, dengan kemungkinan Bitcoin turun 35% ke kisaran $60K-$65K, yang juga bisa menarik Ether ke level yang lebih rendah.

Dengan harga saat ini sekitar $2,08K—jauh dari puncaknya sebelumnya—hubungan antara adopsi institusional dan pergerakan harga menjadi semakin kompleks. Pasar telah memperhitungkan banyak ekspektasi. Pertanyaannya adalah apakah adopsi fundamental ini cukup berkelanjutan untuk mendukung valuasi yang lebih tinggi, atau hanya siklus spekulatif dengan jalur terbatas.

Seiring hubungan Wall Street dan infrastruktur Ethereum terus berkembang, faktor penentu akan menjadi apakah revolusi keuangan tokenized ini akan menjadi pendorong pertumbuhan berkelanjutan atau tren sementara—dan bagaimana hal ini dapat terlepas dari siklus pasar kripto yang lebih luas.

ETH-4,84%
BTC-4,21%
BNB-2,96%
SOL-5,02%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan