Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#GoldAndSilverRally
Permintaan Safe-Haven Mendorong Logam Mulia Lebih Tinggi di Maret 2026
Pasar keuangan global menyaksikan lonjakan kuat lainnya dalam logam mulia saat emas dan perak melanjutkan momentum kenaikan yang kuat di awal Maret 2026. Ketegangan geopolitik yang meningkat, ketidakpastian ekonomi, dan permintaan institusional yang kuat telah mendorong investor ke aset safe-haven tradisional.
Per 6 Maret, emas spot diperdagangkan mendekati $5.400 per ons, mempertahankan posisi kuat di atas level psikologis $5.000 yang sebelumnya ditembus awal tahun ini. Sementara itu, perak telah melonjak menuju $95–$96 per ons, menjadikannya salah satu aset berkinerja terbaik tahun ini dengan kenaikan mendekati 60% sejak Januari.
Salah satu katalis utama di balik rally ini adalah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konfrontasi yang semakin meningkat antara Israel dan Iran, termasuk serangan drone terbaru dan respons balasan, telah mengguncang kepercayaan investor terhadap aset risiko. Dalam masa ketidakstabilan global, modal biasanya beralih ke logam mulia, yang secara historis berfungsi sebagai penyimpan nilai dan perlindungan terhadap volatilitas pasar.
Sebagai contoh, setelah laporan baru tentang eskalasi regional awal bulan ini, emas melonjak hampir 1,5% dalam satu sesi perdagangan, sementara perak juga naik menuju level tertinggi tahunan baru. Pergerakan ini menyoroti seberapa cepat permintaan safe-haven dapat menggerakkan pasar saat risiko geopolitik meningkat.
Selain geopolitik, kekuatan makro-ekonomi juga memainkan peran utama. Bank sentral di seluruh dunia telah secara agresif mengakumulasi cadangan emas selama setahun terakhir. Pembelian berskala besar ini mencerminkan kekhawatiran tentang stabilitas mata uang, terutama kekuatan jangka panjang dolar AS dan harapan bahwa Federal Reserve akhirnya akan beralih ke kebijakan moneter yang lebih akomodatif.
Pada saat yang sama, perak mendapatkan manfaat dari permintaan industri yang kuat. Penggunaannya dalam teknologi energi terbarukan, terutama panel surya, serta elektronik dan kendaraan listrik, telah menciptakan lingkungan pasokan yang ketat. Kombinasi permintaan investasi dan konsumsi industri ini memberikan momentum tambahan bagi perak dibandingkan emas.
Data pasar terbaru menyoroti kekuatan ini. Emas telah rebound lebih dari 5% dari penurunan Februari, merebut kembali level di atas $5.200 dan mendorong ke level tertinggi baru lagi. Perak bahkan lebih agresif, mencatat kenaikan persentase dua digit dalam beberapa minggu terakhir dan secara konsisten mengungguli banyak komoditas lainnya.
Namun, meskipun tren bullish, volatilitas tetap menjadi bagian dari gambaran. Logam mulia sempat mengalami penarikan singkat saat dolar AS menguat minggu lalu, mengingatkan trader bahwa pergerakan mata uang dan ekspektasi suku bunga masih sangat memengaruhi pasar.
Melihat ke depan, analis percaya bahwa jika ketegangan geopolitik tetap tinggi dan permintaan bank sentral berlanjut, emas bisa menantang kisaran $5.500–$6.000, sementara perak mungkin berusaha mendorong ke $100 penghalang psikologis dalam beberapa bulan mendatang.
Bagi investor dan trader, rally saat ini menegaskan pola yang sudah dikenal: selama kondisi global yang tidak pasti, emas dan perak sering kembali ke peran mereka sebagai safe haven keuangan. Seiring berjalannya Maret, pasar akan memantau secara ketat perkembangan geopolitik, kebijakan bank sentral, dan permintaan industri untuk menentukan apakah lonjakan logam mulia ini masih memiliki ruang untuk berlanjut.