Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#CryptoMarketsDipSlightly 1. Pasar Minyak: Faktor "Selat Hormuz"
Minyak mentah memang telah melonjak. Minyak Brent naik sekitar 17% sejak awal konflik, diperdagangkan di atas $85 per barel. Pendorong utama bukan hanya serangan itu sendiri, tetapi penghentian lalu lintas yang efektif melalui Selat Hormuz, yang mengelola sekitar 20% dari minyak dan LNG dunia.
2. Pasar Saham: Divergensi Regional
Sementara ekuitas global bergejolak, dampaknya tidak merata:
Asia: Pasar di negara-negara pengimpor energi paling terpukul. Misalnya, KOSPI Korea Selatan baru-baru ini mengalami salah satu penurunan terbesar dalam satu sesi dalam sejarah.
Wall Street: S&P 500 menunjukkan ketahanan yang mengejutkan, turun kurang dari 1% di minggu pertama Maret, meskipun sektor pertahanan dan energi mengungguli.
3. Aset Safe-Haven: Perjalanan Sejarah Emas
Catatan Anda tentang emas sangat tepat. Harga logam mulia telah melonjak tajam, dengan beberapa analis di J.P. Morgan memperkirakan harga emas akan mendekati $5.000/oz pada akhir 2026 jika konflik berlanjut berkepanjangan. Dolar AS juga menarik permintaan safe-haven yang kuat, meskipun ini menciptakan "pedang bermata dua" bagi pasar negara berkembang.
4. Risiko Ekonomi yang Lebih Luas
Retorika "penyerahan tanpa syarat" yang saat ini datang dari Gedung Putih menunjukkan bahwa ini mungkin bukan lonjakan sementara. Investor kini memperhitungkan inflasi yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, yang menyebabkan banyak dari mereka mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve di tahun 2026.