Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Futures Adalah Apa Dan Cara Mengelola Risiko Secara Efektif Untuk Pemula
Apakah Anda pernah bertanya-tanya apa itu futures dan mengapa itu sangat berbahaya? Ini adalah pertanyaan yang dihadapi oleh sebagian besar pemula yang baru terjun ke perdagangan cryptocurrency. Perdagangan futures bukan sekadar alat biasa, melainkan bentuk perdagangan yang menggunakan modal pinjaman (leverage) di platform crypto. Hampir 100% platform perdagangan menyediakan fitur ini untuk mata uang digital, meskipun tidak semua coin terdaftar dalam futures.
Memahami Futures dan Mekanisme Perdagangan Leverage
Apa itu futures? Singkatnya, ini adalah bentuk order berdasarkan prediksi arah harga pasar. Anda akan memilih dua arah: Long (memperkirakan harga akan naik) atau Short (memperkirakan harga akan turun). Jika prediksi Anda benar, Anda akan mendapatkan keuntungan; jika salah, Anda akan mengalami kerugian.
Perbedaan utama futures dengan perdagangan spot adalah penggunaan leverage. Bayangkan Anda hanya punya 1 USD tetapi ingin trading 100 USD — leverage x100 akan meminjamkan Anda tambahan 99 USD. Namun, ini juga merupakan sumber bahaya terbesar, terutama bagi pemula yang baru belajar trading long short dan belum berpengalaman.
Kesalahan Umum yang Mengakibatkan Kehilangan Seluruh Modal
Apa yang terjadi jika Anda salah membaca arah harga? Ketika prediksi Anda salah dan kerugian menumpuk hingga batas modal awal, platform akan memaksa menutup posisi Anda — ini disebut likuidasi. Saat itu, Anda akan kehilangan seluruh dana pokok 100%.
Banyak pemula yang melakukan kesalahan dengan menggunakan leverage terlalu tinggi sejak awal. Leverage maksimum yang disediakan platform bisa sampai x100, tetapi ini tidak berarti Anda harus menggunakan level setinggi itu. Tidak jarang trader bangun dan mendapatkan notifikasi likuidasi saat mereka masih tidur.
Strategi Manajemen Risiko dari Pengalaman Nyata
Agar terhindar dari nasib buruk tersebut, Anda perlu memahami dua alat penting: SL (Stop Loss — titik batas kerugian) dan TP (Take Profit — titik ambil keuntungan). Hampir semua platform menyediakan fitur otomatis yang memungkinkan Anda mengatur level ini sebelum memasang order. Ini adalah cara membatasi kerugian dan melindungi keuntungan Anda.
Berdasarkan pengalaman nyata, berikut adalah prinsip manajemen risiko yang dirangkum dari waktu ke waktu:
Dengan BTC: Gunakan leverage maksimal x5 ke bawah. BTC sangat volatil, sehingga leverage yang lebih rendah akan membantu Anda menahan fluktuasi ekstrem.
Dengan ETH dan Alt Coin: Leverage x3 ke bawah lebih aman. Coin yang lebih kecil biasanya memiliki volatilitas yang lebih tinggi daripada BTC.
Bagi modal dan distribusikan secara bertahap: Alih-alih menginvestasikan seluruh modal dalam satu posisi, bagi menjadi beberapa posisi kecil. Ini meningkatkan peluang Anda untuk menahan fluktuasi sementara tanpa langsung terkena likuidasi.
Perhatikan titik likuidasi: Usahakan menempatkan titik likuidasi sejauh mungkin dari posisi saat ini. Jarak ini membantu Anda menghindari likuidasi “kebetulan” akibat fluktuasi jangka pendek.
Kesimpulan: Konten ini hanya bersifat referensi berdasarkan pengalaman pribadi, bukan nasihat investasi. Sebelum memulai trading futures, pastikan Anda memahami risiko terkait dan selalu miliki rencana manajemen risiko yang lengkap.