Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Harga emas turun di tengah ketegangan AS-Iran......Perubahan situasi internasional adalah variabel inti
Dipengaruhi oleh perubahan situasi internasional, pergerakan harga emas mengalami fluktuasi yang tidak terduga. Baru-baru ini, kabar tentang perang yang dipicu oleh serangan pendahuluan dari AS dan Israel terhadap Iran memberikan dampak besar pada pasar, menyebabkan harga emas yang sempat melonjak kembali turun ke level sebelum perang.
Menurut data dari Korea Exchange tanggal 17, harga emas domestik di pasar emas KRX ditutup pada 23.9550 won Korea per gram, menunjukkan tren penurunan sejak awal konflik. Pada saat yang sama, harga emas internasional juga mengalami volatilitas besar, dari USD 5.193,39 per ons pada tanggal 27 bulan lalu, yang sempat melonjak menjadi USD 5.380,11 setelah perang, kini kembali turun ke USD 5.011,95. Penurunan ini dianggap sebagai hasil dari kombinasi faktor seperti kenaikan harga minyak dunia yang memicu fluktuasi harga barang, kekhawatiran terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve, dan faktor lainnya.
Perlu dicatat bahwa Iran memilih menerapkan strategi pengendalian selektif di Selat Hormuz daripada melakukan blokade total, sehingga pasar kembali berharap agar situasi terburuk dapat dihindari. Isyarat positif ini mempengaruhi pasar keuangan, dan analis berpendapat bahwa preferensi terhadap aset lindung nilai seperti emas yang muncul di awal perang akibat ketidakpastian telah mengalami penyesuaian.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump meminta negara-negara sekutu untuk meningkatkan pengiriman pasukan ke Selat Hormuz dalam situasi yang tidak stabil di Timur Tengah. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk menurunkan volatilitas harga minyak internasional dan mengurangi ketidakpastian politik. Ia secara langsung meminta negara-negara seperti Korea Selatan, China, dan Jepang untuk mengirim kapal perang, menekankan pentingnya kerjasama internasional.
Pergerakan harga emas di masa depan sangat bergantung pada perkembangan situasi internasional, terutama terkait dengan situasi di Iran dan Amerika Serikat di Timur Tengah. Selain itu, kebijakan suku bunga dari Federal Reserve dan bank sentral utama negara-negara juga diperkirakan akan menjadi variabel penting. Kombinasi faktor-faktor ini diperkirakan akan terus mempengaruhi harga emas.