Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Konflik Militer Israel-Iran Memicu Situasi Darurat di Pasar Energi Timur Tengah
Konflik militer antara Israel dan Iran menyebar ke seluruh wilayah Timur Tengah, menyebabkan harga energi internasional melonjak secara tajam. Serangan Israel menyebabkan kerusakan pada ladang gas utama Iran, dan Iran kemudian menyerang fasilitas produksi gas alam cair utama Qatar sebagai bentuk balasan.
Konflik militer secara penuh dimulai dengan serangan udara Israel terhadap ladang gas terbesar Iran, South Pars, serta fasilitas pemurnian gas di barat daya Iran, Asaluyeh. Sebagai balasan, Iran menyerang fasilitas gas di wilayah Ras Laffan Qatar dan menyebabkan kerusakan serius. Serangan semacam ini mengancam fasilitas energi di Timur Tengah dan memberikan dampak besar pada pasar energi internasional.
Pada hari itu, harga kontrak berjangka minyak mentah Brent di London ICE benar-benar melonjak. Harga per barel melewati $119, mendekati level tertinggi sejak 2022. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga menunjukkan tren kenaikan tajam melewati $100, meskipun kemudian mengalami penyesuaian harga kecil. Dalam ketegangan internasional, harga gas alam Eropa juga meningkat secara signifikan.
Kenaikan harga energi ini sangat terkait dengan ketidakstabilan di Timur Tengah. Karena konflik dengan Iran, fasilitas energi di negara-negara utama Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Qatar mengalami serangan langsung, menyebabkan pasar menjadi tidak stabil. Jika konflik militer ini berlangsung dalam jangka panjang, ketidakseimbangan pasokan dan permintaan energi diperkirakan akan semakin memburuk.
Para ahli energi khawatir situasi ini bisa berlangsung lama dan memprediksi bahwa perbaikan fasilitas energi utama tidak mudah dilakukan. Bahkan setelah perang berakhir dan normalisasi kembali, dibutuhkan waktu yang cukup lama, yang berpotensi memberikan dampak berkelanjutan pada pasar energi internasional. Volatilitas pasar energi ini dapat menimbulkan reaksi berantai yang luas terhadap ekonomi global, sehingga penting untuk memantau perkembangan situasi secara ketat.