Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pasar saham domestik, diprediksi turun karena peningkatan penjualan pendek...Pasar ETF juga mengalami fluktuasi yang tajam
Perang antara Amerika Serikat dan Iran memasuki minggu keempat, menunjukkan tanda-tanda berkepanjangan, dan pasar saham Korea menunjukkan adanya arus dana short selling.
Menurut data terbaru dari Asosiasi Investasi Keuangan, saldo transaksi pinjaman saham yang dianggap sebagai sinyal prediksi penurunan pasar saham terus meningkat. Transaksi pinjaman saham ini dilakukan oleh investor institusional yang meminjamkan saham kepada investor lain setelah mengenakan biaya tertentu kepada pemegang saham jangka panjang, dan biasanya dipandang sebagai indikator awal untuk short selling. Short selling adalah strategi menjual saham yang dipinjam terlebih dahulu, kemudian membeli kembali dengan harga lebih rendah saat harga saham turun, digunakan saat diperkirakan harga saham akan menurun.
Berdasarkan data dari Bursa Korea, khususnya saldo short selling dari indeks saham komprehensif Korea mencapai 15,370,4 miliar won pada tanggal 16, mencatat rekor tertinggi, dan keesokan harinya tetap berada pada level yang hampir sama. Samsung Electronics dan SK Hynix menempati posisi teratas dalam saldo transaksi pinjaman saham, yang mengindikasikan bahwa harga saham terkait kemungkinan akan terus menurun. Tren ini dapat dilihat sebagai bagian dari persiapan untuk menanggapi ketidakstabilan pasar energi yang disebabkan oleh perang.
Selain itu, pasar dana ETF juga menunjukkan volatilitas. Investor individu menunjukkan tren yang jelas dengan membeli produk invers yang bertaruh pada penurunan indeks. Khususnya, ETF KODEX 200 Futures Inverse 2x mendapatkan banyak pembelian dari investor individu, mencerminkan strategi mencari keuntungan dua kali lipat saat indeks turun. Sebaliknya, produk leverage yang bertaruh pada kenaikan indeks, KODEX Leverage ETF, menunjukkan tren penjualan.
Dalam konteks ini, para ahli berpendapat bahwa pandangan pasar saham menjadi lebih beragam. Sebagian investor mempersiapkan diri untuk penurunan, sementara yang lain melihat ini sebagai peluang untuk membeli saat harga rendah. Para ahli memprediksi bahwa dalam jangka panjang, pasar saham setelah mengalami fluktuasi mungkin akan menunjukkan kenaikan yang lebih cepat.