Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pound sterling dalam penurunan: tiga guncangan yang membebani mata uang Inggris
Poundsterling menghadapi masa sulit, mencatat level terendah dalam dua setengah bulan terhadap dolar AS. Penurunan ini bukan disebabkan oleh satu faktor saja, melainkan oleh konvergensi beberapa faktor yang melemahkan kepercayaan investor terhadap mata uang Inggris.
Meningkatnya ketegangan geopolitik: saat ketidakstabilan global menekan minat risiko
Peningkatan ketegangan militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran menjadi faktor utama yang mengganggu. Menurut data dari Jin10, situasi geopolitik yang tegang ini memicu perubahan besar di kalangan investor: minat terhadap aset berisiko melonjak. George Vessey, analis dari Convera, mengonfirmasi tren ini dalam karya terbarunya. Ia menekankan bahwa saat ketakutan terhadap risiko meningkat, penjualan besar mata uang seperti poundsterling menjadi tak terhindarkan, karena investor beralih ke aset yang lebih aman, terutama dolar AS.
Indikator ekonomi Inggris yang mengecewakan dan harapan penurunan suku bunga
Situasi semakin suram dengan kinerja ekonomi Inggris yang terbaru. Data terbaru menunjukkan perlambatan aktivitas ekonomi, memicu spekulasi pasar tentang kemungkinan penurunan suku bunga acuan Bank of England. Harapan akan langkah pelonggaran moneter ini menambah tekanan pada poundsterling, karena suku bunga yang lebih rendah biasanya membuat mata uang menjadi kurang menarik bagi investor yang mencari hasil.
Ketidakstabilan politik memperumit diagnosis
Selain tantangan makroekonomi, ada faktor politik internal yang memperburuk situasi. Partai Buruh, yang saat ini berkuasa di Inggris, mengalami kekalahan dalam pemilihan daerah khusus baru-baru ini. Peristiwa ini meningkatkan ketidakpastian politik dan melemahkan stabilitas pemerintahan Inggris yang dipersepsikan. Ketidakstabilan politik ini semakin membuka peluang bagi poundsterling untuk terpengaruh oleh fluktuasi pasar, karena investor internasional mulai mengurangi posisi mereka saat kepercayaan terhadap institusi nasional goyah.
Konvergensi: tiga faktor, satu mata uang yang melemah
Interaksi dari ketiga elemen ini — ketegangan geopolitik global, kelemahan ekonomi domestik, dan ketidakstabilan politik — menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat bagi poundsterling. Setiap faktor memperkuat dampak dari yang lain, membentuk lingkaran setan yang secara signifikan menekan nilai mata uang Inggris.