Saya baru-baru ini menyadari bahwa Robert Kiyosaki kembali membahas poin yang sangat sensitif di pasar. Investor ini yang sebelumnya menimbulkan banyak perdebatan melalui buku terkenalnya kini fokus pada satu ide: keruntuhan bukanlah bencana, melainkan peluang.



Yang menarik, dia mengacu pada peringatan lama dari bukunya "Rich Dad's Prophecy" yang diterbitkan pada tahun 2013, di mana dia memprediksi keruntuhan terbesar dalam sejarah pasar saham. Kiyosaki percaya bahwa keruntuhan ini kini semakin dekat.

Yang benar-benar menarik perhatian adalah strategi pribadinya. Dia menyimpan apa yang disebutnya "emas dan perak asli" selain mata uang kripto. Tapi yang terpenting, dia terus membeli Bitcoin setiap kali harganya turun. Mengapa? Karena pasokan terbatas pada 21 juta unit saja, dan jumlah yang beredar sudah mendekati batas maksimum ini.

Logika ini mencerminkan pandangan dasar Robert Kiyosaki: periode kepanikan dan penurunan harga bukan saatnya takut, melainkan saatnya membeli secara cerdas. Mereka yang sudah mempersiapkan diri sebelumnya bisa meraih keuntungan besar, sementara yang tidak siap bisa mengalami kerugian besar.

Pesan yang jelas: keruntuhan pasar berarti menawarkan aset berharga dengan harga murah. Inilah yang menurut Kiyosaki harus dipahami dan dipersiapkan oleh investor, bukan ditakuti. Fluktuasi saat ini di Bitcoin dan Ethereum mungkin menjadi awal dari peluang yang dia tunggu.

Bitcoin saat ini di 67,70 dolar per seribu, dan Ethereum di 2,07 ribu dolar, keduanya menunjukkan sedikit kenaikan. Tapi pertanyaan terbesar: apakah ini awal dari apa yang diperingatkan oleh Robert Kiyosaki?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan