Saya memperhatikan tren menarik di pasar — penetapan harga bitcoin secara bertahap beralih ke kendali platform keuangan tradisional. Dulu mata uang kripto diposisikan sebagai antitesis dari Wall Street, tetapi sekarang semuanya berubah ke arah sebaliknya.



Semua dimulai dengan munculnya ETF spot bitcoin. Sekarang investor institusional memiliki cara yang nyaman untuk masuk ke aset ini tanpa harus berurusan dengan bursa kripto. Tapi ini baru permulaan. Instrumen derivatif — opsi dan futures berbasis ETF ini — mulai bersaing dengan volume perdagangan spot, bahkan kadang-kadang melampaui mereka.

CME Group menjadi pusat perhatian. Saat ini, platform ini memimpin dalam hal open interest pada futures BTC yang diatur. Kontrak-kontraknya melayani sebagian besar lindung nilai terkait ETF spot Amerika. Tapi perubahan utama masih akan datang — CME berencana meluncurkan perdagangan kripto derivatif 24 jam. Ini akan menghilangkan keunggulan terakhir dari bursa kripto.

Mengapa ini penting? Dulu perdagangan di CME berhenti saat akhir pekan, yang menciptakan apa yang disebut “celah CME”. Bursa luar negeri tetap beroperasi, dan muncul peluang arbitrase antara harga. Institusi harus memilih menggunakan ETF atau menghindari posisi selama akhir pekan. Perdagangan 24 jam akan menutup celah ini dan menjadikan pasar yang diatur sebagai standar bagi para alokator besar.

Carl Naim dari XBTO menjelaskannya secara sederhana: hedge fund tradisional dan pengelola aset lebih suka memperdagangkan instrumen yang mereka pahami, tanpa harus mengubah teknologi atau sinyal perdagangan. Mengapa mereka harus mengambil risiko kontra pihak pada organisasi yang tidak teruji, jika ada alternatif yang diatur?

Ini mencerminkan perubahan yang lebih mendalam tentang bagaimana modal masuk ke bitcoin. Dulu ini adalah gerakan dari bawah ke atas — trader ritel mencari alternatif dari Wall Street. Sekarang, para pemain institusional yang memimpin. Dana berdaulat, investor besar — mereka memilih apa yang mereka kenal. Dan spekulasi ini tidak lagi hanya tentang aset kripto tertentu, tetapi tentang instrumen makroekonomi yang dinilai bersamaan dengan saham dan komoditas.

Naim menyoroti ironi situasi ini: bitcoin dulu sepenuhnya tentang desentralisasi, tetapi seiring pertumbuhan modal institusional, infrastruktur di sekitar aset menjadi semakin terpusat. Likuiditas terkonsolidasi di dalam lembaga kliring yang diatur.

Apa yang terjadi dengan harga? BTC dipertahankan di atas $74 000 di tengah kembalinya selera risiko global. Indeks Asia dan S&P 500 memulihkan kerugian terkait ketegangan geopolitik. Aliran masuk ke ETF spot bitcoin AS tetap kuat — volume total telah melebihi $56 miliar.

Dalam paradigma baru ini, bitcoin berperilaku lebih sedikit sebagai aset kripto dan lebih sebagai instrumen keuangan yang dikendalikan oleh kekuatan yang sama yang menggerakkan pasar tradisional. Ini berarti bahwa tren jangka pendek semakin mencerminkan sentimen risiko global, bukan fluktuasi harian komunitas kripto.
BTC0,74%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan