Baru saja mengikuti postingan terbaru Vitalik tentang salah satu kisah donasi paling liar di dunia kripto, dan jujur saja cukup menarik bagaimana sebuah meme coin secara tidak sengaja menjadi gudang perang kebijakan bernilai miliaran dolar.



Jadi pada tahun 2021, pencipta Shiba Inu secara harfiah melakukan airdrop sejumlah besar token SHIB ke dompet Vitalik tanpa meminta—hanya permainan pemasaran, kan? Mereka berpikir menuliskan "Vitalik memiliki setengah pasokan kami" dalam materi mereka akan menaikkan harga. Tapi token tersebut benar-benar melonjak hingga lebih dari $1 miliar dolar nilainya, dan Vitalik hanya ingin keluar sebelum semuanya runtuh.

Proses likuidasi berlangsung kacau dalam cara terbaik. Dia menelepon ibu tiri di Kanada, memintanya membaca kunci pribadi 78 digit dari lemari pakaiannya, menggabungkannya dengan angka lain dari ranselnya. Sangat sesuai dengan citra awal crypto, jujur saja. Dia berhasil menjual sebagian untuk ETH dan menyumbangkan $50 juta dolar ke GiveWell, tapi masih terlalu banyak SHIB yang tersisa.

Jadi dia membagi sisanya menjadi dua bagian. Satu bagian disalurkan ke CryptoRelief untuk infrastruktur medis di India dan penelitian pribadinya. Bagian lainnya disalurkan ke Future of Life Institute, sebuah organisasi yang fokus pada risiko eksistensial. FLI memperkirakan akan mencairkan sekitar $10-25 juta mengingat likuiditas shiba yang sangat tipis saat itu. Mereka akhirnya melikuidasi sekitar $500 juta dolar. Itu adalah keberuntungan yang bisa mengubah sebuah organisasi.

Tapi di sinilah bagian yang menarik. FLI beralih keras ke kampanye politik dan budaya yang agresif tentang kebijakan AI, yang sebenarnya bukan yang diinginkan Vitalik. Sekarang dia secara terbuka mempertanyakan bagaimana donasi tak sengaja itu digunakan.

Kekhawatirannya cukup jelas: aksi politik besar yang terkoordinasi dengan dana besar cenderung berbalik arah. Dia menunjukkan bahwa strategi yang berfokus pada regulasi sering kali hanya menciptakan pengecualian untuk organisasi keamanan nasional, yang kadang malah menjadi sumber risiko itu sendiri. Dia khawatir trajektori ini akan berujung pada "larang AI sumber terbuka" dan kemudian "biarkan satu perusahaan mendominasi secara global," yang terdengar otoriter dan rapuh.

Namun demikian, dia terinspirasi oleh beberapa karya terbaru FLI, seperti deklarasi "pro-manusia AI" yang lintas ideologi yang tampaknya menyatukan konservatif, progresif, dan libertarian di berbagai wilayah.

Seluruh cerita ini mengingatkan kita betapa tidak terduganya aliran kekayaan kripto. Sebuah koin anjing yang tidak dianggap serius malah menciptakan acara filantropi bernilai miliaran dolar, dan sekarang Vitalik mempertanyakan bagaimana setengah dari dana tersebut digunakan. Dia berbagi kekhawatirannya secara pribadi dengan FLI sebelum mengumumkannya secara publik, tetapi ketegangan mendasar tetap ada: dia mendanai sebuah organisasi yang berbelok dari apa yang dia percayai.

Benar-benar salah satu kisah yang menunjukkan bagaimana token shiba dan meme coin lainnya bisa memiliki dampak nyata yang besar, untuk lebih baik atau lebih buruk.
SHIB2,09%
ETH1,67%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan