Belakangan ini selalu ada yang bertanya kepada saya: Mengapa data di chain terlihat "terhenti sejenak", padahal blok-blok sudah keluar. Singkatnya, yang kamu lihat bukanlah inti dari chain-nya sendiri, melainkan sekumpulan perantara: indeksator/Subgraph/RPC. Indeksator harus sinkronisasi, parsing, dan masuk ke database, Subgraph juga harus menyusun tabel sesuai dengan event yang kamu definisikan; di sisi RPC lebih nyata, saat pembatasan lalu lintas datang, antrean pun terbentuk, paling ringan hanya lambat beberapa detik, paling parah langsung muncul error… Kamu kira chain-nya berhenti, padahal sebenarnya kamu sedang menunggu "terjemahan".



Jadi akhir-akhir ini saya juga bisa memahami keluhan seperti "sistem label tertentu sangat tertinggal/berpotensi menyesatkan", meskipun alat data semakin canggih, dasar-dasarnya tetap sampling + pengolahan, kecepatan dan cakupan bisa mempengaruhi persepsi. Bagaimanapun, saya sekarang sudah terbiasa: tindakan penting tidak hanya dilihat dari satu panel, buka dua sumber sekaligus untuk membandingkan, jika lambat ya tunggu saja, jangan sampai ketakutan karena jeda sesaat membuat tangan gemetar. Dalam jangka panjang, hal ini benar-benar bergantung pada kebiasaan, bukan bakat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan