Tether menunjukkan pergerakan besar di pasar emas. Menurut laporan Jeffries, pada kuartal ketiga tahun 2025, total emas yang dimiliki Tether mencapai 116 ton. Rinciannya adalah 12 ton untuk mendukung token XAUt, dan 104 ton untuk mendukung USDT.



Yang perlu diperhatikan di sini adalah percepatan laju pembelian. Hanya di kuartal ketiga saja, mereka menambah 26 ton, jadi ini adalah kekuatan yang cukup besar. Latar belakang kenaikan harga emas lebih dari 50% pada tahun 2025 kemungkinan besar dipengaruhi oleh keberadaan pembeli besar seperti Tether. Investasi emas sebesar ini tidak bisa dilakukan oleh investor individu, tetapi pergerakan investor institusional seperti Tether terlihat memimpin seluruh pasar.

Lebih menarik lagi adalah prospek ke depannya. Menurut perkiraan analis, jika Tether mengalokasikan setengah dari perkiraan laba 15 miliar dolar pada tahun 2025 ke aset emas, maka mereka dapat melakukan pembelian tambahan sekitar 60 ton per tahun. Artinya, jumlah kepemilikan emas ini masih berpotensi terus bertambah.

Strategi emas Tether lebih dalam lagi. Investasi sebesar 300 juta dolar ke perusahaan royalti dan streaming emas, serta perekrutan tenaga kerja dari HSBC, menunjukkan tanda-tanda masuk secara serius ke pasar emas. Melihat pergerakan ini, Tether tidak hanya sekadar penerbit stablecoin, tetapi berusaha membangun model bisnis baru yang memanfaatkan aset nyata. Menurut saya, ini adalah perkembangan yang patut diwaspadai di pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan