Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Gue baru perhatiin gerakan mata uang komoditas di G10 currencies beberapa bulan lalu, tuh dolar Australia, kron Norwegia, sama dolar Selandia Baru pada saat itu lagi naik lumayan, masing-masing sekitar 6%, 5%, dan 4% dalam periode itu. Ketiganya jadi yang terdepan dalam G10 currencies saat itu.
Yang menarik adalah alasan di belakangnya. Ternyata trader pada waktu itu sedang repricing ekspektasi suku bunga global. Mereka mulai berpikir bahwa ekonomi utama mungkin bakal berhenti potong suku bunga dan kembali fokus ke inflasi. Reserve Bank of Australia udah mulai kenaikan suku bunga, dengan inflasi trimmed mean naik ke 3,4%, yang bikin pasar yakin ada lagi kenaikan di depan. Norwegia juga dapat perhatian karena inflasi yang melampui ekspektasi. Sementara itu, New Zealand benefit dari spekulasi pasar tentang kenaikan suku bunga di bulan-bulan berikutnya.
n
Komoditas juga ikut mendorong gerakan ini. Harga minyak, tembaga, dan barang-barang lainnya naik, membuat ketiga mata uang komoditas ini bergerak bersama lebih kuat. Strategis waktu itu nunjukin bahwa dengan suku bunga Australia mulai di atas AS untuk pertama kali dalam beberapa tahun, plus dolar yang melemah, dana mulai mengalir ke ekonomi dengan kondisi fiskal lebih sehat dan eksposur komoditas bagus.
Tapi di sisi lain, ada perdebatan tentang apa yang bakal dilakukan The Fed. Meski pasar masih expect beberapa kali penurunan suku bunga, beberapa lembaga malah percaya The Fed bisa tetap hold sepanjang tahun. Risiko inflasi masih di atas target, jadi diskusi tentang 'era hawkish baru' jadi semakin ramai saat itu.