Apakah Prompt Engineering sudah mati? Apakah Context Engineering usang?


Perusahaan besar sudah berkembang ke tahap ketiga: Harness Engineering.
Ini bukan istilah baru, melainkan jalan wajib AI dari “mainan” menjadi “produktivitas”.
👇 Uraikan 3 strategi inti dari 3 perusahaan besar:
1️⃣ Evolusi: dari “dialog” ke “sistem”
Prompt Eng (1.0): Berbicara dengan model, minta dia menulis lebih baik. (Tergantung keberuntungan)
Context Eng (2.0): Kelola memori, kompres konteks, beri Skill. (Pelatihan secara detail)
Harness Eng (3.0): Bangun kerangka kerja untuk model. Evaluator, hook, middleware. (Pengendalian tingkat sistem)
Kesimpulan: Ke depannya, bukan siapa yang menulis prompt yang rumit, tetapi siapa yang membangun “kerangka kerja” yang kokoh.
2️⃣ Strategi inti Anthropic: Atlet ≠ Wasit
Tantangan: AI menulis kode sendiri dan menguji, mudah “sombong”, merasa tidak ada masalah padahal sebenarnya penuh bug.
Solusi: Pisahkan peran. Satu Agen bertanggung jawab untuk menghasilkan (atlet), satu Agen untuk evaluasi dan mengkritik (wasit).
Hasil: Serangan dan pertahanan berulang, menghasilkan output berkualitas tinggi.
3️⃣ Operasi kontra-intuitif OpenAI: Log adalah untuk AI
Tantangan: Log tradisional berisi omong kosong, AI tidak paham.
Solusi: Repositori kode adalah dunia AI (tidak ada di repositori = tidak ada). Log harus ditulis dalam format yang ramah AI, agar AI bisa membaca dan memperbaiki bug sendiri.
Hasil: AI murni menulis jutaan baris kode dan langsung digunakan di produksi.
4️⃣ Mekanisme anti-malas LangChain: Jangan biarkan AI pulang lebih awal
Tantangan: Jika tugas belum selesai, AI merasa sudah cukup dan langsung mengembalikan “selesai”.
Solusi: Tambahkan Hook. Sisipkan pemeriksaan di akhir, jika tugas belum memenuhi standar? Kirim prompt untuk mengkritik dan memaksa AI melanjutkan.
Prestasi: Hanya dengan teknik Harness, peringkat DeepAgent dari 30-an naik ke 5 besar.
💡 Filosofi: Bagaimana belajar Harness?
Jangan langsung belajar dari tutorial, itu pekerjaan “kolektor”.
1. Mulai pakai: Unduh Claude Code, beli Plan, gunakan secara intuitif.
2. Temui masalah: Rasakan AI berbohong, bermalas-malasan, loop tak berujung. Kalau tidak pernah menangis karena AI, berarti kamu belum paham kenapa harus Harness.
3. Pencerahan: Kembali dengan masalah utama, semua adalah obatnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan