Baru lihat kasus yang cukup bikin miris dari Korea Selatan. Seorang pejabat polisi tingkat tinggi berusia 40-an tahun terbukti menerima suap sekitar $90.000 dari tersangka yang terlibat dalam perjudian online dan penipuan investasi kripto. Pengadilan memvonis enam tahun penjara karena tindak pidana suap berat dan permintaan suap. Dia terima uang tunai sekitar $38.000 ditambah biaya hiburan senilai $53.000 antara Desember 2023 sampai Maret 2024 saat bertugas di badan kepolisian metropolitan.



Yang jadi perhatian, ini bukan kasus pertama. Otoritas Korea Selatan lagi menghadapi tekanan publik serius karena beberapa kesalahan yang melibatkan aset kripto bernilai jutaan dolar. Di distrik Gangnam, Seoul, polisi kehilangan 22 Bitcoin senilai sekitar $1,4 juta karena gagal ikuti prosedur penyimpanan yang seharusnya. Mereka biarkan koin tetap di dompet yang dikelola pihak ketiga dan tidak pernah ambil seed phrase-nya. Hasilnya Bitcoin hilang dan masih dalam investigasi.

Dalam insiden terpisah yang lebih absurd, Layanan Pajak Nasional secara tidak sengaja publish seed phrase untuk dompet kripto di foto rilis pers. Peretas anonim langsung exploit informasi itu dan kosongkan dana senilai hingga $5 juta. Pemerintah kemudian minta maaf dan akui ini murni kelalaian saat share gambar ke media.

Kasus di distrik Gangnam ini jadi contoh jelas tentang risiko yang muncul saat polisi handle lebih banyak investigasi terkait kripto. Akses ke informasi sensitif tentang tersangka dan aset digital bernilai tinggi menciptakan celah korupsi. Ketika konsentrasi kekayaan digital besar ada di jaringan relatif kecil, itu jadi lahan subur bukan hanya untuk penipu tapi juga untuk risiko korupsi di dalam tubuh penegak hukum sendiri.

Pejabat yang dihukum ini anggap posisinya sebagai kekuasaan untuk nikmati hiburan dan kumpulkan uang tanpa rasa bersalah dari orang-orang yang sedang diselidiki. Ini menunjukkan gap serius dalam oversight dan integritas. Sementara distrik Gangnam dan area lain mengalami pressure untuk tighten control terhadap perjudian online ilegal dan skema investasi kripto terorganisir, ada ironi bahwa di dalam sistem enforcement sendiri terjadi korupsi. Otoritas kini bekerja keras untuk recover aset dan strengthen protokol, tapi damage terhadap trust publik udah terjadi.
BTC-1,2%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan