Belakangan ini saya berpikir tentang sesuatu — ketika ekonomi mengalami masa sulit, apakah resesi benar-benar menurunkan harga secara menyeluruh? Spoiler: tidak begitu. Itu jauh lebih rumit dari itu.



Jadi ini logika dasarnya. Resesi terjadi ketika Anda mengalami dua kuartal atau lebih kontraksi ekonomi. Orang kehilangan pekerjaan atau menjadi cemas tentang penghasilan mereka, jadi mereka mengurangi pengeluaran. Permintaan yang lebih sedikit biasanya berarti harga yang lebih rendah, kan? Tapi inilah masalahnya — itu tidak berlaku untuk semuanya.

Kebutuhan pokok seperti makanan dan utilitas? Harga-harga itu cenderung tetap cukup kaku. Orang tetap harus makan dan menjaga lampu tetap menyala terlepas dari kondisi ekonomi. Itu barang-barang diskresioner yang terkena dampaknya. Perjalanan, hiburan, barang mewah — di situlah Anda melihat penurunan harga nyata selama masa resesi.

Sekarang, perumahan menarik. Harga rumah memang cenderung turun selama resesi, dan kita melihat hal itu benar-benar terjadi. Pasar yang terlalu panas — San Francisco, San Jose, Seattle — semuanya mengalami penurunan dua digit persen dari puncaknya. Beberapa analis memprediksi penurunan hingga 20% di pasar tertentu. Jadi jika Anda melihat properti, resesi bisa menjadi pasar pembeli yang menguntungkan.

Bensin memang rumit. Ya, selama resesi 2008 harga bensin turun ke sekitar $1,62 per galon. Tapi yang perlu diingat — permintaan bensin tidak turun sebanyak yang Anda kira karena orang tetap perlu berkendara ke tempat kerja. Plus, ada faktor geopolitik seperti gangguan pasokan yang bisa menjaga harga tetap tinggi terlepas dari kondisi resesi.

Mobil juga termasuk faktor yang tidak pasti. Secara historis, harga mobil akan merosot selama resesi karena dealer memiliki stok berlebih yang harus mereka jual. Tapi pandemi mengacaukannya. Masalah rantai pasokan membuat stok tetap rendah, jadi bahkan saat kekhawatiran resesi muncul, dealer tidak dipaksa untuk memberi diskon. Itu perubahan dari pola lama.

Intinya? Resesi bisa menjadi peluang bagus jika Anda punya uang tunai siap pakai. Harga memang turun untuk barang-barang besar dan investasi tertentu, jadi memiliki aset cair yang siap digunakan saat harga turun adalah strategi yang tepat. Tapi jangan berharap semuanya menjadi lebih murah — ini bersifat selektif, dan memahami sektor mana yang benar-benar mengalami penurunan harga di daerah Anda jauh lebih penting daripada prediksi umum tentang apakah resesi akan menurunkan harga di seluruh ekonomi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan