Apakah Anda pernah berpikir, mengapa begitu banyak merchant masih menggunakan kartu poin gratis yang usang? Sejujurnya, saya baru saja melihat beberapa data, dan merasa banyak perusahaan melewatkan peluang besar ini.



Hal ini harus dimulai dari Amazon Prime. Program keanggotaan berbayar tahunan itu, pengguna harus membayar terlebih dahulu, lalu langsung menikmati manfaatnya. Model ini terdengar sederhana, tetapi kekuatannya luar biasa. Penelitian awal menunjukkan bahwa anggota Prime rata-rata menghabiskan sekitar lima kali lebih banyak di Amazon setiap tahun dibandingkan non-anggota. Selain itu, tingkat perpanjangan keanggotaan sangat tinggi, sebagian besar anggota tahun pertama akan melanjutkan keanggotaan mereka. Apa artinya ini? Ini menunjukkan bahwa selama Anda memberikan nilai nyata kepada pengguna, mereka bersedia membayar untuk itu.

Sekarang pertanyaannya adalah, konsumen sebenarnya sudah siap membayar untuk pengalaman keanggotaan premium ini. Beberapa studi menunjukkan bahwa banyak anak muda mengatakan bahwa jika merek favorit mereka meluncurkan program keanggotaan berbayar, mereka akan mempertimbangkan untuk bergabung. Logika di balik ini sangat sederhana: membayar berarti Anda bisa mendapatkan sesuatu yang lebih baik. Dibandingkan dengan program poin gratis, konsumen merasa manfaat keanggotaan berbayar lebih nyata.

Namun ada kontradiksi di sini—konsumen menginginkan, tetapi merchant belum secara besar-besaran menerapkan. Mengapa? Karena membangun dan memelihara sistem loyalitas premium yang sesungguhnya membutuhkan investasi besar. Dari infrastruktur teknologi hingga sumber daya manusia, dari diferensiasi kompetitif hingga pengelolaan kompleksitas keuangan, semua ini adalah tantangan nyata. Banyak perusahaan kekurangan tenaga profesional di bidang ini, dan juga tidak memiliki anggaran yang cukup untuk berinvestasi.

Tapi jika Anda bisa mengatasi masalah ini, imbalannya sangat menguntungkan. Banyak retailer dan platform media sudah menyadari hal ini, mereka mulai memikirkan kembali strategi keanggotaan mereka. Daripada mengandalkan transaksi satu kali yang tradisional, lebih baik membangun ekosistem loyalitas premium yang benar-benar, sehingga pelanggan terus berinvestasi dan mendapatkan manfaat berkelanjutan. Dalam model ini, satu pelanggan sekali beli bisa berubah menjadi pengguna inti Anda.

Sejujurnya, masih banyak ruang kosong di sini. Meskipun Amazon Prime sudah mendominasi bidang e-commerce, program loyalitas premium di industri lain dan kategori lain masih jauh dari cukup. Bagi merchant yang bersedia berinvestasi dan sabar dalam mengasah produk dan layanan mereka, ini bisa menjadi mesin pertumbuhan berikutnya. Intinya adalah memahami bahwa konsumen saat ini tidak lagi hanya menginginkan harga murah, mereka menginginkan sesuatu yang layak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan