Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 30+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Tentang Selat Hormuz, pikir-pikir juga cukup lucu.
Versi sederhana dari garis waktu nyata (berdasarkan laporan terbaru):
1. Iran mulai bertindak: Setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026, Iran sebagai balasan menutup/mengendalikan secara ketat Selat Hormuz (mengancam 20% pengiriman minyak dunia), menuntut biaya tol, hanya mengizinkan kapal dari "negara sahabat" lewat, atau sepenuhnya melarang. Ini menjadi alat tawar utama Iran.
2. AS menuntut pembukaan: Trump berkali-kali mengeluarkan ultimatum, menuntut Iran membuka sepenuhnya Selat (sebagai syarat gencatan senjata). Iran tidak setuju, terus mengancam lewat Selat.
3. AS melakukan balasan blokade: Setelah negosiasi gagal (sekitar 12 April), mulai 13 April AS memberlakukan blokade angkatan laut, khusus menargetkan kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran (bukan memblokir seluruh Selat secara total, tetapi secara nyata menghambat pengiriman Iran). Trump mengatakan ini adalah "cara paling efektif untuk memberi tekanan", lebih ampuh dari serangan udara.
4. Iran kembali mengajukan permintaan: Setelah blokade, Iran sementara mengumumkan "membuka" lalu cepat menyesal/mengambil kembali kontrol, menuntut AS mencabut blokade terlebih dahulu sebelum membicarakan pembukaan lebih lanjut. Iran juga baru-baru ini mengajukan proposal melalui perantara: mencabut blokade dulu, mengakhiri perang (masalah nuklir nanti dibahas).
Intinya adalah: Iran dulu menggunakan Selat untuk mengendalikan seluruh dunia (dan AS), AS membalas dengan blokade untuk mengendalikan ekspor minyak Iran; Iran kemudian menuntut AS melepas dulu. Kedua pihak sama-sama bilang "kamu dulu buka/lepaskan, aku akan bekerja sama", tapi tidak ada yang mau mengalah dulu, sehingga Selat terus bolak-balik "dibuka lalu ditutup".$BTC $XBRUSD