Mengapa "orang yang bangkit" sering mengganti nama mereka sendiri (label eksternal)? Karena mereka mulai meninjau kembali identitas dan penilaian yang telah lama diberikan, dari harapan orang tua, panggilan masyarakat, peran dalam hubungan, serta berbagai label eksternal. Nama-nama ini pernah membantu mereka "hidup", tetapi mungkin tidak mewakili diri sejati mereka. Jadi, mengganti nama menjadi cara untuk membangun kembali diri sendiri: melalui penggantian panggilan, mencoba melepaskan bagian-bagian yang "bukan milik saya", dan mencari ekspresi yang lebih dekat dengan kebenaran batin. Tetapi proses ini tidak stabil, manusia akan bergoyang-goyang antara menolak identitas lama dan mencoba definisi baru, bahkan kadang-kadang tidak tahu bagaimana memperkenalkan diri. Sampai suatu saat mereka perlahan memahami bahwa yang penting bukan menemukan nama yang sempurna, tetapi mulai memiliki hak untuk "menamai diri sendiri", dan bertanggung jawab untuk menjalani nama itu.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan